Sabat mencerminkan karya penciptaan
Keluaran 20:11
Sepuluh Perintah Allah
“Sebab, selama enam hari TUHAN menciptakan langit dan bumi, laut dan segala yang ada di dalamnya, lalu beristirahat pada hari ketujuh. Karena itu, TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.”Keluaran 20:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya, dan Ia berhenti pada hari ketujuh; itulah sebabnya TUHAN memberkati hari Sabat dan menguduskannya.”Keluaran 20:11 · TB
Terjemahan Baru
“Dalam waktu enam hari, Aku, TUHAN, membuat bumi, langit, lautan, dan segala yang ada di dalamnya, tetapi pada hari yang ketujuh Aku beristirahat. Itulah sebabnya Aku, TUHAN, memberkati hari Sabat dan mengkhususkannya bagi diri-Ku.”Keluaran 20:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Aku, TUHAN, sudah menciptakan langit, bumi, laut dan semua yang ada di dalamnya selama enam hari, lalu Aku beristirahat pada hari ketujuh. Karena itulah Aku memberkati hari Sabat dan menguduskannya. Maka kalian harus mengkhususkan hari itu.”Keluaran 20:11 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For in six days the LORD made heaven and earth, the sea, and all that in them is, and rested the seventh day: wherefore the LORD blessed the sabbath day, and hallowed it.”Keluaran 20:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 20:11?
Ayat ini mengingatkan kita bahwa Tuhan sendiri menciptakan alam semesta dalam enam hari dan beristirahat pada hari ketujuh. Dengan demikian, Sabat adalah pola ilahi yang Dia tetapkan, dan Dia memberkatinya serta menguduskannya. Ini menunjukkan bahwa istirahat bukanlah pemborosan, melainkan bagian dari rencana Tuhan.
Latar belakang
Alasan Sabat: Allah beristirahat lebih dulu
Perintah Sabat bukan aturan sembarangan — ia berakar dalam karakter Allah sendiri. Allah beristirahat pada hari ketujuh penciptaan, memberkati hari itu, dan menguduskannya. Israel dipanggil untuk mengikuti ritme ini sebagai partisipasi dalam pola ilahi yang sudah ada dari awal.
Di mana
Gunung Sinai
Gunung suci · firman yang menghubungkan penciptaan dan perjanjian
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (TUHAN)
Pencipta dan pemberi hukum Israel
Kepada
Bangsa Israel
Bekas budak Mesir di kaki Gunung Sinai
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בָּרָא
bara · menciptakan
Menciptakan; kata khusus yang dalam Alkitab Ibrani hanya digunakan dengan Allah sebagai subjek — menunjukkan penciptaan dari perspektif yang unik
וַיָּנַח
vayanakh · beristirahat
Berhenti dan beristirahat; berbeda dari 'shavat' — ini menekankan ketenangan dan kepuasan setelah karya selesai
בֵּרַךְ
berakh · memberkati
Memberkati; Allah memberikan kekuatan dan makna ilahi pada hari ini — hari ketujuh bukan sekadar hari kosong, tetapi hari yang dipenuhi berkat
Dengan beristirahat di Sabat, Israel berpartisipasi dalam ritme ilahi yang sudah ada sejak penciptaan — bukan hanya mengikuti aturan.
Tahukah kamu
Allah tidak kelelahan — istirahat-Nya bermakna lain
Ketika Allah 'beristirahat' di hari ketujuh, Dia tidak sedang pemulihan dari kelelahan. Kata Ibrani 'shavat' berarti berhenti dari aktivitas tertentu — sebuah penghentian yang disengaja untuk menikmati dan mengapresiasi karya yang sudah selesai.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 20:11
Kejadian 2:2-3
asal Sabat di penciptaan
“...pada hari ketujuh Ia berhenti dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu. Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya...”
Ibrani 4:4
Allah beristirahat
“Sebab tentang hari ketujuh ada firman di suatu tempat: Maka beristirahatlah Allah pada hari ketujuh dari segala pekerjaan-Nya.”
Yesaya 58:13-14
Sabat sebagai sukacita
“Jika engkau menahan diri dari melanggar Sabat...maka engkau akan bersenang-senang karena TUHAN...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 20:11
✕ Sering dikira
Allah beristirahat karena Dia kelelahan setelah menciptakan
✓ Yang sebenarnya
Allah tidak bisa kelelahan (Yes 40:28); istirahat-Nya adalah penghentian yang disengaja untuk menikmati dan mengapresiasi ciptaan yang sudah sempurna
✕ Sering dikira
Perintah Sabat hanya memiliki alasan praktis (supaya tidak kelelahan)
✓ Yang sebenarnya
Alasan utamanya teologis — mengikuti pola Allah sendiri dan menghubungkan Israel dengan kisah penciptaan
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 20:11
Merasa bersalah ketika berhenti bekerja? Ingatlah bahwa Tuhan sendiri memberi contoh. Berhenti sejenak untuk bersyukur atas penciptaan dan pemeliharaan-Nya adalah tindakan iman, bukan kemalasan.
Tuhan, terima kasih untuk pola istirahat yang Engkau berikan; ajari aku untuk mempercayai-Mu dan mengikutinya. Amin.