Dekrit Pembuangan Ratu Wasti
Ester 1:19
Pesta Raja dan Kekuasaan
PerikopRatu Wasti Disingkirkan · Ester 1:10-22 →“Jika hal ini berkenan bagi raja, biarlah raja mengeluarkan suatu perintah dan menuliskannya ke dalam undang-undang Persia dan Media supaya hal itu tidak dapat dihapus, bahwa Wasti tidak boleh lagi menghadap raja. Biarlah raja menyerahkan kedudukan ratu kepada perempuan lain yang lebih baik daripada dia.”Ester 1:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jikalau baik pada pemandangan raja, hendaklah dikeluarkan suatu titah kerajaan dari hadapan baginda dan dituliskan di dalam undang-undang Persia dan Media, sehingga tidak dapat dicabut kembali, bahwa Wasti dilarang Ester 1.20–2.2 5 menghadap raja Ahasyweros, dan bahwa raja akan mengaruniakan kedudukannya sebagai ratu kepada orang lain yang lebih baik dari padanya.”Ester 1:19 · TB
Terjemahan Baru
“Oleh sebab itu, kami mohon supaya Baginda mengambil keputusan bahwa Ratu Wasti tidak boleh lagi menghadap Baginda. Keputusan itu harus dijadikan undang-undang Persia dan Media, supaya tak mungkin dicabut kembali. Setelah itu, berikanlah kedudukan Ratu Wasti kepada wanita lain yang lebih baik dari dia.”Ester 1:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jika berkenan bagi Tuanku Raja, keluarkan suatu surat perintah bahwa Ratu Wasti tidak dapat menghadap raja lagi, dan surat perintah itu akan dimasukkan dalam undang-undang Media Persia sehingga tidak dapat dihapus. Lalu Tuanku Raja menyerahkan kedudukan ratu kepada perempuan lain yang lebih layak dari dia.”Ester 1:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“If it please the king, let there go a royal commandment from him, and let it be written among the laws of the Persians and the Medes, that it be not altered, That Vashti come no more before king Ahasuerus; and let the king give her royal estate unto another that is better than she.”Ester 1:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Ester 1:19?
Memukan mengusulkan agar raja mengeluarkan perintah tertulis yang tidak dapat dibatalkan, bahwa Wasti tidak boleh lagi menghadap raja dan kedudukannya diberikan kepada orang lain. Ini menunjukkan bagaimana keputusan raja dianggap final dan tidak dapat diubah.
Latar belakang
Usulan Hukum untuk Menyingkirkan Wasti
Ratu Wasti menolak perintah raja untuk tampil di hadapan pesta. Memukan, salah satu penasihat, menyarankan agar raja mengeluarkan dekrit yang melarang Wasti menghadap raja selamanya dan memberikan posisinya kepada orang yang lebih layak. Ia juga mengusulkan agar dekrit ini ditulis dalam hukum Media-Persia yang tidak dapat diubah.
Di mana
Susan, Persia
Di istana kerajaan, saat rapat darurat
Kapan
~483 SM
Era Pembuangan: Persia
Yang berbicara
Memukan
Pembesar Persia, salah satu dari tujuh penasihat raja.
Kepada
Raja Ahasyweros & para pemimpin
Raja Persia yang berkuasa, dan para pembesar istana.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דָּת
dat · perintah
hukum atau dekrit resmi yang dikeluarkan raja.
מַלְכוּת
malkut · kedudukan
kedudukan kerajaan, khususnya posisi ratu di sini.
טוֹב
tov · lebih baik
lebih baik secara moral, pantas, atau layak.
Kata 'perintah' dan 'kedudukan' menunjukkan bahwa keputusan raja memiliki kekuatan absolut dan permanen, sementara kata 'lebih baik' menegaskan bahwa Wasti dianggap tidak layak. Ini adalah awal dari pergeseran kekuasaan yang akan membawa Esther tampil.
Tahukah kamu
Hukum yang Tak Bisa Diubah
Dalam kerajaan Persia, setelah raja mengeluarkan dekrit, hukum itu tidak dapat diubah bahkan oleh raja sendiri. Ini yang membuat dekrit pembuangan Wasti menjadi final dan tidak bisa dibatalkan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Ester 1:19
Daniel 6:9
dekrit raja tidak bisa diubah
“Sebab itu raja Darius menulis surat larangan itu.”
Ester 8:8
hukum tak bisa ditarik
“Tetapi sesuatu yang ditulis demi raja dan dimeteraikan dengan cincin raja tidak dapat ditarik kembali.”
Amsal 21:1
raja berkuasa tapi Tuhan
“Hati raja seperti batang air di tangan TUHAN, Dia memalingkannya ke mana saja Dia mau.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Ester 1:19
✕ Sering dikira
Usulan Memukan murni karena hormat pada raja.
✓ Yang sebenarnya
Motifnya campur: juga untuk melindungi kehormatan dan posisi para pembesar di mata istri mereka.
✕ Sering dikira
Wasti dihukum karena tidak mau menghadiri pesta karena alasan pribadi.
✓ Yang sebenarnya
Alasan Wasti tidak disebutkan, tapi di sini tekanan pada protokol kerajaan dan citra otoritas raja.
Renungan
Renungan Singkat Ester 1:19
Berhati-hatilah dengan keputusan yang kita buat, terutama yang menyangkut orang lain. Setiap keputusan memiliki konsekuensi yang bisa tidak dapat ditarik kembali, jadi pikirkan matang-matang.
Tuhan, berilah kami hikmat dalam mengambil keputusan, agar tidak merugikan orang lain dan sesuai dengan kehendak-Mu. Amin.