Burung unta mengejek kuda

Ayub 39:21

Kebesaran Allah dalam Ciptaan

“(39-24) Ia menggaruk tanah di lembah, dan bersukacita dalam kekuatannya; ia pergi keluar untuk menyongsong senjata.”

Ayub 39:21 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 39:21?

Ayub 39:21 menggambarkan kuda yang menggaruk tanah, bersukacita dalam kekuatannya, dan maju menghadapi peperangan. Ini melukiskan semangat dan keberanian yang diberikan Allah kepada kuda untuk menghadapi tantangan.

Latar belakang

Burung unta menertawakan kuda

Tuhan menggambarkan burung unta yang mengepakkan sayapnya tinggi-tinggi dan mengejek kuda serta penunggangnya. Ini menunjukkan bahwa meskipun burung unta tidak bijak, ia tetap diberi kuasa untuk lari cepat dan mengejek makhluk lain.

Di mana

Wilayah Uz

Dalam angin badai, dari tengah-tengahnya

Kapan

~2000 SM

Patriarkal

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tuhan menjelaskan burung unta kurang hikmat
Tuhan bertanya tentang kuda perang
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah semesta alam, Pencipta

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang menderita

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

רָנַן

ranan · mengepakkan

bersorak, bernyanyi, membuat suara riang

מַעַל

ma'al · tinggi-tinggi

ke atas, tempat tinggi

שָׂחַק

sachaq · menertawakan

tertawa, bermain, mengejek

Kata sachaq (tertawa) menunjukkan ejekan atau penghinaan, sementara ranan adalah sorak kegirangan. Ini menggambarkan burung unta yang 'berpikir' cepat, tetapi Tuhan mengingatkan kita bahwa ini adalah karunia-Nya.

Tahukah kamu

Kecepatan burung unta

Burung unta dapat berlari dengan kecepatan hingga 70 km/jam, lebih cepat dari kuda yang rata-rata 60 km/jam! Ini membuatnya 'menertawakan' kuda.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 39:21

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 39:21

✕  Sering dikira

Burung unta benar-benar mampu mengejek kuda dalam arti sadar.

✓  Yang sebenarnya

Bahasa puitis ini diberi untuk menekankan kepandaian alam yang khas, bukan kesadaran moral.

✕  Sering dikira

Manusia dapat 'menertawakan' kuasa Allah seperti burung unta.

✓  Yang sebenarnya

Konteksnya adalah kedaulatan Allah atas makhluk; manusia diminta untuk tunduk, bukan menantang.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 39:21

Dalam menghadapi masalah, kita bisa belajar dari kuda yang tidak takut dan justru bersemangat. Hadapilah tantangan dengan keyakinan bahwa Allah memberi kita kekuatan untuk mengatasinya.

Ya Tuhan, berikan aku keberanian seperti kuda yang maju tanpa gentar saat menghadapi peperangan hidup. Amin.