Rahel tiba dengan domba

Kejadian 29:9

Yakub Bertemu Rahel

PerikopYakub Bertemu Rahel · Kejadian 29:1-14 →
“Sementara dia sedang berbicara dengan mereka, Rahel datang bersama domba-domba ayahnya sebab dialah yang menggembalakannya.”

Kejadian 29:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kejadian 29:9?

Rahel datang membawa domba-domba ayahnya, karena ia seorang gembala. Ini memperkenalkan Rahel, tokoh penting, dan menunjukkan bahwa perempuan juga bisa bekerja menggembalakan ternak.

Latar belakang

Sosok Rahel muncul

Saat Yakub berbicara, Rahel, anak perempuan Laban, datang membawa domba-domba ayahnya. Dia adalah seorang gembala, tugas yang biasanya dilakukan laki-laki.

Di mana

Padang dekat Haran

Di tepi sumur, siang hari

Kapan

~1750 SM

Zaman Para Leluhur

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Percakapan dengan gembala
Yakub menolong Rahel
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis Kejadian, tradisional Musa

P

Kepada

Pembaca

Umat Israel, kuno dan modern

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רָחֵל

Rachel · Rahel

domba betina, induk domba

בּוֹא

bo · datang

datang, tiba

צֹאן

tson · domba

kawanan domba, ternak kecil

Nama Rahel berarti 'domba betina', dan dia datang dengan domba, seolah-olah namanya terkait dengan pekerjaannya.

Tahukah kamu

Gembala perempuan yang langka

Di dunia kuno, menggembalakan domba biasanya tugas laki-laki, tetapi Rahel melakukannya, menunjukkan keluarga yang mungkin kekurangan pekerja atau dia memang cakap.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 29:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kejadian 29:9

✕  Sering dikira

Rahel tidak biasa menggembalakan, ini hanya kebetulan.

✓  Yang sebenarnya

Teks menyatakan 'dialah yang menggembalakannya', jadi ini tugas rutinnya.

✕  Sering dikira

Rahel datang sendirian dan tidak ada orang lain.

✓  Yang sebenarnya

Tidak disebutkan, tetapi biasanya ada gembala lain; fokus teks pada Rahel.

Renungan

Renungan Singkat Kejadian 29:9

Tuhan memakai orang-orang yang sibuk dengan tugas sehari-hari untuk memulai rencana-Nya. Jangan meremehkan pekerjaan rutin, karena di sanalah Tuhan bisa mempertemukan kita dengan berkat-Nya.

Ya Tuhan, mampukan aku setia dalam tugas-tugasku sehari-hari, sebab Engkau bisa memakai kesetiaan kecil untuk hal besar. Amin.