Gideon Menghajar Sukot

Hakim-hakim 8:16

Gideon: Pemenang yang Juga Menghakimi

Kemudian, dia membawa para tua-tua kota itu, mengambil duri di padang belantara dan onak, lalu dia menghajar orang-orang Sukot dengan itu.

Hakim-hakim 8:16 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 8:16?

Gideon menghukum para tua-tua Sukot dengan duri dan onak dari padang belantara sebagai pembalasan atas penolakan mereka. Ini menunjukkan bahwa konsekuensi dari sikap tidak mau membantu bisa sangat menyakitkan.

Latar belakang

Hukuman atas Sukot

Gideon menepati ancamannya terhadap orang Sukot yang menolak memberi roti. Ia membawa para tua-tua kota dan menghajar mereka dengan duri dan onak sebagai hukuman karena tidak mendukung perjuangannya.

Di mana

Sukot

Di kota Sukot, setelah Gideon kembali dari pengejaran

Kapan

~1100 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Gideon menangkap dua raja
Gideon merobohkan menara Pnuel
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis kitab Hakim-hakim, menyampaikan kisah secara objektif.

P

Kepada

Pembaca

Orang Israel dan generasi selanjutnya yang membaca kisah ini.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

קוֹצִים

qotsim · duri

Tanaman berduri atau semak duri yang tajam.

בַּרְקָנִים

barqanim · onak

Tanaman berduri lain, mungkin lebih tajam atau berduri besar.

וַיֹּדַע

vayoda' · menghajar

Mengajar, tetapi di sini berarti menghukum atau memukul.

Kata 'menghajar' berasal dari akar yang sama dengan 'mengenal', menunjukkan bahwa hukuman ini bersifat mendidik, meskipun keras.

Tahukah kamu

Hukuman yang Mengerikan

Menghajar dengan duri dan onak adalah hukuman yang sangat menyakitkan dan memalukan, mungkin dilakukan di depan umum sebagai peringatan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 8:16

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 8:16

✕  Sering dikira

Gideon kejam dan tidak adil.

✓  Yang sebenarnya

Sukot menolak membantu tentara Tuhan, dan hukuman ini adalah bentuk konsekuensi atas penolakan mereka.

✕  Sering dikira

Duri dan onak hanya dipakai secara kiasan.

✓  Yang sebenarnya

Teks menunjukkan Gideon benar-benar menggunakannya untuk menghajar, bukan sekadar metafora.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 8:16

Sikap egois yang menolak membantu sesama bisa membawa konsekuensi yang tidak diinginkan. Mari kita belajar untuk saling mendukung dan berbagi.

Ya Allah, ampuni aku jika aku pernah menolak membantu orang lain. Ajariku untuk menjadi berkat dan murah hati. Amin.