Hari ketujuh adalah waktu yang dikuduskan
Keluaran 20:8
Sepuluh Perintah Allah
“Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat.”Keluaran 20:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat:”Keluaran 20:8 · TB
Terjemahan Baru
“Rayakanlah hari Sabat dan hormatilah hari itu sebagai hari yang suci.”Keluaran 20:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ingatlah untuk menjaga kekudusan hari Sabat dengan menaati peraturan tentang hari itu.”Keluaran 20:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Remember the sabbath day, to keep it holy.”Keluaran 20:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Keluaran 20:8?
Ayat ini memerintahkan kita untuk mengingat hari Sabat dan menguduskannya, artinya memisahkannya sebagai hari yang khusus bagi Tuhan. Ini bukan sekadar aturan, tetapi undangan untuk berhenti dari rutinitas dan memberi waktu untuk beristirahat, menyembah, dan memulihkan hubungan dengan Tuhan.
Latar belakang
Perintah keempat: ritme istirahat
Dari sepuluh perintah, perintah Sabat adalah yang paling panjang penjelasannya. Di Mesir, budak tidak pernah mendapat hari istirahat — sekarang Allah sendiri yang menetapkan ritme kehidupan: enam hari kerja, satu hari kudus. Ini juga merupakan pengingat akan karya penciptaan Allah.
Di mana
Gunung Sinai
Gunung suci · suasana khidmat dan serius
Kapan
~1446 SM
Peristiwa Keluaran
Yang berbicara
Allah (TUHAN)
Pencipta dan pemberi hukum Israel
Kepada
Bangsa Israel
Bekas budak Mesir di kaki Gunung Sinai
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שַׁבָּת
shabbat · Sabat
Berasal dari kata 'shavat' — berhenti atau istirahat; bukan sekadar hari libur, tetapi penghentian yang disengaja dan bermakna
זָכוֹר
zakhor · ingatlah
Ingatlah dengan aktif; bukan sekadar tidak lupa — mengingatkan berarti merespons dengan tindakan nyata
קַדֵּשׁ
qadesh · kuduskanlah
Pisahkanlah sebagai kudus; menguduskan Sabat berarti memperlakukannya berbeda dari hari-hari biasa
Mengingat dan menguduskan Sabat adalah tindakan aktif — bukan sekadar tidak bekerja, melainkan secara sadar memberi hari itu makna ilahi.
Tahukah kamu
Sabat sudah ada sebelum Sinai
Konsep hari ketujuh sudah muncul dalam Kejadian 2:2-3 saat Allah sendiri beristirahat. Di Sinai, praktik ini diformalkan sebagai perintah perjanjian — penghubung antara penciptaan dan umat pilihan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Keluaran 20:8
Kejadian 2:2-3
asal-usul Sabat
“Pada hari ketujuh Allah telah menyelesaikan pekerjaan-Nya yang dibuat-Nya itu; maka pada hari ketujuh itu Ia berhenti...”
Markus 2:27
tujuan Sabat
“Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk Sabat.”
Ibrani 4:9-10
perhentian Allah
“Jadi masih ada suatu hari perhentian, hari Sabat, yang disediakan bagi umat Allah.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Keluaran 20:8
✕ Sering dikira
Perintah Sabat hanya relevan untuk orang Yahudi
✓ Yang sebenarnya
Akar Sabat ada di penciptaan (Kej 2), jauh sebelum ada bangsa Israel — ritme istirahat adalah bagian dari desain Allah untuk semua manusia
✕ Sering dikira
"Ingatlah" berarti cukup mengetahui tentang Sabat
✓ Yang sebenarnya
Dalam Ibrani, zakhor menyiratkan respons aktif — mengingat berarti mempraktikkan, bukan sekadar tidak melupakan
Renungan
Renungan Singkat Keluaran 20:8
Di tengah kesibukan, kita sering lupa memberi waktu untuk Tuhan. Cobalah untuk menjadwalkan waktu khusus di hari Sabat atau hari Tuhan, di mana kita fokus pada ibadah dan istirahat, bukan pekerjaan atau belanja.
Tuhan, ajari aku untuk menguduskan hari Sabat sebagai waktu yang khusus untuk bertemu dengan-Mu. Amin.