Rencana dalam Gelap

Yesaya 29:15

Siapa yang Melihat Kita?

PerikopAllah Menghukum Yerusalem · Yesaya 29:1-16 →
“Celakalah mereka, yang menyembunyikan rencana mereka dalam-dalam dari TUHAN dan perbuatan-perbuatan mereka dalam gelap, sambil berkata, “Siapa yang akan melihat kita?” “Siapa yang akan mengetahui apa yang kita lakukan?””

Yesaya 29:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 29:15?

Celakalah orang yang mencoba menyembunyikan rencana dan perbuatan jahat mereka dari Tuhan, seolah-olah Allah tidak melihat. Mereka berpikir bisa bersembunyi dalam kegelapan, padahal Allah mengetahui segalanya.

Latar belakang

Ilusi Kerahasiaan

Orang-orang mencoba menyembunyikan rencana mereka dari Tuhan, berpikir tidak ada yang melihat. Mereka menipu diri sendiri karena Tuhan mengetahui segala sesuatu.

Di mana

Yerusalem

Di antara para pemimpin yang bersekongkol

Kapan

~700 SM

Kerajaan Yehuda (masa krisis)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Hikmat dibatalkan
Pembuangan Babilonia
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi yang menyuarakan peringatan Tuhan

O

Kepada

Orang-orang munafik

Mereka yang merencanakan kejahatan secara sembunyi

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

סָתַר

sathar · menyembunyikan

menyembunyikan; merahasiakan

עָמֹק

amoq · dalam-dalam

dalam; sangat tersembunyi

חֹשֶׁךְ

choshekh · gelap

kegelapan; tempat tanpa cahaya

Kombinasi sathar (menyembunyikan), amoq (dalam), dan choshekh (gelap) menunjukkan usaha manusia untuk bersembunyi dari Allah, tetapi itu sia-sia karena tidak ada yang tersembunyi dari-Nya.

Tahukah kamu

Arti 'dalam-dalam'

Frasa 'dalam-dalam' dalam bahasa Ibrani bisa berarti 'dari dalam bumi' atau 'di lubuk hati', menunjukkan usaha ekstrem untuk bersembunyi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 29:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 29:15

✕  Sering dikira

Kita bisa menyembunyikan dosa dari Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Allah Mahatahu; tidak ada yang tersembunyi daripada-Nya.

✕  Sering dikira

Ayat ini mendorong untuk tidak punya privasi.

✓  Yang sebenarnya

Yang ditegur adalah merencanakan kejahatan, bukan hal-hal pribadi yang wajar.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 29:15

Kita mungkin bisa menyembunyikan niat buruk dari sesama, tetapi tidak dari Tuhan. Marilah kita hidup transparan di hadapan-Nya, dan selalu bertanya apakah tindakan kita berkenan kepada-Nya.

Tuhan, sadarkanlah aku bahwa Engkau melihat segala sesuatu, dan tolonglah aku untuk hidup jujur dan terbuka di hadapan-Mu. Amin.