Allah berfirman dari atas Sinai

Keluaran 20:1-17

Sepuluh Hukum

1Kemudian, Allah menyampaikan semua firman ini, kata-Nya, 2“Akulah TUHAN, Allahmu, yang membawamu keluar dari tanah Mesir, dari tempat perbudakan: 3Jangan ada padamu ilah lain di hadapan-Ku. 4Jangan membuat berhala bagimu atau wujud apa pun yang ada di langit, di atas, atau di bumi, di bawah, atau di dalam air, di bawah bumi. 5Janganlah kamu menyembah atau beribadah kepadanya sebab Aku, TUHAN, Allahmu, adalah Allah yang cemburu, yang membalas kesalahan ayah kepada anak-anaknya sampai keturunan yang ketiga dan keempat dari orang-orang yang membenci Aku. 6Namun, Aku akan menunjukkan kasih setia kepada beribu-ribu orang yang mengasihi Aku dan yang menaati perintah-perintah-Ku. 7Jangan menyebut nama TUHAN, Allahmu, dengan sia-sia karena TUHAN akan memandang bersalah siapa pun yang menyebut nama-Nya dengan sia-sia. 8Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat. 9Selama enam hari kamu akan bekerja dan melakukan semua pekerjaanmu, 10tetapi hari ketujuh adalah Sabat TUHAN, Allahmu. Pada hari itu, kamu tidak boleh melakukan pekerjaan apa pun, kamu, ataupun anak laki-lakimu, ataupun anak perempuanmu, ataupun hamba laki-lakimu, ataupun hamba perempuanmu, ataupun ternakmu, ataupun orang asing yang ada di kotamu. 11Sebab, selama enam hari TUHAN menciptakan langit dan bumi, laut dan segala yang ada di dalamnya, lalu beristirahat pada hari ketujuh. Karena itu, TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya. 12Hormatilah ayahmu dan ibumu supaya umurmu panjang di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu. 13Jangan membunuh. 14Jangan berzina. 15Jangan mencuri. 16Jangan mengucapkan kesaksian dusta tentang sesamamu. 17Jangan mengingini rumah sesamamu, jangan mengingini istri sesamamu, hamba laki-lakinya atau perempuan, sapinya, keledainya, atau apa pun yang adalah milik sesamamu.”

Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya

Latar belakang

Allah mulai berbicara

Tiga bulan setelah keluar dari Mesir, Israel berkemah di kaki Gunung Sinai. Allah memanggil Musa naik, lalu dari atas gunung mulai menyampaikan firman-Nya kepada seluruh bangsa. Ini bukan sekadar aturan — ini adalah perjanjian antara Raja dan umat-Nya.

Di mana

Gunung Sinai

Puncak gunung tertutup awan tebal dan api · pagi hari gemuruh

Kapan

~1446 SM

Peristiwa Keluaran

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Israel tiba di Sinai
Perintah pertama diucapkan
Kamu di sini
A

Yang berbicara

Allah (TUHAN)

Pencipta dan pemberi hukum Israel

B

Kepada

Bangsa Israel

Bekas budak Mesir di kaki Gunung Sinai

Arti tiap ayat

Penjelasan Keluaran 20:1-17 Ayat per Ayat

Keluaran 20:1

Ayat ini membuka penyampaian Sepuluh Perintah Allah. Kata 'segala firman ini' menunjukkan bahwa Allah sendiri yang berbicara langsung kepada bangsa Israel, menegaskan otoritas dan keseriusan perintah-perintah-Nya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Keluaran 20:2

Allah memperkenalkan diri sebagai TUHAN (YHWH), Allah yang setia dan berkuasa, yang telah membebaskan Israel dari perbudakan Mesir. Ini menjadi dasar mengapa Israel harus taat kepada-Nya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Keluaran 20:3

Perintah pertama melarang penyembahan kepada ilah lain di samping TUHAN. Allah menuntut kesetiaan eksklusif, tidak ada tempat bagi dewa-dewa lain dalam hidup umat-Nya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Keluaran 20:4

Larangan membuat berhala menegaskan bahwa Allah tidak dapat direpresentasikan dalam bentuk apa pun. Ini mengajarkan bahwa Allah jauh lebih besar dari apa pun yang bisa kita ciptakan atau bayangkan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Keluaran 20:5

Ayat ini menegaskan bahwa Allah adalah 'Allah yang cemburu', yang menuntut kesetiaan tunggal. Ia memperingatkan konsekuensi dosa yang menjalar hingga generasi berikutnya, tetapi juga menjanjikan kasih setia bagi yang…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Keluaran 20:6

Allah berjanji menunjukkan kasih setia-Nya kepada ribuan generasi yang mengasihi dan taat kepada-Nya. Ini kontras dengan hukuman yang dijatuhkan atas ketidaksetiaan, menekankan kebaikan Allah bagi umat yang setia.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Keluaran 20:7

Ayat ini melarang kita menggunakan nama Tuhan dengan sembrono atau sia-sia. Ini bukan hanya soal sumpah palsu, tetapi juga tentang bagaimana kita memakai nama-Nya dalam percakapan sehari-hari, doa, atau ajaran. Tuhan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Keluaran 20:8

Ayat ini memerintahkan kita untuk mengingat hari Sabat dan menguduskannya, artinya memisahkannya sebagai hari yang khusus bagi Tuhan. Ini bukan sekadar aturan, tetapi undangan untuk berhenti dari rutinitas dan memberi…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Keluaran 20:9

Ayat ini memberikan batasan: enam hari kita boleh bekerja dan melakukan semua pekerjaan kita. Ini menunjukkan bahwa bekerja adalah baik dan penting, tetapi ada batasnya. Tuhan tahu kita butuh istirahat dan tidak…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Keluaran 20:10

Hari ketujuh adalah Sabat untuk Tuhan, dan pada hari itu kita tidak boleh bekerja, termasuk anak, hamba, dan ternak. Ini menunjukkan bahwa istirahat adalah untuk semua, bahkan untuk mereka yang melayani kita. Ini juga…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Keluaran 20:11

Ayat ini mengingatkan kita bahwa Tuhan sendiri menciptakan alam semesta dalam enam hari dan beristirahat pada hari ketujuh. Dengan demikian, Sabat adalah pola ilahi yang Dia tetapkan, dan Dia memberkatinya serta…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Keluaran 20:12

Perintah untuk menghormati ayah dan ibu datang dengan janji umur panjang dan kesejahteraan di tanah yang Tuhan berikan. Menghormati berarti menghargai, mematuhi (selama sesuai firman Tuhan), dan merawat orang tua kita,…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Keluaran 20:13

Ayat ini adalah perintah yang jelas dan tegas: 'Jangan membunuh.' Ini berarti kita tidak boleh mengambil nyawa orang lain secara sengaja dan tanpa alasan yang benar. Ini juga mencakup tidak melakukan kekerasan yang…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Keluaran 20:14

Perintah 'Jangan berzina' melarang hubungan seksual di luar pernikahan. Ini menjaga kesucian pernikahan dan komitmen antara suami istri. Dalam konteks yang lebih luas, ini juga mengajarkan kita untuk setia dan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Keluaran 20:15

Perintah ini melarang mengambil milik orang lain secara tidak jujur. Ini mencakup mencuri barang, uang, atau bahkan ide. Ini mengajarkan kita untuk menghormati hak milik orang lain dan bekerja keras untuk mendapatkan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Keluaran 20:16

Perintah ini melarang memberikan kesaksian palsu atau berbohong tentang orang lain. Ini berarti kita tidak boleh memfitnah, mengadu domba, atau menyebarkan informasi yang tidak benar yang dapat merugikan reputasi…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Keluaran 20:17

Perintah ini melarang kita mengingini milik orang lain, seperti rumah, istri, harta, atau apa pun. Ini menyentuh hati dan pikiran kita, karena keinginan yang salah bisa menjadi akar dari dosa-dosa lain seperti…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Keluaran 20 selengkapnya