Kebiasaan Paskah: bebaskan satu tahanan
Matius 27:15-26
Pilatus Gagal Membebaskan Yesus
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Tradisi amnesti Paskah yang penuh risiko
Pembebasan tahanan saat Paskah adalah cara pemerintah Romawi meredam ketegangan dengan rakyat Yahudi di masa hari raya sensitif. Pilatus melihat ini sebagai peluang untuk menyelesaikan masalah Yesus tanpa konflik terbuka — ia akan biarkan massa yang memutuskan.
Di mana
Praetorium, Yerusalem
Halaman luar istana gubernur tempat kerumunan berkumpul
Kapan
~30 M
Sengsara — hari Paskah Yahudi
Yang berbicara
Matius (narator)
Murid Yesus, mantan pemungut cukai
Kepada
Pembaca Injil Matius
Komunitas Yahudi-Kristen abad pertama
Arti tiap ayat
Penjelasan Matius 27:15-26 Ayat per Ayat
Matius 27:15
Ini menjelaskan tradisi Pilatus untuk membebaskan satu tahanan pada setiap hari raya Paskah. Kebiasaan ini menjadi penting karena memberi pilihan kepada orang banyak: Barabas atau Yesus.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 27:16
Barabas adalah seorang tahanan terkenal (mungkin karena pemberontakan atau pembunuhan). Kehadirannya menjadi kontras dengan Yesus yang tidak bersalah. Orang banyak akan memilih antara penjahat dan Kristus.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 27:17
Pilatus memberi kesempatan kepada orang banyak untuk memilih antara Barabas dan Yesus yang disebut Kristus. Ini menunjukkan Pilatus ingin membebaskan Yesus, tetapi ia berkompromi dengan tekanan massa.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 27:18
Pilatus mengetahui motif sebenarnya di balik penangkapan Yesus: para pemuka agama menyerahkan-Nya karena iri hati. Mereka iri terhadap pengaruh dan popularitas Yesus di mata orang banyak.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 27:19
Pilatus menerima peringatan dari istrinya melalui mimpi agar tidak menyentuh Yesus yang dianggapnya orang benar. Ini menunjukkan bahwa bahkan orang di luar murid Yesus pun bisa mendapat petunjuk dari Tuhan, meskipun…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 27:20
Para pemuka agama menghasut orang banyak untuk memilih Barabas, seorang pemberontak, daripada Yesus. Ini menunjukkan betapa kuatnya pengaruh mereka dan betapa mudahnya massa dimanipulasi untuk tujuan jahat.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 27:21
Pilatus memberikan pilihan kepada orang banyak, dan mereka dengan tegas meminta Barabas dibebaskan. Ini menunjukkan bahwa Yesus ditolak oleh orang-orang yang seharusnya menerima-Nya, dan keadilan pun dikalahkan oleh…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 27:22
Pilatus menanyakan apa yang harus dilakukan terhadap Yesus, dan orang banyak menjawab dengan teriakan 'Salibkan Dia!' Ini menunjukkan bahwa mereka menolak Yesus sebagai Raja dan menginginkan hukuman mati bagi-Nya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 27:23
Pilatus mencari alasan untuk membebaskan Yesus karena tidak menemukan kesalahan pada-Nya, tetapi orang banyak semakin berteriak meminta penyaliban. Ini menunjukkan ketidakadilan yang dialami Yesus dan kefanaan hati…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 27:24
Pilatus mencuci tangannya di depan orang banyak sebagai simbol bahwa ia melepaskan tanggung jawab atas kematian Yesus, meskipun sebenarnya ia tetap yang memutuskan hukuman. Ini menunjukkan bahwa ia tidak mau mengambil…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 27:25
Ayat ini menunjukkan tanggung jawab kolektif orang banyak yang dengan sadar memilih Yesus untuk disalibkan dan menerima konsekuensinya. Ini menggambarkan bagaimana tekanan sosial dan hasutan dapat membuat orang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Matius 27:26
Pilatus membebaskan Barabas, seorang pemberontak, dan menyerahkan Yesus untuk dicambuk dan disalibkan. Ini menunjukkan ketidakadilan yang dialami Yesus, namun juga menggenapi rencana Allah untuk penebusan manusia.
Arti lengkap, studi kata & renungan →