Panggilan Raja di Hari Ketujuh
Ester 1:10-22
Ratu Wasti Disingkirkan
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Raja Minta Wasti Datang
Pada hari ketujuh pesta, Raja Ahasyweros yang sudah mabuk memerintahkan tujuh sida-sida untuk membawa Ratu Wasti menghadap, memakai mahkota, untuk memamerkan kecantikannya. Ini adalah puncak pesta setelah 180 hari pamer kekayaan.
Di mana
Susan (Susa)
Istana Raja Ahasyweros, taman istana
Kapan
~483 SM
Pembuangan dan Pemulihan
Yang berbicara
Penulis Kitab Ester
Penulis anonim, mungkin orang Yahudi Persia, ~450 SM
Kepada
Pembaca Yahudi
Orang-orang Yahudi di diaspora Persia
Arti tiap ayat
Penjelasan Ester 1:10-22 Ayat per Ayat
Ester 1:10
Pada hari ketujuh pesta, raja yang sedang mabuk anggur memerintahkan tujuh sida-sida untuk memanggil Ratu Wasti. Ini menunjukkan bahwa suasana pesta telah membuat raja kehilangan ketenangan, dan ia bertindak impulsif…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ester 1:11
Raja memerintahkan untuk membawa Wasti dengan mahkota kerajaan untuk memamerkan kecantikannya kepada para tamu. Ini menunjukkan bahwa raja memperlakukan ratu sebagai objek pameran, bukan sebagai pasangan yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ester 1:12
Ratu Wasti menolak perintah raja, dan ini membuat raja sangat murka. Penolakan ini tidak hanya melanggar perintah raja, tetapi juga mempermalukannya di depan para tamu, sehingga memicu kemarahan yang menyala-nyala.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ester 1:13
Raja Ahasyweros bertanya kepada para ahli hukum dan kebiasaan zaman untuk menentukan hukuman bagi Ratu Wasti yang menolak perintahnya. Ini menunjukkan bahwa bahkan raja pun tidak bertindak sembarangan, tetapi mencari…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ester 1:14
Ayat ini menyebutkan tujuh pembesar Persia dan Media yang memiliki akses langsung kepada raja dan memegang kedudukan tinggi di kerajaan. Mereka adalah penasihat terdekat raja, yang pendapatnya sangat berpengaruh dalam…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ester 1:15
Raja bertanya kepada para penasihatnya: 'Menurut hukum, apa yang harus dilakukan terhadap Ratu Wasti karena dia tidak mematuhi perintah raja?' Ini menunjukkan bahwa raja ingin menyelesaikan masalah ini secara legal dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ester 1:16
Memukan, salah satu penasihat raja, menyatakan bahwa tindakan Ratu Wasti bukan hanya kesalahan terhadap raja, tetapi juga terhadap semua pemimpin dan rakyat di seluruh provinsi. Ia menganggap bahwa tindakan ratu bisa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ester 1:17
Memukan khawatir bahwa tindakan Ratu Wasti akan diketahui semua perempuan dan menyebabkan mereka memandang rendah suami mereka. Ia mencontohkan bahwa para istri akan berkata, 'Raja meminta Wasti datang, tapi dia tidak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ester 1:18
Memukan melanjutkan bahwa para istri pembesar Persia dan Media yang mendengar perilaku ratu akan berbicara dengan cara yang sama kepada suami mereka, sehingga akan timbul banyak penghinaan dan kemarahan. Ini…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ester 1:19
Memukan mengusulkan agar raja mengeluarkan perintah tertulis yang tidak dapat dibatalkan, bahwa Wasti tidak boleh lagi menghadap raja dan kedudukannya diberikan kepada orang lain. Ini menunjukkan bagaimana keputusan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ester 1:20
Memukan meyakinkan raja bahwa jika perintah ini diumumkan, semua istri akan menghormati suami mereka, sehingga mencegah pemberontakan dan menjaga ketertiban di kerajaan. Ini adalah strategi politik untuk mengendalikan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ester 1:21
Usulan Memukan diterima dengan baik oleh raja dan para pejabatnya, lalu raja melaksanakannya. Ini menunjukkan bagaimana nasihat yang masuk akal bisa cepat diterima oleh pemimpin, tetapi juga menggambarkan bahaya dari…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Ester 1:22
Raja mengirim surat ke seluruh provinsi, memerintahkan setiap laki-laki menjadi tuan di rumahnya dan menggunakan bahasa bangsanya sendiri. Ini menegaskan dominasi laki-laki dan juga mengakui keragaman bahasa di kerajaan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →