Mimpi yang Menipu

Yesaya 29:8

Kehancuran dan Pemulihan

Itu akan seperti saat orang yang lapar bermimpi dia sedang makan, tetapi bangun dalam keadaan lapar, tidak kenyang. Atau, seperti orang yang haus bermimpi dia sedang minum, tetapi bangun dalam keadaan lemas, rasa hausnya tidak hilang. Demikianlah yang akan terjadi pada pasukan semua bangsa yang berperang melawan Gunung Sion.

Yesaya 29:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yesaya 29:8?

Yesaya 29:8 mengibaratkan musuh yang menyerang umat Allah seperti orang lapar yang bermimpi makan tetapi bangun dalam keadaan lapar. Mereka akan kecewa karena kemenangan yang mereka harapkan tidak akan terjadi, karena Tuhan membela umat-Nya.

Latar belakang

Kekecewaan yang Pasti

Yesaya memakai gambaran orang lapar yang bermimpi makan, tetapi bangun tetap lapar, untuk menunjukkan bahwa musuh akan kecewa. Mereka tidak akan menang, seperti orang haus yang tidak terpuaskan.

Di mana

Yerusalem

Di tengah krisis, melalui nubuat

Kapan

~700 SM

Zaman Kerajaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ancaman Asyur
Pembuangan Babel
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yesaya

Nabi abad ke-8 SM, penuh gairah dan puitis

B

Kepada

Bangsa Yehuda

Orang-orang yang keras kepala, hidup di Yerusalem

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רָעֵב

ra'ev · lapar

merasa sangat ingin makan, kekurangan makanan

חָלַם

chalam · bermimpi

mengalami penglihatan saat tidur

שָׂבֵעַ

savea · kenyang

merasa puas setelah makan sampai tidak lapar lagi

Kontras antara lapar dan kenyang menekankan kepalsuan harapan tanpa Tuhan; hanya Tuhan yang benar-benar memuaskan.

Tahukah kamu

Makanan dalam Mimpi

Di Timur Tengah kuno, mimpi tentang makan sering dianggap pertanda baik, tetapi Yesaya membaliknya: mimpi itu tidak memuaskan, melambangkan kegagalan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yesaya 29:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yesaya 29:8

✕  Sering dikira

Tuhan menipu umat-Nya dengan mimpi palsu.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini tentang musuh yang kecewa, bukan umat Tuhan.

✕  Sering dikira

Ini ajaran tentang kehidupan setelah mati.

✓  Yang sebenarnya

Ini metafora kekecewaan duniawi, bukan tentang akhirat.

Renungan

Renungan Singkat Yesaya 29:8

Jangan iri pada tampaknya kesuksesan orang yang melawan kehendak Tuhan; itu hanya mimpi yang tidak akan memuaskan. Fokuslah pada Tuhan yang memberi kepuasan sejati.

Ya Tuhan, jauhkan aku dari keinginan untuk mengejar hal-hal yang hanya seperti mimpi, dan puaskanlah hatiku hanya di dalam Engkau. Amin.