Firman TUHAN kepada Yoel
Yoel 1:1-13
Belalang sebagai Hukuman TUHAN
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Pembukaan kitab
Kitab dimulai dengan pernyataan bahwa firman TUHAN datang kepada Yoel bin Petuel. Ini adalah formula umum untuk kitab nabi-nabi, menegaskan otoritas ilahi dari pesan yang akan disampaikan.
Di mana
Yerusalem
Dalam konteks liturgis, mungkin di Bait Suci
Kapan
~400 SM (atau ~800 SM, perdebatan)
Nabi-nabi pasca-pembuangan (atau pra-pembuangan)
Yang berbicara
Penulis/Redaktur
Narator yang memperkenalkan kitab, mungkin murid Yoel.
Kepada
Pembaca kitab Yoel
Umat Israel yang membaca atau mendengar kitab ini.
Arti tiap ayat
Penjelasan Yoel 1:1-13 Ayat per Ayat
Yoel 1:1
Ayat ini memperkenalkan kitab Yoel: firman TUHAN yang datang kepada nabi Yoel, anak Petuel. Ini menegaskan bahwa pesan yang akan disampaikan berasal dari Allah, bukan dari pemikiran manusia, dan Yoel adalah utusan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yoel 1:2
Yoel memanggil para tua-tua dan seluruh penduduk untuk mendengarkan dan bertanya apakah pernah ada bencana seperti ini. Ini menunjukkan bahwa peristiwa yang akan dijelaskan adalah sesuatu yang luar biasa dan belum…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yoel 1:3
Nabi menyuruh agar kisah bencana ini diceritakan turun-temurun, dari generasi ke generasi. Tujuannya agar seluruh bangsa tidak melupakan peristiwa ini dan terus mengingatkan akan kuasa dan penghakiman TUHAN.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yoel 1:4
Ayat ini menggambarkan serangan belalang yang berturut-turut: belalang pengerat, pindahan, pelompat, dan pelahap. Semuanya menghabiskan apa yang tersisa, menunjukkan kehancuran total yang menimpa pertanian Israel.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yoel 1:5
Yoel memanggil para pemabuk untuk bangun dan menangis karena anggur telah lenyap. Ini adalah ironi: orang yang biasanya bersukacita dengan anggur sekarang kehilangan sumber sukacitanya. Bencana ini menghancurkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yoel 1:6
Nabi menggambarkan bangsa penyerang yang kuat dan tidak terhitung banyaknya, dengan gigi seperti singa. Ini bisa merujuk pada serangan belalang atau pasukan musuh, yang melambangkan kekuatan yang menghancurkan yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yoel 1:7
Ayat ini menggambarkan dampak serangan belalang yang menghancurkan tanaman anggur dan ara, melambangkan hukuman atau malapetaka. Pohon anggur dan ara menjadi tandus, kulitnya terkupas, dan cabangnya putih, menunjukkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yoel 1:8
Yoel mengajak umat untuk meratap seperti seorang perawan yang berkabung karena kehilangan tunangannya. Ini adalah gambaran kesedihan yang mendalam dan kehilangan sukacita. Panggilan ini menunjukkan bahwa bencana yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yoel 1:9
Ayat ini menunjukkan bahwa bencana belalang telah menghentikan persembahan kurban di Bait Allah, karena bahan-bahan seperti gandum dan anggur habis. Para imam, yang bergantung pada persembahan, ikut berkabung. Ini…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yoel 1:10
Ayat ini menggambarkan kerusakan total pada hasil bumi: ladang musnah, tanah berkabung, gandum hilang, anggur kering, dan minyak menipis. Ini menunjukkan bahwa sumber makanan pokok dan kemakmuran telah hilang, membawa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yoel 1:11
Para petani dan pekerja kebun anggur dipermalukan dan meratap karena panen gandum dan jelai telah musnah. Ini menunjukkan betapa dahsyatnya bencana ini sehingga mata pencaharian mereka hancur total. Ayat ini…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yoel 1:12
Ayat ini merangkum kehancuran besar dengan menyebut pohon anggur, ara, delima, kurma, dan apel yang semuanya mengering. Kegirangan manusia ikut layu. Gambaran ini menunjukkan bahwa tidak ada yang tersisa untuk…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yoel 1:13
Ayat ini memanggil para imam untuk meratap dan memakai kain kabung sebagai tanda duka karena persembahan dan kurban tidak bisa dilaksanakan di bait Allah. Kain kabung adalah pakaian kasar yang dipakai orang Israel saat…
Arti lengkap, studi kata & renungan →