Kitab yang Disimpan untuk Orang Buta Huruf
Yesaya 29:12
Tuhan Menghakimi dan Menjanjikan Pemulihan
“Atau, jika kitab itu diberikan kepada orang yang tidak dapat membaca dengan berkata, “Tolong bacakan ini,” orang itu akan menjawab, “Aku buta huruf.””Yesaya 29:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan apabila kitab itu diberikan kepada seorang yang tidak dapat membaca dengan mengatakan: "Baiklah baca ini," maka ia akan menjawab: "Aku tidak dapat membaca."”Yesaya 29:12 · TB
Terjemahan Baru
“Jika dibawa kepada orang yang buta huruf, ia akan menjawab bahwa ia tidak bisa membaca.”Yesaya 29:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And the book is delivered to him that is not learned, saying, Read this, I pray thee: and he saith, I am not learned.”Yesaya 29:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yesaya 29:12?
Yesaya 29:12 melanjutkan gambaran kitab yang tersegel; bahkan orang yang tidak bisa membaca tidak dapat menerima pesan. Ini menekankan bahwa tanpa kesediaan rohani, pesan Tuhan tidak akan diterima, baik oleh yang terpelajar maupun tidak.
Latar belakang
Visi yang Tidak Dapat Diakses
Ayat 11 menggambarkan penglihatan Allah yang disegel. Ayat 12 melanjutkan: ketika kitab itu diberikan kepada orang yang tidak bisa membaca, ia berkata, 'Aku buta huruf.' Ini menunjukkan ketidakmampuan bangsa untuk memahami pesan Tuhan, baik karena kebodohan maupun karena hukuman Allah (tlh menutup mata mereka).
Di mana
Yerusalem
Di sekitar kota, masa pelayanan nabi Yesaya
Kapan
~700 SM
Kerajaan Yehuda, zaman para nabi
Yang berbicara
Yesaya
Nabi besar yang melayani di Yehuda, dipanggil Tuhan dalam penglihatan.
Kepada
Orang Yehuda
Bangsa yang keras kepala, secara lahiriah religius tetapi jauh dari Tuhan.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נִתָּן
nittan · diberikan
diserahkan atau diberikan; kata kerja pasif yang menunjukkan tindakan pemberian.
לֹא־יָדַע סֵפֶר
lo yada sefer · tidak dapat membaca
secara harfiah 'tidak tahu buku'; berarti 'tidak bisa membaca' atau 'buta huruf'.
אֲשֶׁר לֹא־יָדַע
asher lo yada · buta huruf
frasa relatif yang berarti 'yang tidak tahu'; menekankan ketidaktahuan dan kurangnya kemampuan.
Ketiga kata ini menekankan pemberian kitab yang berisi firman Allah, tetapi penerimanya tidak mampu membacanya karena tidak 'tahu buku'. Ini menggambarkan jarak antara wahyu Allah dan respons manusia—bukan karena Allah menyembunyikan, tetapi karena manusia tidak memahami.
Tahukah kamu
Melek Huruf pada Zaman Yesaya
Di zaman Israel kuno, kemampuan membaca tidak umum. Hanya segelintir orang, terutama imam dan pejabat, yang bisa membaca. Jadi, respons 'Aku buta huruf' sangat masuk akal dan menekankan ketidakmampuan untuk mengakses kebenaran.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 29:12
Matius 13:13
Ketidakmampuan rohani
“Itulah sebabnya Aku berbicara kepada mereka dalam perumpamaan, karena mereka melihat tetapi tidak melihat, dan mendengar tetapi tidak mendengar.”
Kisah Para Rasul 8:30-31
Buta huruf dan bimbingan
“Filipus berkata, 'Mengertikah engkau apa yang kaubaca?' Jawab sida-sida itu, 'Bagaimanakah aku dapat mengerti, kalau tidak ada yang membimbing aku?'”
Yesaya 6:9
Efek penolakan
“Katakanlah kepada bangsa ini: Dengarlah sungguh-sungguh, tetapi mengerti tidak; melihatlah sungguh-sungguh, tetapi menanggap tidak.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yesaya 29:12
✕ Sering dikira
Salah paham: Ayat ini hanya berbicara tentang ketidakmampuan membaca secara harfiah.
✓ Yang sebenarnya
Sebenarnya ini adalah metafora untuk ketidakmampuan rohani manusia memahami firman Allah tanpa pertolongan Allah.
✕ Sering dikira
Salah paham: Orang yang dimaksud adalah orang yang tidak punya akses ke kitab.
✓ Yang sebenarnya
Bukan, kitab itu diberikan, tetapi ia merasa tidak mampu. Ini menunjukkan sikap hati yang menolak untuk memahami.
Renungan
Renungan Singkat Yesaya 29:12
Terkadang kita menghindari firman Tuhan dengan alasan tidak mengerti atau tidak mampu. Namun Tuhan bisa mengajar siapa pun yang rendah hati; jangan biarkan ketidaktahuan menghalangi kita.
Ya Tuhan, ajarlah aku meskipun aku merasa tidak mampu, dan berikan aku kerendahan hati untuk menerima bimbingan-Mu. Amin.