Pintu yang terbuka lebar
Roma 14:1-12
Jangan Menganggap Diri Lebih Baik dari Saudaramu
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Dua kubu di satu meja makan
Di jemaat Roma ada yang merasa bebas makan apa saja, ada yang hati-hati karena hati nuraninya. Paulus minta yang 'kuat' menerima yang 'lemah' tanpa menjadikannya bahan debat. Terima orangnya, bukan adu argumennya.
Di mana
Korintus (saat menulis)
Paulus mendiktekan surat untuk dikirim ke Roma
Kapan
~57 M
Akhir surat, bagian praktis
Yang berbicara
Paulus
Rasul, dulu pemburu Kristen, kini penulis surat
Kepada
Jemaat di Roma
Campuran orang Yahudi & non-Yahudi yang sering bersitegang
Arti tiap ayat
Penjelasan Roma 14:1-12 Ayat per Ayat
Roma 14:1
Paulus mengajak kita untuk menerima orang yang imannya lemah, artinya mereka yang memiliki keyakinan yang lebih sensitif atau berbeda dalam hal-hal yang tidak esensial. Kita tidak boleh menerima mereka dengan tujuan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Roma 14:2
Ada perbedaan praktik dalam hal makanan: sebagian orang percaya bahwa mereka boleh makan segala sesuatu, sementara yang lain, karena imannya yang lemah atau kepekaan hati nurani, hanya makan sayuran. Paulus tidak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Roma 14:3
Paulus menegaskan bahwa orang yang makan tidak boleh menghina orang yang tidak makan, dan sebaliknya. Alasan utamanya adalah bahwa Allah telah menerima keduanya. Menghina atau menghakimi berarti menolak apa yang Allah…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Roma 14:4
Paulus mengingatkan bahwa kita tidak berhak menghakimi hamba orang lain, karena setiap orang adalah hamba Tuhan. Berdiri atau jatuhnya seseorang dalam hal-hal yang tidak prinsipil adalah urusan Tuhan, dan Allah mampu…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Roma 14:5
Paulus membahas perbedaan dalam menghormati hari tertentu, mungkin terkait dengan hari Sabat atau hari raya Yahudi. Ada yang menganggap satu hari lebih istimewa, sementara yang lain menganggap semua hari sama. Yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Roma 14:6
Paulus menjelaskan bahwa baik mereka yang menghormati hari tertentu maupun yang tidak, semuanya melakukannya untuk Tuhan. Mereka yang makan melakukannya dengan ucapan syukur kepada Allah, dan yang tidak makan juga…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Roma 14:7
Paulus menegaskan bahwa sebagai orang percaya, kita tidak hidup untuk diri sendiri, tetapi untuk Tuhan. Baik dalam hidup maupun mati, tujuan kita adalah melayani Tuhan, bukan memuaskan keinginan sendiri.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Roma 14:8
Sebagai orang percaya, hidup dan mati kita ada dalam kendali Tuhan. Kita adalah milik-Nya, baik di dunia ini maupun di kekekalan, sehingga apa pun yang terjadi, kita tetap berada dalam pemeliharaan-Nya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Roma 14:9
Kristus mati dan bangkit untuk menjadi Tuhan atas semua orang, baik yang hidup maupun yang mati. Kematian dan kebangkitan-Nya menegaskan otoritas-Nya atas seluruh umat manusia.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Roma 14:10
Kita tidak boleh menghakimi atau merendahkan sesama saudara seiman, karena semua orang akan berdiri di hadapan takhta pengadilan Allah. Hanya Allah yang berhak menghakimi.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Roma 14:11
Berdasarkan Kitab Suci, setiap orang akan berlutut dan mengakui Allah. Ini menunjukkan bahwa semua orang akan tunduk pada otoritas Tuhan, baik sekarang maupun pada akhir zaman.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Roma 14:12
Setiap orang akan memberikan pertanggungjawaban pribadi kepada Allah atas hidupnya. Ini berarti kita masing-masing bertanggung jawab atas tindakan dan keputusan kita sendiri.
Arti lengkap, studi kata & renungan →