Ikatan Keluarga

Kejadian 29:14

Yakub Tinggal di Haran

PerikopYakub Bertemu Rahel · Kejadian 29:1-14 →
“Laban berkata kepadanya, “Sesungguhnya, kamu adalah tulang dan dagingku!” Lalu, Yakub tinggal dengannya selama sebulan.”

Kejadian 29:14 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kejadian 29:14?

Laban mengakui Yakub sebagai keluarga dekat, 'tulang dan dagingku', dan Yakub tinggal bersamanya selama sebulan. Ini menegaskan ikatan keluarga dan awal hubungan kerja yang akan terjadi.

Latar belakang

Pernyataan Persaudaraan

Laban menyambut Yakub dengan kata-kata, 'Sesungguhnya, kamu adalah tulang dan dagingku!' Ini adalah ungkapan kekerabatan yang kuat, mengakui ikatan keluarga. Kemudian Yakub tinggal bersama Laban selama sebulan penuh.

Di mana

Haran

Di rumah Laban

Kapan

~1750 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yakub tiba di Haran
Negosiasi upah
Kamu di sini
L

Yang berbicara

Laban

Paman Yakub, saudara Ribka

Y

Kepada

Yakub

Anak Ishak, cucu Abraham

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עצם

etsem · tulang

tulang, inti, diri sendiri

בשר

basar · daging

daging, tubuh, kemanusiaan

ישב

yashav · tinggal

diam, menetap, duduk

Gabungan 'tulang' dan 'daging' menekankan hubungan yang tak terpisahkan seperti keluarga inti. Kata 'tinggal' menunjukkan awal dari masa tinggal yang panjang, bukan sekadar kunjungan singkat.

Tahukah kamu

Ungkapan 'Tulang dan Daging'

Frasa ini juga dipakai Adam tentang Hawa (Kejadian 2:23), menunjukkan hubungan yang sangat dekat dan sehakikat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 29:14

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kejadian 29:14

✕  Sering dikira

Dianggap Laban menyatakan persamaan status sosial.

✓  Yang sebenarnya

Ini murni pernyataan ikatan darah, bukan status.

✕  Sering dikira

'Tinggal' dianggap singkat.

✓  Yang sebenarnya

Sebulan adalah waktu singkat, tetapi menjadi awal tinggal bertahun-tahun.

Renungan

Renungan Singkat Kejadian 29:14

Pengakuan sebagai keluarga adalah hal yang berharga. Kita bisa belajar untuk menghargai hubungan kekeluargaan dan bersedia menerima anggota keluarga yang datang, memberi mereka waktu dan tempat.

Tuhan, terima kasih untuk keluarga dan hubungan yang Kau berikan. Tolong aku untuk selalu mengakui dan menghargai mereka sebagai bagian dari hidupku. Amin.