Kitab Ayub · 30 ayat
Ayub 39
Tuhan Menghajar Ayub: Hikmat di Alam Liar
Tentang pasal ini
TUHAN mulai berbicara kepada Ayub dari dalam badai. Ia mengajukan serangkaian pertanyaan tentang alam liar, menekankan bahwa Ayub tidak memiliki pengetahuan atau kendali atas ciptaan-Nya.
Di manaWilayah UzKapan~2000 SMSiapaTUHAN
1(39-4) Tahukah kamu waktunya kambing-kambing gunung beranak? Apakah kamu memperhatikan ketika rusa-rusa betina melahirkan? 2(39-5) Dapatkah kamu menghitung jumlah bulan mereka mengandung, dan tahukah kamu waktunya mereka beranak? 3(39-6) Mereka membungkuk; mereka melahirkan anak-anak mereka; mereka melepaskan sakit bersalin mereka. 4(39-7) Anak-anak mereka menjadi kuat dan bertambah besar di padang; mereka pergi, dan tidak kembali. 5(39-8) Siapa yang membiarkan keledai liar bebas? Siapa yang melepaskan ikatan keledai liar, 6(39-9) yang kepadanya Aku memberikan padang gurun sebagai rumahnya, dan padang asin sebagai tempat kediamannya? 7(39-10) Ia mencemooh keramaian di kota; dan teriakan penggiring ternak tidak didengarnya. 8(39-11) Ia menjelajah gunung-gunung sebagai padang rumputnya, dan mencari-cari segala sesuatu yang hijau. 9(39-12) Apakah sapi liar bersedia melayanimu? Maukah ia bermalam di tempat makan ternakmu? 10(39-13) Dapatkah kamu mengikat sapi liar dengan tali pada alur bajak? Maukah ia menyisir lembah-lembah dengan mengikutimu? 11(39-14) Akankah kamu memercayainya karena kekuatannya besar? Akankah kamu menyerahkan pekerjaanmu kepadanya? 12(39-15) Dapatkah kamu memercayainya untuk mengembalikan benihmu, dan mengumpulkan benih itu ke tempat pengirikanmu? 13(39-16) Sayap-sayap burung unta berkepak dengan riang, tetapi apakah kepakan dan bulu-bulunya seperti bangau? 14(39-17) Sebab, ia meninggalkan telurnya di atas tanah, dan menghangatkan mereka di dalam pasir. 15(39-18) Ia lupa bahwa kaki bisa meremukkan mereka, atau bahwa binatang liar bisa menginjaknya. 16(39-19) Ia memperlakukan anak-anaknya dengan kasar seakan-akan mereka bukan miliknya. Walaupun jerih payahnya sia-sia, ia tidak takut, 17(39-20) sebab, Allah telah membuatnya lupa akan hikmat, dan tidak membagikan pengertian kepadanya. 18(39-21) Ketika ia mengepakkan sayapnya tinggi-tinggi, ia menertawakan kuda dan penunggangnya. 19(39-22) Apakah kamu yang memberikan kekuatan kepada kuda? Apakah kamu yang mengenakan surai pada tengkuknya? 20(39-23) Apakah kamu yang membuatnya melompat seperti belalang? Dengusnya yang agung itu mengerikan. 21(39-24) Ia menggaruk tanah di lembah, dan bersukacita dalam kekuatannya; ia pergi keluar untuk menyongsong senjata. 22(39-25) Ia menertawakan rasa takut dan tidak menjadi kecewa. Ia tidak berbalik menghadapi pedang. 23(39-26) Tabung anak panah di atasnya, tombak berkilauan, dan lembing menggeletuk. 24(39-27) Gemetar dalam amukan, ia menelan tanah; ia tidak dapat tenang saat trompet dibunyikan. 25(39-28) Saat trompet berbunyi, ia berkata, ‘Rasakan!’ Dari kejauhan, ia mencium bau peperangan, gemuruh para panglima perang, dan deru peperangan mereka. 26(39-29) Apakah oleh pengertianmu burung elang terbang, dan membentangkan sayap-sayapnya ke selatan? 27(39-30) Apakah menurut perintahmu rajawali membumbung, dan membuat sarangnya di ketinggian? 28(39-31) Ia tinggal di sumur batu dan bermalam di sana, pada tebing batu terjal, tempat pertahanannya. 29(39-32) Dari sana, ia mengintai mangsanya; matanya mengamat-amati dari kejauhan. 30(39-33) Anak-anaknya mengisap darah, dan di tempat ada yang terbunuh, di situlah ia berada.”
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya