Burung unta tak peduli

Ayub 39:20

Kebesaran Allah dalam Ciptaan

(39-23) Apakah kamu yang membuatnya melompat seperti belalang? Dengusnya yang agung itu mengerikan.

Ayub 39:20 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ayub 39:20?

Ayub 39:20 bertanya apakah manusia yang membuat kuda melompat seperti belalang dan menggetarkan hati dengan dengusnya yang dahsyat. Ini menunjukkan bahwa kehebatan dan keganasan kuda adalah pemberian Allah semata.

Latar belakang

Hikmat yang ditahan dari burung unta

Tuhan menjelaskan bahwa burung unta tidak diberi hikmat dan pengertian, sehingga tidak memiliki naluri perlindungan yang baik. Ini adalah bagian dari pola pujian atas kebijaksanaan Allah yang melampaui akal manusia.

Di mana

Wilayah Uz

Dalam angin badai, dari tengah-tengahnya

Kapan

~2000 SM

Patriarkal

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tuhan menunjukkan burung unta yang lupa
Tuhan berbicara tentang kuda perang
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah semesta alam, Pencipta

A

Kepada

Ayub

Orang saleh yang menderita

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חָכְמָה

chokmah · hikmat

kebijaksanaan praktis, keahlian

חָלַק

chalaq · tidak membagikan

membagi, memberikan sebagian

בִּינָה

binah · pengertian

kemampuan untuk membedakan, insight

Ketiga kata tersebut menunjukkan bahwa hikmat dan pengertian adalah anugerah yang dibagikan Allah, bukan hak yang diminta. Manusia pun bergantung pada pembagian itu untuk berjalan dengan benar.

Tahukah kamu

Hikmat dalam Alkitab

Kata 'hikmat' muncul lebih dari 200 kali dalam Alkitab, dan di sini dikaitkan dengan naluri hewani, bukan hanya kemampuan intelektual.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ayub 39:20

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ayub 39:20

✕  Sering dikira

Burung unta jahat karena tidak punya hikmat.

✓  Yang sebenarnya

Burung unta bukan jahat, melainkan kurang hikmat yang Allah bagikan, dan itu bagian dari rancangan-Nya.

✕  Sering dikira

Orang yang kurang hikmat tidak berharga di mata Allah.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menekankan kedaulatan Allah dalam membagi hikmat, bukan penilaian atas martabat makhluk.

Renungan

Renungan Singkat Ayub 39:20

Ketika kita melihat kemampuan luar biasa orang lain, jangan iri atau menganggap itu hasil usaha sendiri. Semua adalah anugerah Allah; bersyukurlah dan dukunglah orang lain dalam menggunakan karunia mereka.

Bapa, mampukan aku untuk menghargai setiap kelebihan yang Engkau berikan kepada orang lain, dan gunakanlah karuniaku untuk kebaikan. Amin.