Pintu yang terbuka lebar

Roma 14:1

Jangan saling menghakimi soal makanan

Terimalah orang yang lemah imannya, tetapi bukan untuk berdebat pendapat.

Roma 14:1 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Roma 14:1?

Paulus mengajak kita untuk menerima orang yang imannya lemah, artinya mereka yang memiliki keyakinan yang lebih sensitif atau berbeda dalam hal-hal yang tidak esensial. Kita tidak boleh menerima mereka dengan tujuan untuk berdebat atau memenangkan argumen, melainkan dengan kasih dan penghargaan. Ini menekankan pentingnya persatuan dan saling menghormati dalam perbedaan.

Latar belakang

Dua kubu di satu meja makan

Di jemaat Roma ada yang merasa bebas makan apa saja, ada yang hati-hati karena hati nuraninya. Paulus minta yang 'kuat' menerima yang 'lemah' tanpa menjadikannya bahan debat. Terima orangnya, bukan adu argumennya.

Di mana

Korintus (saat menulis)

Paulus mendiktekan surat untuk dikirim ke Roma

Kapan

~57 M

Akhir surat, bagian praktis

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Soal hidup baru
Soal hari & makanan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul, dulu pemburu Kristen, kini penulis surat

J

Kepada

Jemaat di Roma

Campuran orang Yahudi & non-Yahudi yang sering bersitegang

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

προσλαμβάνεσθε

proslambanesthe · welcome

menyambut hangat ke dalam lingkaranmu

ἀσθενοῦντα

asthenounta · weak

yang masih ragu, belum kokoh

διαλογισμῶν

dialogismōn · opinions

perdebatan, pertimbangan dalam pikiran

Sambutlah orangnya dengan tulus, jangan jadikan keraguan imannya bahan adu mulut.

Tahukah kamu

Bukan soal teologi besar

Pertengkaran di sini bukan soal keselamatan, melainkan soal menu makan dan kalender. Hal sehari-hari yang ternyata bisa memecah belah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Roma 14:1

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Roma 14:1

✕  Sering dikira

"Yang lemah iman harus diluruskan dulu sebelum diterima."

✓  Yang sebenarnya

Paulus justru minta diterima dulu, bukan diperdebatkan.

✕  Sering dikira

"Ini soal ajaran sesat."

✓  Yang sebenarnya

Ini soal selera dan hati nurani, bukan inti iman.

Renungan

Renungan Singkat Roma 14:1

Dalam pergaulan sehari-hari, kita sering bertemu dengan orang yang punya keyakinan atau praktik berbeda. Alih-alih berdebat, cobalah menerima mereka apa adanya. Ingat, tujuan kita adalah membangun hubungan, bukan memenangkan perdebatan.

Tuhan, ajari aku untuk menerima saudara-saudariku yang berbeda iman denganku dengan kasih, tanpa perlu berdebat. Amin.