Perjalanan ke Padang Timur
Kejadian 29:1-14
Yakub Bertemu Rahel
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Yakub Melanjutkan Perjalanan
Setelah bermalam di Betel dan bertemu Tuhan, Yakub melanjutkan perjalanan menuju timur, ke tanah asal ibunya. Dia tiba di padang yang luas, tempat para gembala biasa berkumpul.
Di mana
Tanah Timur (Padan-Aram)
Padang rumput menuju Haran
Kapan
~1800 SM
Zaman para Bapa
Yang berbicara
Narator
Penulis tradisional, mungkin Musa, ~1400 SM
Kepada
Pembaca Israel
Komunitas yang mengenal tradisi nenek moyang
Arti tiap ayat
Penjelasan Kejadian 29:1-14 Ayat per Ayat
Kejadian 29:1
Yakub melanjutkan perjalanannya dan tiba di tanah orang-orang Timur, yang menunjukkan bahwa ia taat pada perintah orang tuanya untuk pergi ke Haran dan mencari istri di antara keluarga ibunya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kejadian 29:2
Yakub melihat sebuah sumur di padang dengan tiga kawanan domba di dekatnya, dan ada batu besar menutupi mulut sumur, yang menunjukkan bahwa sumur itu adalah sumber air bersama yang dijaga.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kejadian 29:3
Para gembala biasa menggulingkan batu dari mulut sumur hanya setelah semua kawanan berkumpul, memberi minum domba-domba, lalu mengembalikan batu itu, sebuah praktik yang memerlukan kerja sama.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kejadian 29:4
Yakub bertanya dari mana para gembala berasal, dan mereka menjawab dari Haran, yang adalah tujuan Yakub, menunjukkan bahwa Tuhan memandu perjalanannya untuk bertemu dengan orang-orang yang tepat.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kejadian 29:5
Yakub bertanya apakah mereka mengenal Laban, anak Nahor, dan mereka menjawab kenal, yang menegaskan bahwa Yakub berada di tempat yang tepat untuk bertemu dengan keluarga ibunya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kejadian 29:6
Para gembala memberi tahu Yakub bahwa Laban baik-baik saja dan bahwa Rahel, anak perempuannya, datang membawa domba-dombanya, menunjukkan bahwa pertemuan dengan Rahel sudah dekat.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kejadian 29:7
Yakub menasihati para gembala untuk memberi minum domba mereka dan menggembalakannya, karena hari masih siang. Ini menunjukkan bahwa Yakub berinisiatif dan bekerja keras, bukan hanya menunggu kesempatan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kejadian 29:8
Para gembala menjelaskan bahwa mereka tidak bisa memberi minum domba sebelum semua kawanan berkumpul dan batu sumur digulingkan sesuai kebiasaan. Ini menunjukkan ada aturan dan kerja sama dalam komunitas.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kejadian 29:9
Rahel datang membawa domba-domba ayahnya, karena ia seorang gembala. Ini memperkenalkan Rahel, tokoh penting, dan menunjukkan bahwa perempuan juga bisa bekerja menggembalakan ternak.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kejadian 29:10
Yakub menggulingkan batu penutup sumur sendirian dan memberi minum domba Rahel, menunjukkan kekuatannya dan niatnya untuk menolong. Ini juga menandakan perjumpaan yang menentukan dengan calon istrinya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kejadian 29:11
Yakub mencium Rahel dan menangis dengan suara nyaring. Ini adalah ekspresi emosi yang kuat, campuran sukacita, kelegaan, dan mungkin kerinduan setelah perjalanan panjang. Ini menunjukkan hubungan keluarga yang dekat.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kejadian 29:12
Yakub memperkenalkan dirinya sebagai kerabat Ribka, ibunya, dan Rahel berlari memberitahukan hal ini kepada ayahnya, Laban. Ini menegaskan hubungan keluarga dan membawa Yakub diterima di rumah Laban.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kejadian 29:13
Ketika Yakub tiba di rumah Laban, Laban menyambutnya dengan berlari, memeluk, dan menciumnya, lalu membawanya ke rumah. Ini menunjukkan sambutan hangat keluarga, dan Yakub menceritakan semua pengalamannya kepada Laban.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kejadian 29:14
Laban mengakui Yakub sebagai keluarga dekat, 'tulang dan dagingku', dan Yakub tinggal bersamanya selama sebulan. Ini menegaskan ikatan keluarga dan awal hubungan kerja yang akan terjadi.
Arti lengkap, studi kata & renungan →