Para petani malu dan meratap
Yoel 1:11
Belalang, Kekeringan, dan Hari TUHAN
PerikopBelalang sebagai Hukuman TUHAN · Yoel 1:1-13 →“Malulah, hai para petani; merataplah, hai para pekerja kebun anggur, karena gandum dan karena jelai, sebab tuaian ladang sudah musnah.”Yoel 1:11 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Para petani menjadi malu, tukang- tukang kebun anggur meratap karena gandum dan karena jelai, sebab sudah musnah panen ladang.”Yoel 1:11 · TB
Terjemahan Baru
“Hai petani, merataplah! Hai tukang kebun anggur, menangislah! Sebab gandum, jelai dan seluruh panen musnah.”Yoel 1:11 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Be ye ashamed, O ye husbandmen; howl, O ye vinedressers, for the wheat and for the barley; because the harvest of the field is perished.”Yoel 1:11 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yoel 1:11?
Para petani dan pekerja kebun anggur dipermalukan dan meratap karena panen gandum dan jelai telah musnah. Ini menunjukkan betapa dahsyatnya bencana ini sehingga mata pencaharian mereka hancur total. Ayat ini menggarisbawahi dampak ekonomi dan sosial dari malapetaka.
Latar belakang
Panen Musnah, Petani Menanggung Malu
Setelah belalang melahap segala tanaman, gandum dan jelai hancur, sehingga hasil tuaian musnah. Para petani dan pekerja kebun anggur diperintahkan untuk malu dan meratap, karena mata pencaharian mereka sirna.
Di mana
Yerusalem
Di dekat Bait Suci, di tengah suasana duka
Kapan
~830 SM
Nabi-nabi awal, zaman Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Yoel
Nabi yang setia, menyampaikan Firman TUHAN
Kepada
Para petani dan pekerja kebun anggur
Mata pencaharian mereka hancur oleh belalang
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בּוֹשׁ
bosh · malu
Merasa malu atau dipermalukan, sering terkait dengan kegagalan atau kehinaan.
יָלַל
yalal · merataplah
Melolong atau meratap dengan nyaring, biasanya karena duka yang mendalam.
קָצִיר
qatsir · tuaian
Panen, hasil bumi yang dikumpulkan dari ladang.
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa kehancuran panen bukan hanya kerugian ekonomi, tetapi juga aib sosial dan panggilan untuk meratap secara liturgis. Para petani tidak sekadar kecewa, mereka harus mengakui kekalahan dan berpaling kepada TUHAN.
Tahukah kamu
Malu dalam budaya Timur Tengah
Dalam budaya kuno, 'malu' bukan sekadar perasaan bersalah, tetapi aib publik yang memalukan, terutama ketika seseorang gagal memenuhi peran atau tanggung jawabnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yoel 1:11
Yesaya 33:9
Kekeringan dan malu
“Bumi berkabung dan menjadi layu; Libanon menjadi malu dan layu; Saron menjadi padang gurun; Basan dan Karmel meluruh daunnya.”
Yeremia 14:4
Petani malu
“Tanah itu pecah karena tidak ada hujan, para petani menjadi malu dan menutup kepala mereka.”
Yoel 1:17
Gagal panen
“Biji-bijian menjadi kering di dalam tanah, tempat perbendaharaan ditinggalkan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yoel 1:11
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya tentang petani yang sedih karena gagal panen biasa.
✓ Yang sebenarnya
Konteksnya adalah hukuman TUHAN dan tanda Hari TUHAN, jadi lebih dari sekadar bencana alam.
✕ Sering dikira
Malu di sini berarti mereka merasa bersalah atas dosa tertentu.
✓ Yang sebenarnya
Malu di sini lebih kepada aib publik karena kehilangan hasil panen, bukan langsung mengaitkan dengan dosa pribadi.
Renungan
Renungan Singkat Yoel 1:11
Pekerjaan dan usaha kita bisa saja gagal atau hancur. Namun, jangan biarkan kegagalan itu mendefinisikan identitas kita. Tetaplah bekerja dengan tekun dan serahkan hasilnya kepada Tuhan, yang sanggup memulihkan.
Tuhan, saat pekerjaanku mengalami kemunduran, berikan aku kekuatan untuk tetap optimis dan rajin. Ajarilah aku untuk mengandalkan-Mu dalam setiap usahaku. Amin.