Tanah dan Tanaman Berkabung

Yoel 1:10

Belalang dan Hari TUHAN

PerikopBelalang sebagai Hukuman TUHAN · Yoel 1:1-13 →
“Ladang musnah, tanah berkabung; karena gandum sudah dimusnahkan, buah anggur menjadi kering, dan minyak sudah menipis.”

Yoel 1:10 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yoel 1:10?

Ayat ini menggambarkan kerusakan total pada hasil bumi: ladang musnah, tanah berkabung, gandum hilang, anggur kering, dan minyak menipis. Ini menunjukkan bahwa sumber makanan pokok dan kemakmuran telah hilang, membawa duka bagi seluruh negeri.

Latar belakang

Ladang Musnah, Sukacita Hilang

Tanah menjadi gersang karena belalang telah memakan semua tanaman. Gandum, anggur, dan minyak—sumber utama makanan dan ekonomi—telah hilang.

Di mana

Yerusalem

Di wilayah Yehuda, sekitar ladang dan kebun

Kapan

~800 SM

Periode para nabi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Serangan belalang dahsyat
Hari TUHAN
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yoel

Nabi, anak Petuel, ~800 SM

P

Kepada

Penduduk Yehuda

Petani dan pekerja kebun anggur

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שָׁדַד

shadad · musnah

menghancurkan, merusak secara total

אָבַל

aval · berkabung

berduka, meratap, biasanya dengan pakaian kabung

יִצְהָר

yitshar · minyak

minyak zaitun segar, simbol berkat

Kata-kata ini menekankan kehancuran total yang membuat tanah sendiri ikut berduka, bukan hanya manusia yang kehilangan hasil panen.

Tahukah kamu

Anggur dan Minyak

Dalam Alkitab, anggur dan minyak sering disebut bersama sebagai simbol berkat dan kemakmuran.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yoel 1:10

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yoel 1:10

✕  Sering dikira

Menganggap ayat ini hanya tentang hama belalang biasa.

✓  Yang sebenarnya

Ini gambaran bencana nasional sebagai hukuman Allah.

✕  Sering dikira

Mengira 'minyak menipis' berarti akan segera habis.

✓  Yang sebenarnya

Ini menunjukkan kegagalan total panen zaitun, sehingga tidak ada minyak untuk kurban dan kebutuhan sehari-hari.

Renungan

Renungan Singkat Yoel 1:10

Ketika kebutuhan dasar kita terganggu, kita mungkin merasa tidak aman dan cemas. Justru di saat seperti ini, ingatlah bahwa Tuhan adalah penyedia kita. Belajarlah untuk bersyukur atas apa yang masih ada dan percaya akan pemeliharaan-Nya.

Ya Bapa, saat kekurangan datang, tolong aku untuk tetap bersandar pada-Mu dan memercayai bahwa Engkau mencukupkan segala kebutuhanku. Amin.