Celakalah Ariel, Kota Daud
Yesaya 29:1-16
Allah Menghukum Yerusalem
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Peringatan untuk Ariel
Yesaya menyapa Yerusalem sebagai 'Ariel', yang berarti 'singa Allah' atau 'mezbah Tuhan'. Kota itu terus merayakan perayaan keagamaan, tetapi hidup dalam kemunafikan. Tuhan akan menghukum kota itu, meskipun tetap menjadi tempat yang kudus bagi-Nya.
Di mana
Yerusalem
Di kota Yerusalem, pusat ibadah
Kapan
~701 SM
Zaman raja-raja Yehuda
Yang berbicara
Yesaya
Nabi di Yehuda, ~40 tahun, berani dan puitis
Kepada
Penduduk Yerusalem
Umat Tuhan yang hidup dalam ritual tapi jauh dari Tuhan
Arti tiap ayat
Penjelasan Yesaya 29:1-16 Ayat per Ayat
Yesaya 29:1
Ayat ini menyapa Yerusalem dengan sebutan 'Ariel' (artinya 'singa Allah'), kota tempat Raja Daud berkemah. Ini menegaskan bahwa perayaan-perayaan keagamaan terus berlangsung, namun Tuhan akan mendatangkan kesusahan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 29:2
Tuhan akan menyusahkan Ariel dengan kesedihan dan ratapan, namun kota itu tetap menjadi 'Ariel' bagi-Nya, yang berarti tetap menjadi tempat yang penting, tetapi harus mengalami penghakiman agar disucikan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 29:3
Tuhan menggambarkan diri-Nya sebagai pengepung yang mendirikan menara-menara melawan Yerusalem. Ini adalah bahasa kiasan yang menunjukkan bahwa Tuhan sendiri yang akan membawa kehancuran sebagai bentuk hukuman atas…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 29:4
Yerusalem akan direndahkan, berbicara dari dalam tanah, suaranya hanya bisikan dari debu. Ini melambangkan kehancuran total dan penghinaan yang akan mereka alami, seperti orang mati yang dikubur.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 29:5
Meskipun musuh banyak seperti debu halus, mereka akan dihancurkan dengan cepat dan tiba-tiba oleh Tuhan. Ini adalah janji bahwa ketika Tuhan bertindak, kehancuran musuh terjamin meskipun mereka tampak kuat.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 29:6
Tuhan semesta alam akan datang dengan tanda-tanda yang dahsyat: guntur, gempa bumi, badai, dan api. Ini menggambarkan kuasa Tuhan yang menakjubkan dalam menghukum dan menyelamatkan umat-Nya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 29:7
Yesaya 29:7 menjelaskan bahwa semua bangsa yang menyerang Yerusalem (Ariel) akan mengalami kekalahan yang dramatis. Serangan mereka akan sia-sia seperti mimpi yang berlalu, bukan kenyataan yang bertahan. Ini adalah…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 29:8
Yesaya 29:8 mengibaratkan musuh yang menyerang umat Allah seperti orang lapar yang bermimpi makan tetapi bangun dalam keadaan lapar. Mereka akan kecewa karena kemenangan yang mereka harapkan tidak akan terjadi, karena…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 29:9
Yesaya 29:9 mengecam Israel karena mereka buta dan mabuk secara rohani, bukan karena anggur, tetapi karena ketidakpekaan terhadap peringatan Tuhan. Mereka menolak kebenaran sehingga menjadi tidak sadar akan bahaya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 29:10
Yesaya 29:10 menjelaskan bahwa Tuhan mengizinkan umat-Nya tertidur secara rohani, sehingga para nabi dan pelihat tidak dapat menyampaikan penglihatan. Ini adalah hukuman karena mereka menolak pesan Tuhan, menyebabkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 29:11
Yesaya 29:11 mengibaratkan pesan Tuhan seperti kitab yang tersegel; orang yang bisa membaca tidak dapat membukanya karena segel, dan orang yang tidak bisa membaca juga tidak dapat membacanya. Ini menunjukkan bahwa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 29:12
Yesaya 29:12 melanjutkan gambaran kitab yang tersegel; bahkan orang yang tidak bisa membaca tidak dapat menerima pesan. Ini menekankan bahwa tanpa kesediaan rohani, pesan Tuhan tidak akan diterima, baik oleh yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 29:13
Allah menegur umat yang hanya beribadah dengan bibir, padahal hati mereka jauh dari-Nya. Mereka mengikuti aturan manusia, bukan benar-benar menghormati Allah. Ini adalah kritik terhadap formalitas agama yang hampa.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 29:14
Karena kemunafikan mereka, Allah akan bertindak dengan cara yang mengejutkan. Kebijaksanaan dan kearifan manusia akan sia-sia, karena Allah akan melakukan hal yang ajaib di luar akal manusia.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 29:15
Celakalah orang yang mencoba menyembunyikan rencana dan perbuatan jahat mereka dari Tuhan, seolah-olah Allah tidak melihat. Mereka berpikir bisa bersembunyi dalam kegelapan, padahal Allah mengetahui segalanya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yesaya 29:16
Manusia sering membalikkan posisi: mereka menuntut hak seperti pencipta, padahal mereka adalah ciptaan. Ini adalah analogi tentang tukang periuk dan tanah liat, yang menunjukkan betapa tidak masuk akalnya melawan atau…
Arti lengkap, studi kata & renungan →