Celakalah Ariel, Kota Daud

Yesaya 29:1

Peringatan bagi Yerusalem yang Munafik

“Celakalah Ariel, Ariel, kota tempat Daud berkemah. Tahun demi tahun, biarlah perayaan-perayaan terus berlangsung.

Yesaya 29:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 29:1?

Ayat ini menyapa Yerusalem dengan sebutan 'Ariel' (artinya 'singa Allah'), kota tempat Raja Daud berkemah. Ini menegaskan bahwa perayaan-perayaan keagamaan terus berlangsung, namun Tuhan akan mendatangkan kesusahan atas kota itu karena kemunafikan mereka.

Latar belakang

Peringatan untuk Ariel

Yesaya menyapa Yerusalem sebagai 'Ariel', yang berarti 'singa Allah' atau 'mezbah Tuhan'. Kota itu terus merayakan perayaan keagamaan, tetapi hidup dalam kemunafikan. Tuhan akan menghukum kota itu, meskipun tetap menjadi tempat yang kudus bagi-Nya.

Di mana

Yerusalem

Di kota Yerusalem, pusat ibadah

Kapan

~701 SM

Zaman raja-raja Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Asyur
Pengepungan Yerusalem
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi di Yehuda, ~40 tahun, berani dan puitis

P

Kepada

Penduduk Yerusalem

Umat Tuhan yang hidup dalam ritual tapi jauh dari Tuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הוֹי

hoy · Celakalah

seruan duka atau peringatan

אֲרִיאֵל

ari'el · Ariel

singa Allah, atau bara mezbah

שָׁכַן

shakhan · berkemah

tinggal, diam, berkemah

Ariel mengandung makna ganda: singa Allah yang kuat, dan bara mezbah yang mengingatkan akan pengorbanan. Namun, justru kota yang seharusnya menjadi singa Allah itu akan disusahkan oleh-Nya sendiri.

Tahukah kamu

Ariel di Luar Alkitab

Nama Ariel juga dipakai untuk salah satu bulan dalam kalender Yahudi (Nisan) dan merupakan nama malaikat dalam beberapa tradisi.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 29:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 29:1

✕  Sering dikira

Ariel hanya berarti singa Allah, jadi ini pujian bagi Yerusalem.

✓  Yang sebenarnya

Ariel juga berarti 'bara mezbah', yang menandakan penghakiman dan pengorbanan.

✕  Sering dikira

Yesaya berbicara kepada bangsa lain, bukan kepada umat Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini jelas ditujukan kepada Yerusalem, umat pilihan yang sedang dalam kemunafikan.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 29:1

Terkadang kita terus menjalankan rutinitas ibadah, tetapi hati kita jauh dari Tuhan. Evaluasi kembali apakah ibadah kita hanya formalitas atau benar-benar membawa kita dekat kepada Tuhan.

Tuhan, mampukan aku untuk tidak hanya menjalankan ritual, tetapi menghidupi iman dengan sungguh-sungguh di hadapan-Mu. Amin.