Semua pohon mengering
Yoel 1:12
Belalang, Kekeringan, dan Hari TUHAN
PerikopBelalang sebagai Hukuman TUHAN · Yoel 1:1-13 →“Pohon anggur menjadi kering, dan pohon ara layu. Pohon delima, juga pohon kurma, dan pohon apel, semua pohon di ladang sudah mengering. Sungguh, kegirangan menjadi layu di antara anak-anak manusia.”Yoel 1:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Pohon anggur sudah kering dan pohon ara sudah merana; pohon Yoel 1.13–17 3 delima, juga pohon korma dan pohon apel, segala pohon di padang sudah mengering. Sungguh, kegirangan melayu dari antara anak-anak manusia.”Yoel 1:12 · TB
Terjemahan Baru
“Pohon-pohon buah di padang menjadi kering semua: pohon anggur, apel, ara, kurma dan delima. Maka rakyat pun tak lagi gembira.”Yoel 1:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“The vine is dried up, and the fig tree languisheth; the pomegranate tree, the palm tree also, and the apple tree, even all the trees of the field, are withered: because joy is withered away from the sons of men.”Yoel 1:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yoel 1:12?
Ayat ini merangkum kehancuran besar dengan menyebut pohon anggur, ara, delima, kurma, dan apel yang semuanya mengering. Kegirangan manusia ikut layu. Gambaran ini menunjukkan bahwa tidak ada yang tersisa untuk dinikmati, dan kesedihan melanda seluruh umat.
Latar belakang
Sukacita Layu Saat Pohon Kering
Ayat ini melanjutkan daftar kehancuran: pohon anggur kering, pohon ara layu, pohon delima, kurma, dan apel semuanya mengering. Kegirangan manusia ikut layu karena sumber kehidupan dan sukacita (hasil kebun) hilang.
Di mana
Yehuda
Di ladang-ladang yang kering dan gersang
Kapan
~830 SM
Nabi-nabi awal, zaman Kerajaan Yehuda
Yang berbicara
Yoel
Nabi yang setia, menyampaikan Firman TUHAN
Kepada
Seluruh penduduk Yehuda
Mereka mengalami kehancuran alam dan kehilangan sukacita
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שִׂמְחָה
simchah · kegirangan
Sukacita, kegembiraan, atau kebahagiaan yang meluap.
יָבֵשׁ
yavesh · layu
Menjadi kering, layu, atau mati karena kekeringan.
חָרֵב
charev · kering
Kering, tandus, atau menjadi sunyi/sepi.
Kata 'kegirangan' (simchah) sering dipakai untuk sukacita perayaan panen atau ibadah. Layunya pohon menggambarkan hilangnya berkat dan sukacita yang semestinya datang dari TUHAN. Ini menunjukkan hubungan erat antara alam dan kebahagiaan umat.
Tahukah kamu
Pohon delima dan kurma
Pohon delima adalah simbol kesuburan dan berkat dalam budaya Israel, sedangkan kurma adalah sumber makanan pokok. Kehilangan keduanya berarti bencana besar.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yoel 1:12
Yesaya 24:7
Sukacita hilang
“Anggur baru menjadi sedih, pohon anggur menjadi layu, semua orang yang bersukacita mengeluh.”
Habakuk 3:17
Pohon tidak berbuah
“Sekalipun pohon ara tidak berbunga dan pohon anggur tidak berbuah, ... namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN.”
Yoel 1:16
Sukacita lenyap
“Bukankah di hadapan mata kita, sudah lenyap makanan, sukacita dan sorak-sorai dari Bait Allah kita?”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yoel 1:12
✕ Sering dikira
Ayat ini hanya tentang kerusakan lingkungan karena ulah manusia, seperti bencana ekologis biasa.
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteksnya, ini adalah hukuman dari TUHAN dan tanda Hari TUHAN, bukan sekadar bencana alam.
✕ Sering dikira
Kegirangan yang layu berarti orang tidak boleh bersukacita sama sekali dalam hidup.
✓ Yang sebenarnya
Yang dimaksud adalah sukacita yang berkaitan dengan hasil bumi dan berkat material, bukan larangan sukacita secara umum.
Renungan
Renungan Singkat Yoel 1:12
Hidup ini seringkali tidak pasti; sukacita bisa pudar. Ketika semua sumber kebahagiaan tampak hilang, ingatlah bahwa sukacita sejati tidak bergantung pada keadaan. Carilah sukacita dalam hubunganmu dengan Tuhan.
Bapa, saat sukacitaku layu, bangkitkanlah semangatku dan ingatkan aku bahwa Engkaulah sumber sukacita yang kekal. Amin.