Mengitung bulan kehamilan rusa

Ayub 39:2

Tuhan Menghajar Ayub: Hikmat di Alam Liar

“(39-5) Dapatkah kamu menghitung jumlah bulan mereka mengandung, dan tahukah kamu waktunya mereka beranak?”

Ayub 39:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 39:2?

Ayub 39:2 bertanya kepada Ayub apakah ia dapat menghitung bulan kehamilan rusa atau mengetahui waktu mereka beranak. Ini menekankan bahwa kebijaksanaan dan pengetahuan manusia sangat terbatas dibandingkan dengan pengetahuan Allah yang tak terbatas.

Latar belakang

Tuhan Menanyakan Masa Kehamilan Rusa

Tuhan melanjutkan pertanyaan-Nya mengenai rusa betina, menanyakan apakah Ayub tahu berapa lama mereka mengandung. Ini menekankan bahwa hanya Allah yang memahami detail ciptaan-Nya.

Di mana

Wilayah Uz

Lanjutan dalam badai

Kapan

~2000 SM

Zaman para bapa bangsa

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pertanyaan tentang kambing gunung
Ayub menjawab dengan rendah hati
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah yang berfirman dari dalam badai

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang sedang menderita

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מָנָה

manah · menghitung

menentukan jumlah atau waktu

יֶרַח

yerach · bulan

bulan, periode waktu

אַיָּלָה

ayyalah · rusa-rusa betina

rusa betina, hind

Kata 'manah' menunjukkan bahwa manusia tidak bisa 'menghitung' atau mengatur waktu alam; itu wewenang Allah.

Tahukah kamu

Masa kehamilan rusa misterius

Rusa betina mengandung sekitar 7-8 bulan, melahirkan di tempat tersembunyi. Ini tidak dipahami sepenuhnya pada zaman kuno.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 39:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 39:2

✕  Sering dikira

Ini pertanyaan agar Ayub menghitung bulan kehamilan rusa secara akurat.

✓  Yang sebenarnya

Ini retoris untuk menunjukkan bahwa pengetahuan semacam itu di luar kemampuan manusia.

✕  Sering dikira

Tuhan tidak peduli pada rusa.

✓  Yang sebenarnya

Ini menunjukkan perhatian Allah bahkan kepada binatang liar.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 39:2

Kita sering merasa bisa mengatur segalanya, tetapi sebenarnya ada banyak hal yang di luar kendali kita. Tugas kita adalah belajar mempercayai Allah yang mengetahui segala sesuatu, bahkan hal-hal yang tersembunyi dari pemahaman kita.

Ya Bapa, aku mengakui keterbatasanku. Berilah aku kerendahan hati untuk bersandar pada pengetahuan dan kebijaksanaan-Mu. Amin.