Yakub Memperkenalkan Diri

Kejadian 29:12

Yakub Tiba di Haran dan Menikahi Lea dan Rahel

PerikopYakub Bertemu Rahel · Kejadian 29:1-14 →
“Yakub memberi tahu Rahel bahwa dia anak saudara ayahnya, dan bahwa dia adalah anak Ribka. Lalu, dia berlari untuk memberi tahu ayahnya.”

Kejadian 29:12 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kejadian 29:12?

Yakub memperkenalkan dirinya sebagai kerabat Ribka, ibunya, dan Rahel berlari memberitahukan hal ini kepada ayahnya, Laban. Ini menegaskan hubungan keluarga dan membawa Yakub diterima di rumah Laban.

Latar belakang

Yakub Menjelaskan Identitasnya

Yakub memberitahu Rahel bahwa ia adalah anak saudara ayahnya, yaitu anak Ribka. Setelah mendengar itu, Rahel berlari pulang untuk memberitahu ayahnya, Laban.

Di mana

Sumur di dekat Haran

Di padang, dekat sumur

Kapan

~1880 SM

Zaman Para Bapa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Yakub mencium Rahel
Rahel berlari ke rumah Laban
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis kitab Kejadian, tradisi Musa

P

Kepada

Pembaca

Umat Israel, semua generasi

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נגד

nagad · memberi tahu

menyatakan, memberitahukan

אח

ach · anak saudara

saudara laki-laki, kerabat

רוץ

ruts · berlari

berlari, bergegas

Kata 'saudara' menekankan ikatan keluarga, dan 'berlari' menunjukkan antusiasme untuk menyambut Yakub.

Tahukah kamu

Kata 'Saudara'

Dalam bahasa Ibrani, 'anak saudara' bisa berarti 'kerabat dekat', bukan hanya keponakan. Yakub adalah saudara sepupu Rahel.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 29:12

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kejadian 29:12

✕  Sering dikira

Yakub langsung bercerita panjang lebar tentang hidupnya kepada Rahel.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini singkat: ia hanya menyebut identitasnya sebagai kerabat, lalu Rahel bergegas pulang.

✕  Sering dikira

Rahel dan Yakub bertunangan saat itu juga.

✓  Yang sebenarnya

Belum ada pertunangan; mereka masih saudara.

Renungan

Renungan Singkat Kejadian 29:12

Mengakui hubungan dan memperkenalkan diri dengan jujur adalah langkah awal membangun kepercayaan. Dalam hidup, kita perlu berani menyatakan identitas dan latar belakang kita dengan benar.

Tuhan, tolong aku untuk selalu jujur dalam memperkenalkan diriku dan membangun hubungan yang baik dengan orang lain. Amin.