Istri Pilatus memperingatkan suaminya dari mimpi
Matius 27:19
Hari Paling Gelap dalam Sejarah
“Ketika Pilatus sedang duduk di kursi pengadilan, istrinya mengirim pesan kepadanya, “Jangan lakukan apa pun terhadap Orang benar itu. Sebab, aku telah menderita banyak hal hari ini dalam mimpi karena Dia.””Matius 27:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ketika Pilatus sedang duduk di kursi pengadilan, isterinya mengirim pesan kepadanya: "Jangan engkau mencampuri perkara orang benar itu, sebab karena Dia aku sangat menderita dalam mimpi tadi malam."”Matius 27:19 · TB
Terjemahan Baru
“Pada waktu Pilatus sedang duduk di balai pengadilan, istrinya mengirim pesan ini kepadanya, "Janganlah engkau mencampuri perkara orang yang tidak bersalah itu, sebab oleh karena Dia, saya mendapat mimpi yang ngeri hari ini."”Matius 27:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika Pilatus sedang duduk di kursi pengadilan, istrinya mengirim pesan kepadanya. “Janganlah kamu apa-apakan orang yang tidak bersalah itu, yang sedang kamu adili! Karena tadi malam aku bermimpi tentang dia, dan hal itu sangat menghantuiku.””Matius 27:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“When he was set down on the judgment seat, his wife sent unto him, saying, Have thou nothing to do with that just man: for I have suffered many things this day in a dream because of him.”Matius 27:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Matius 27:19?
Pilatus menerima peringatan dari istrinya melalui mimpi agar tidak menyentuh Yesus yang dianggapnya orang benar. Ini menunjukkan bahwa bahkan orang di luar murid Yesus pun bisa mendapat petunjuk dari Tuhan, meskipun Pilatus tetap harus membuat keputusan sendiri.
Latar belakang
Pesan dari dalam yang datang di waktu yang salah
Di tengah-tengah sidang formal, Pilatus menerima pesan dari istrinya yang mengalami mimpi tentang Yesus. Ini adalah satu-satunya tempat dalam Injil di mana istri seorang pejabat Romawi berbicara. Pesan itu datang sangat awal dalam persidangan pagi itu — menunjukkan istrinya sudah mimpi malam sebelumnya.
Di mana
Praetorium, Yerusalem
Pesan dikirim dari ruang dalam istana ke kursi pengadilan luar
Kapan
~30 M
Sengsara — saat sidang berlangsung
Yang berbicara
Istri Pilatus
Claudia Procula, istri prefek Romawi (nama dari tradisi)
Kepada
Pilatus
Sedang duduk di kursi pengadilan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
βήματος
bēmatos · judgment seat
bema — podium resmi hakim, kursi keputusan hukum
ἔπαθον
epathnon · suffered
menderita, mengalami sesuatu yang menyedihkan
δικαίῳ
dikaiō · just
benar, adil, tidak bersalah secara hukum maupun moral
Kata dikaiō ('orang yang benar') dipakai oleh seorang perempuan kafir untuk menggambarkan Yesus — sementara para pemimpin agama Yahudi menginginkan kematian-Nya. Ironi yang disengaja.
Tahukah kamu
Mimpi sebagai peringatan ilahi dalam budaya Romawi
Orang Romawi sangat menghormati mimpi peringatan, terutama dari anggota keluarga. Istri Pilatus yang bernama Claudia Procula dalam tradisi kemudian dihormati sebagai orang suci dalam Gereja Ortodoks Ethiopia.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Matius 27:19
Matius 1:20
Mimpi sebagai saluran peringatan ilahi dalam Injil Matius
“Malaikat Tuhan tampak kepadanya dalam mimpi dan berkata...”
Matius 2:12
Pola mimpi peringatan yang berulang di Matius
“Mereka diperingatkan dalam mimpi agar jangan kembali kepada Herodes.”
Lukas 23:47
Orang non-Yahudi lain yang mengakui kebenaran Yesus
“Kepala pasukan itu memuliakan Allah, katanya: Sungguh, orang ini adalah orang yang benar!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Matius 27:19
✕ Sering dikira
'Mimpi istri Pilatus adalah kebetulan biasa'
✓ Yang sebenarnya
Dalam konteks Injil Matius yang penuh mimpi ilahi sejak pasal 1, ini adalah pola yang disengaja — Allah berbicara lewat orang yang tidak terduga.
✕ Sering dikira
'Istri Pilatus adalah orang percaya'
✓ Yang sebenarnya
Tidak ada bukti itu — ia bertindak dari perspektif Romawi yang menghormati mimpi sebagai peringatan, bukan dari iman Yahudi atau Kristen.
Renungan
Renungan Singkat Matius 27:19
Terkadang Tuhan mengingatkan kita melalui cara yang tidak biasa, seperti mimpi, nasihat orang, atau situasi. Jangan abaikan peringatan-peringatan itu, tetapi bawalah dalam doa dan pertimbangkan dengan bijak sebelum bertindak.
Tuhan, bukalah mata dan hatiku untuk peka terhadap peringatan-Mu dalam hidupku sehari-hari, supaya aku tidak bertindak gegabah. Amin.