Kesedihan dan Ratapan di Ariel
Yesaya 29:2
Peringatan bagi Yerusalem yang Munafik
PerikopAllah Menghukum Yerusalem · Yesaya 29:1-16 →“Akan tetapi, Aku akan menyusahkan Ariel. Di sana akan ada kesedihan dan ratapan, tetapi dia akan tetap menjadi Ariel bagi-Ku.”Yesaya 29:2 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Aku akan menyesakkan Ariel, sehingga orang mengerang dan mengaduh, dan kota itu akan seperti perapian bagi-Ku.”Yesaya 29:2 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi Allah akan mendatangkan bencana atas kota itu, sehingga orang mengerang dan mengaduh. Seluruh kota menyerupai mezbah yang berlumuran darah.”Yesaya 29:2 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Yet I will distress Ariel, and there shall be heaviness and sorrow: and it shall be unto me as Ariel.”Yesaya 29:2 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 29:2?
Tuhan akan menyusahkan Ariel dengan kesedihan dan ratapan, namun kota itu tetap menjadi 'Ariel' bagi-Nya, yang berarti tetap menjadi tempat yang penting, tetapi harus mengalami penghakiman agar disucikan.
Latar belakang
Penghukuman yang Akan Datang
Tuhan akan membuat Ariel (Yerusalem) mengalami kesulitan. Kota yang biasanya penuh perayaan akan berubah menjadi tempat ratapan dan kesedihan. Namun, Tuhan menegaskan bahwa kota itu tetap akan menjadi 'Ariel' bagi-Nya, artinya hubungan-Nya dengan kota itu tidak putus, tetapi akan dimurnikan.
Di mana
Yerusalem
Di kota Yerusalem, pusat ibadah
Kapan
~701 SM
Zaman raja-raja Yehuda
Yang berbicara
Yesaya
Nabi di Yehuda, ~40 tahun, berani dan puitis
Kepada
Penduduk Yerusalem
Umat Tuhan yang hidup dalam ritual tapi jauh dari Tuhan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
צוּק
tsuq · menyusahkan
menekan, menyempitkan, membuat sesak
אָנָה
anah · kesedihan
berkabung, meratap
אֶבֶל
evel · ratapan
duka cita yang dalam
Ketiga kata ini menggambarkan pengepungan yang nyata: kesesakan, ratapan, dan duka. Ini bukan sekadar metafora, tetapi pengalaman historis yang dialami Yerusalem saat dikepung Asyur.
Tahukah kamu
Ratapan dalam Alkitab
Kata 'ratapan' sering dipakai dalam kitab Ratapan, yang ditulis setelah kehancuran Yerusalem oleh Babel. Ini menunjukkan bahwa penghukuman yang disampaikan Yesaya benar-benar terjadi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 29:2
Yesaya 22:12
ratapan
“Pada hari itu Tuhan ALLAH semesta alam memanggil kamu untuk menangis dan meratap.”
Ratapan 1:4
kesedihan Sion
“Jalan-jalan ke Sion diliputi duka, karena tak seorang pun datang ke perayaan.”
Yeremia 30:7
hari kesesakan
“Sungguh, hari itu besar, tidak ada yang seperti itu; itulah waktu kesusahan bagi Yakub.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 29:2
✕ Sering dikira
Tuhan membenci Ariel dan ingin memusnahkannya.
✓ Yang sebenarnya
Tuhan menghukum Ariel, tetapi tetap menganggapnya milik-Nya; tujuannya adalah pemurnian, bukan pemusnahan.
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya tentang masa lalu, tidak relevan sekarang.
✓ Yang sebenarnya
Prinsipnya tetap relevan: Tuhan dapat menghukum umat-Nya untuk membawa mereka kembali kepada-Nya.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 29:2
Ketika menghadapi masa sulit, ingatlah bahwa Tuhan masih memandang kita sebagai milik-Nya. Kesulitan bisa menjadi cara Tuhan memurnikan hati kita dan mengajarkan kita untuk bersandar hanya pada-Nya.
Ya Tuhan, saat aku mengalami kesedihan, peganglah aku dan ajari aku untuk tetap percaya bahwa Engkau tidak meninggalkanku. Amin.