Ketika semua kawanan berkumpul, para gembala menggulingkan batu, memberi minum domba, lalu mengembalikan batu ke mulut sumur

Kejadian 29:3

Yakub Bertemu Rahel

Setelah semua kawanan itu berkumpul di sana, para gembala akan menggulingkan batu itu dari mulut sumur, memberi minum domba-domba mereka, lalu mereka mengembalikan batu itu ke tempatnya, di atas mulut sumur.

Kejadian 29:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Kejadian 29:3?

Para gembala biasa menggulingkan batu dari mulut sumur hanya setelah semua kawanan berkumpul, memberi minum domba-domba, lalu mengembalikan batu itu, sebuah praktik yang memerlukan kerja sama.

Latar belakang

Veniglu sham kol ha'ederim vegelelu et ha'even me'al pi habe'er vehishqu et hatzon: protokol sumur bersama

'Veniglu sham kol ha'ederim vegelelu et ha'even me'al pi habe'er vehishqu et hatzon veheshivu et ha'even al pi habe'er limqomah' — dan ketika semua kawanan berkumpul di sana, mereka menggulingkan batu itu dari mulut sumur, memberi minum kawanan, lalu mengembalikan batu itu ke tempatnya di mulut sumur. Protokol yang sangat jelas: (1) semua kawanan berkumpul dulu; (2) batu besar digulingkan bersama-sama; (3) semua kawanan diberi minum; (4) batu dikembalikan. Empat langkah yang berurutan dan wajib. Yakub di 29:10 akan melewati semua langkah pertama dan langsung pergi ke langkah dua sendirian.

Di mana

Padang di dekat Haran

Siang hari — protokol ketat yang mengatur bagaimana sumur bersama digunakan

Kapan

Sekitar 1760 SM

Narator menetapkan aturan yang berlaku — konteks untuk tindakan Yakub yang akan datang

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tiga kawanan domba berbaring di dekat sumur dengan batu besar di atasnya (29:2)
Yakub bertanya kepada para gembala tentang asal-usul dan tentang Laban (29:4-5)
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Yang mendeskripsikan protokol sumur yang akan segera Yakub langgar secara spektakuler

P

Kepada

Pembaca

Yang memahami aturan yang berlaku — dan akan melihat Yakub melanggar aturan itu demi Rahel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

וְגָלֲלוּ אֶת הָאֶבֶן מֵעַל פִּי הַבְּאֵר

vegelelu et ha'even me'al pi habe'er · mereka menggulingkan batu dari mulut sumur

Dan mereka menggulingkan batu dari mulut sumur — vegelelu (dari galal = menggulingkan, memindahkan dengan menggelundungkan; qal perfek waw conversive jamak = dan mereka menggulingkan; 'galal' menunjukkan tindakan memindahkan benda berat dengan cara menggelundungkannya; akar 'galal' juga ada dalam nama 'Galilea' dan 'Gilgal' = tempat bergulingnya batu; kata kerja yang sangat visual); et ha'even (batu itu; dengan artikel = batu yang spesifik yang sudah disebutkan di 29:2); me'al pi habe'er (dari atas mulut sumur; 'me'al' = dari atas; 'pi' = mulut, pembukaan; 'pi habe'er' = mulut sumur = lubang masuk sumur).

וְהֵשִׁיבוּ אֶת הָאֶבֶן עַל פִּי הַבְּאֵר לִמְקֹמָהּ

veheshivu et ha'even al pi habe'er limqomah · mereka mengembalikan batu ke mulut sumur

Dan mereka mengembalikan batu ke mulut sumur ke tempatnya — veheshivu (dari shuv = kembali, mengembalikan; hifil wayyiqtol jamak = dan mereka mengembalikan; hifil = membuat sesuatu kembali = mengembalikan; kata yang sama dengan 'ushmartiha vehashibotikha' = dan membawamu kembali, 28:15); ha'even al pi habe'er (batu ke mulut sumur); limqomah (ke tempatnya; 'maqqom' = tempat yang sudah ditetapkan + sufiks feminin = tempatnya yang sudah ditetapkan; ada tempat yang tepat untuk batu itu dan batu harus dikembalikan ke sana).

Veniglu sham kol ha'ederim vegelelu et ha'even me'al pi habe'er vehishqu et hatzon veheshivu et ha'even al pi habe'er limqomah (ketika semua kawanan berkumpul mereka menggulingkan batu memberi minum kawanan dan mengembalikan batu ke tempatnya). Kol ha'ederim — semua kawanan, bukan sebagian; aturan yang mengharuskan kehadiran total sebelum akses diberikan. Limqomah — batu dikembalikan ke 'tempatnya' yang ditetapkan; sistem yang terjaga dan teratur.

Tahukah kamu

Batu besar yang butuh semua kawanan untuk memindahkannya adalah sistem anti-kecurangan alami: tidak ada yang bisa mengambil air lebih dulu dari yang lain secara sepihak

Batu besar yang hanya bisa dipindahkan ketika 'kol ha'ederim' (semua kawanan) hadir adalah sistem keadilan sosial yang sederhana dan efektif. Tidak ada satu gembala pun yang bisa mengambil air duluan sebelum yang lain tiba — karena tidak mungkin memindahkan batu sendirian. Ini memastikan semua kawanan mendapat akses yang sama dan tidak ada yang kekurangan. Ketika Yakub di 29:10 seorang diri memindahkan batu yang butuh banyak orang — ini bukan hanya tindakan kekuatan fisik yang luar biasa, tapi juga tindakan yang secara sosial mengejutkan: dia melanggar sistem yang ada, mengambil hak semua orang sendirian.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 29:3

Kejadian 29:10

protokol sumur yang ditetapkan di 29:3 (semua kawanan harus hadir sebelum batu dipindahkan) dilanggar Yakub di 29:10 — dia sendirian memindahkan batu dan memberi minum hanya kawanan Laban; tindakan ini melampaui kekuatan normal dan melanggar aturan sosial; keduanya hanya bisa dilakukan karena dorongan kasih terhadap Rahel

Ketika Yakub melihat Rahel, anak perempuan Laban, saudara ibunya, dan domba-domba Laban, saudara ibunya, Yakub pun mendekat dan menggulingkan batu itu dari mulut sumur, lalu memberi minum kawanan domba Laban, saudara ibunya itu.

Yosua 10:18

'galal' (menggulingkan batu, 29:3) muncul juga di Yosua 10:18 ketika Yosua menyuruh batu digulingkan ke mulut gua untuk mengurung raja-raja Kanaan; tindakan menggulingkan batu dalam kedua konteks memiliki makna kontrol dan pengamanan: di 29:3 mengontrol akses air; di Yos. 10:18 mengontrol musuh

Lalu Yosua berkata: Gulingkanlah batu-batu besar ke atas mulut gua itu dan tempatkan beberapa orang di sana untuk menjaganya.

Markus 16:3-4

perempuan-perempuan yang khawatir tentang 'siapa yang akan menggulingkan batu' dari pintu kubur Yesus (Mrk. 16:3-4) menggunakan kata yang sama: 'apokulisei' (Yunani) = menggulingkan; seperti di 29:3, batu yang besar membatasi akses; dalam keduanya, batu digulingkan oleh kekuatan yang melampaui yang tersedia secara manusiawi

Mereka berkata seorang kepada yang lain: Siapa yang akan menggulingkan batu itu bagi kita dari pintu kubur? Namun ketika mereka melihat dari dekat, tampaklah, bahwa batu itu sudah terguling, sebab batu itu memang sangat besar.

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Kejadian 29:3

✕  Sering dikira

"Para gembala yang menunggu semua kawanan hadir sebelum memindahkan batu adalah tanda mereka tidak efisien dan tidak bekerja keras."

✓  Yang sebenarnya

Sistem menunggu semua kawanan hadir adalah keadilan kolektif yang efisien — memastikan tidak ada yang mendapat akses tidak adil. Para gembala menunggu bukan karena malas tapi karena aturan yang mereka sepakati. Yakub sendiri di 29:7 akan mencoba mendorong para gembala untuk bekerja lebih ('hari masih siang') tapi para gembala menjelaskan protokol yang berlaku (29:8).

✕  Sering dikira

"Batu yang dikembalikan ke 'tempatnya' menunjukkan ada semacam ritualisme magis dalam praktik ini."

✓  Yang sebenarnya

'Limqomah' (ke tempatnya) adalah istilah logistik biasa yang menunjukkan ada tempat yang tepat untuk batu itu diletakkan — seperti menutup pintu yang ada pegangannya. Ini adalah manajemen praktis sumber daya air, bukan ritualisme. Batu memang perlu dikembalikan ke posisi yang sama setiap kali untuk menjaga efektivitas penutupan sumur.

Renungan

Renungan Singkat Kejadian 29:3

Dalam pekerjaan atau pelayanan, kita perlu bekerja sama dan menunggu waktu yang tepat. Sering kali, hasil terbaik datang ketika semua orang berkontribusi, bukan saat kita bertindak sendiri.

Tuhan, berikanlah aku kerendahan hati untuk bekerja sama dengan orang lain dan menghargai waktu-Mu. Amin.