Surat Edaran Kerajaan
Ester 1:22
Pesta Raja dan Jatuhnya Ratu Wasti
PerikopRatu Wasti Disingkirkan · Ester 1:10-22 →“Lalu, dia mengirim surat-surat ke semua provinsi raja, ke setiap provinsi sesuai bahasa tulisannya, dan kepada setiap orang sesuai bahasa mereka supaya setiap laki-laki berkuasa atas rumah tangganya dan berbicara sesuai bahasa bangsanya.”Ester 1:22 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dikirimkanlah oleh baginda surat- surat ke segenap daerah kerajaan, tiap-tiap daerah menurut tulisannya dan tiap-tiap bangsa menurut bahasanya, bunyinya: "Setiap laki-laki harus menjadi kepala dalam rumah tangganya dan berbicara menurut bahasa bangsanya."”Ester 1:22 · TB
Terjemahan Baru
“Ia mengirim surat perintah kepada semua provinsi kerajaan, dalam bahasa dan tulisan provinsi itu masing-masing. Perintah itu berbunyi bahwa di dalam setiap rumah tangga, suamilah yang harus menjadi kepala, dan yang patut mengambil segala keputusan.”Ester 1:22 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Maka raja menyuruh supaya surat perintah itu ditulis dan dikirim kepada semua provinsi dalam setiap bahasa dan jenis tulisan yang digunakan oleh penduduk di seluruh daerah kerajaannya. Surat perintah itu menyatakan bahwa semua suami memiliki kuasa penuh untuk mengatur segala sesuatu di dalam rumah tangganya sendiri, dan bahasa suku suami, harus menjadi bahasa yang digunakan di dalam keluarga.”Ester 1:22 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For he sent letters into all the king’s provinces, into every province according to the writing thereof, and to every people after their language, that every man should bear rule in his own house, and that it should be published according to the language of every people.”Ester 1:22 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ester 1:22?
Raja mengirim surat ke seluruh provinsi, memerintahkan setiap laki-laki menjadi tuan di rumahnya dan menggunakan bahasa bangsanya sendiri. Ini menegaskan dominasi laki-laki dan juga mengakui keragaman bahasa di kerajaan.
Latar belakang
Perintah Kerajaan tentang Kepemimpinan Suami
Setelah Wasti menolak perintah raja, para penasihat takut para istri akan meniru perilaku Wasti. Maka raja mengirim surat ke seluruh provinsi bahwa setiap laki-laki harus menjadi tuan di rumahnya sendiri.
Di mana
Susan (Susa)
Istana kerajaan Persia, setelah keputusan raja
Kapan
~480 SM
Masa pembuangan dan kembali
Yang berbicara
Penulis Kitab Ester
Penulis anonim, mungkin orang Yahudi di Persia, ~abad ke-5 SM.
Kepada
Pembaca Kitab Ester
Komunitas Yahudi di diaspora Persia dan pembaca lintas zaman.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
סְפָרִים
sefarim · surat-surat
tulisan resmi atau dokumen yang dikirim
שָׂרַר
sarar · berkuasa
memerintah atau memiliki otoritas atas
לָשׁוֹן
lashon · bahasa
lidah atau bahasa yang digunakan untuk berkomunikasi
Ketiga kata ini menunjukkan bahwa perintah raja bersifat universal dan resmi, menegaskan otoritas laki-laki dalam bahasa setiap bangsa. Namun, dalam konteks yang lebih luas, hal ini juga menunjukkan bagaimana kekuasaan manusia bisa digunakan untuk mempertahankan ketertiban sosial, meski dengan cara yang mungkin keras.
Tahukah kamu
Sistem Pos Persia
Surat dikirim ke 127 provinsi dengan sistem pos kerajaan yang terkenal cepat. Sistem ini kemudian mengilhami kurir pos modern di dunia Barat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ester 1:22
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ester 1:22
✕ Sering dikira
Ayat ini mendukung dominasi suami yang mutlak dan kasar.
✓ Yang sebenarnya
Perintah ini adalah produk budaya patriarki Persia, bukan norma ideal Kristen. Alkitab mengajarkan kasih dan kesetaraan dalam Kristus.
✕ Sering dikira
Semua suami harus memaksa istri untuk tunduk.
✓ Yang sebenarnya
Konteks ayat ini adalah untuk memulihkan ketertiban sosial, bukan izin untuk memaksa. Dalam Perjanjian Baru, suami diperintahkan mengasihi istri seperti Kristus.
Renungan
Renungan Singkat Ester 1:22
Ayat ini mengingatkan betapa perkataan dan perintah memiliki dampak luas. Kita harus menggunakan pengaruh kita untuk membangun, bukan untuk mengendalikan atau merendahkan orang lain.
Ya Bapa, mampukan kami menggunakan setiap pengaruh yang kami miliki untuk kebaikan dan kemuliaan-Mu, bukan untuk kepentingan diri sendiri. Amin.