Ancaman pada Pnuel

Hakim-hakim 8:9

Gideon Menaklukkan Midian

Lalu, dia berkata kepada orang-orang Pnuel, “Jika aku kembali dengan selamat, aku akan merobohkan menara ini.”

Hakim-hakim 8:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Hakim-hakim 8:9?

Gideon menyatakan bahwa jika ia kembali dengan selamat, ia akan merobohkan menara Pnuel sebagai akibat dari penolakan mereka.

Latar belakang

Ancaman Terhadap Pnuel

Gideon menyampaikan ancaman yang jelas kepada penduduk Pnuel: jika ia kembali dengan selamat, ia akan merobohkan menara kota mereka. Ini adalah respons langsung terhadap penolakan mereka untuk memberikan roti kepada pasukannya yang lelah.

Di mana

Pnuel

Di kota Pnuel, dekat Sungai Yordan

Kapan

~1160 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Penolakan Pnuel
Penghancuran Menara Pnuel
Kamu di sini
G

Yang berbicara

Gideon

Hakim Israel, panggil Yerubaal, dari keluarga Abiezer.

O

Kepada

Orang-orang Pnuel

Penduduk kota Pnuel, di sebelah timur Sungai Yordan.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שוב

shuv · kembali

Berbalik atau kembali, sering digunakan untuk pertobatan.

שלום

shalom · selamat

Kedamaian, keutuhan, atau keselamatan.

מגדל

migdal · menara

Bangunan tinggi yang berfungsi sebagai benteng pertahanan.

Frasa 'kembali dengan selamat' menekankan bahwa Gideon percaya TUHAN akan memberinya kemenangan, dan kehancuran menara adalah konsekuensi langsung dari penolakan mereka.

Tahukah kamu

Arti Nama Pnuel

Pnuel berarti 'wajah Allah', mungkin merujuk pada pengalaman Yakub bergulat dengan Allah di dekat tempat itu (Kejadian 32:30).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Hakim-hakim 8:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Hakim-hakim 8:9

✕  Sering dikira

Gideon bertindak kejam tanpa alasan yang jelas.

✓  Yang sebenarnya

Pnuel menolak membantu umat Allah, sehingga Gideon melihat mereka sebagai musuh yang harus dihukum.

✕  Sering dikira

Menara Pnuel adalah simbol kesombongan, dan Gideon menghancurkannya karena iri.

✓  Yang sebenarnya

Penghancuran menara adalah bentuk hukuman militer, bukan karena iri hati.

Renungan

Renungan Singkat Hakim-hakim 8:9

Kata-kata kita bisa menjadi janji atau ancaman. Gideon menepati ucapannya. Mari belajar untuk bertanggung jawab atas perkataan kita dan melakukan apa yang telah kita katakan.

Tuhan, tolong aku untuk menjadi pribadi yang dapat dipercaya dalam perkataan dan perbuatan. Amin.