Juru minuman teringat akan Yusuf

Kejadian 41:9-37

Yusuf Menafsirkan Mimpi Firaun

9Kemudian, kepala juru minuman berkata kepada Firaun, katanya, “Pada hari ini, aku teringat akan kesalahanku. 10Firaun pernah murka kepada hamba-hambanya dan memasukkanku ke penjara, di rumah kepala para pengawal, yaitu aku dan kepala juru roti. 11Pada satu malam, kami bermimpi suatu mimpi, yaitu dia dan aku, masing-masing bermimpi menurut arti mimpinya tersendiri. 12Di sana, ada seorang pemuda, orang Ibrani, hamba dari kepala para pengawal. Kemudian, kami menceritakannya kepadanya dan dia menafsirkan bagi kami mimpi kami itu. 13Seperti yang ditafsirkannya bagi kami, yaitu dia mengembalikanku pada kedudukanku, sedangkan juru roti itu digantung.” 14Kemudian, Firaun menyuruh orang memanggil Yusuf dan dengan cepat mereka membawanya keluar dari lubang itu. Dia bercukur dan mengganti pakaiannya, lalu menghadap Firaun. 15Firaun berkata kepada Yusuf, “Aku bermimpi sebuah mimpi dan tidak ada yang mampu menafsirkannya. Namun, aku telah mendengar tentangmu, bahwa kamu dapat mendengar sebuah mimpi untuk menafsirkannya.” 16Yusuf menjawab Firaun, katanya, “Bukan aku! Allah yang akan memberikan kepada Firaun suatu jawaban yang mendamaikan.” 17Lalu, Firaun berkata kepada Yusuf, “Dalam mimpiku, aku tampak sedang berdiri di tepi sungai. 18Lihatlah, dari sungai itu muncul tujuh sapi betina yang tambun tubuhnya dan kelihatan bagus. Mereka merumput di rumput-rumput rawa. 19Kemudian, tampak tujuh ekor sapi betina lainnya yang muncul setelah mereka, yang kelihatan buruk dan kurus. Aku belum pernah melihat yang seburuk itu di seluruh tanah Mesir. 20Sapi-sapi yang kurus dan buruk memakan ketujuh sapi yang tambun sebelumnya. 21Ketika masuk ke dalam perutnya, tidak dapat diketahui bahwa mereka telah memakannya karena mereka tetap kelihatan buruk seperti semula. Kemudian, aku pun terbangun. 22Aku melihat dalam mimpiku, tampak tujuh bulir gandum yang bernas dan baik, muncul dari satu tangkai. 23Lalu, tampak tujuh bulir gandum yang layu, tipis, dan rusak karena angin timur, yang muncul setelahnya. 24Bulir-bulir gandum yang tipis itu menelan ketujuh bulir gandum yang baik. Aku telah menceritakan semua ini kepada para ahli sihir itu, tetapi tidak satu pun yang mampu menjelaskannya kepadaku.” 25Kemudian, Yusuf berkata kepada Firaun, “Mimpi Firaun adalah satu. Apa yang hendak Allah lakukan telah Dia nyatakan kepada Firaun. 26Tujuh ekor sapi betina yang bagus adalah tujuh tahun dan tujuh bulir gandum yang bagus adalah tujuh tahun, mimpi tersebut satu adanya. 27Lalu, tujuh ekor sapi betina yang kurus dan kelihatan buruk, yang muncul sesudahnya, adalah tujuh tahun. Tujuh bulir gandum yang tipis dan rusak oleh angin timur itu akan menjadi tujuh tahun kelaparan. 28Inilah hal yang aku katakan kepada Firaun, yaitu apa yang hendak Allah lakukan telah Dia nyatakan kepada Firaun. 29Sesungguhnya, akan datang tujuh tahun masa kelimpahan besar di seluruh tanah Mesir. 30Setelah itu, akan datang tujuh tahun kelaparan sehingga segala kelimpahan sebelumnya di tanah Mesir akan terlupakan. Kelaparan itu akan menghabisi tanah ini. 31Bahkan, kelimpahan itu tidak akan diingat lagi di tanah itu karena kelaparan sesudahnya, sebab hal itu akan terlalu berat. 32Karena mimpi itu diulang sampai dua kali bagi Firaun, berarti hal tersebut telah ditetapkan oleh Allah dan Allah akan melaksanakannya secepatnya. 33Sebab itu, sebaiknya Firaun mencari seseorang yang pandai dan bijaksana, lalu mengangkatnya atas seluruh tanah Mesir. 34Lalu, hendaklah Firaun menunjuk para pengawas atas tanah ini dan mengambil seperlima bagian dari hasil tanah Mesir selama tujuh tahun kelimpahan itu. 35Biarlah mereka mengumpulkan segala makanan dalam tahun-tahun yang baik, yang akan datang ini, dan menimbun gandum di bawah tangan Firaun. Biarlah mereka menyimpan makanan di kota-kotanya. 36Makanan itu akan menjadi persediaan untuk tanah ini, selama tujuh tahun kelaparan yang akan terjadi di tanah Mesir supaya tanah ini tidak dibinasakan oleh kelaparan itu.” 37Usul tersebut baik di mata Firaun dan di mata seluruh hambanya.

Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya

Latar belakang

Memori yang terlambat dua tahun

Saat semua ahli gagal, kepala juru minuman tiba-tiba teringat Yusuf yang dua tahun lalu menafsirkan mimpinya di penjara. Dia mengakui 'kesalahannya' — kata yang dipakai adalah 'het', yang bisa berarti dosa atau kelalaian moral.

Di mana

Mesir (istana Firaun)

Ruang sidang kerajaan · momen yang menentukan

Kapan

~1886 SM

Yusuf di Mesir

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ahli sihir gagal menafsirkan
Kisah penjara diceritakan kembali
Kamu di sini
K

Yang berbicara

Kepala juru minuman

Pejabat istana Firaun yang pernah dipenjara

F

Kepada

Firaun

Raja Mesir yang sedang bingung

Arti tiap ayat

Penjelasan Kejadian 41:9-37 Ayat per Ayat

Kejadian 41:9

Kepala juru minuman teringat akan Yusuf yang pernah menafsirkan mimpinya dengan tepat. Ini menunjukkan bahwa Allah memakai peristiwa masa lalu untuk menggenapi rencana-Nya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:10

Kepala juru minuman mengakui kesalahannya dan menceritakan bagaimana ia dipenjara karena murka Firaun. Ini menunjukkan bahwa kejujuran dan kerendahan hati penting dalam mengakui kesalahan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:11

Dalam penjara, juru minuman dan juru roti bermimpi pada malam yang sama, masing-masing dengan arti yang berbeda. Ini menunjukkan bahwa Allah berbicara melalui mimpi kepada orang-orang yang berbeda.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:12

Di penjara, Yusuf, seorang pemuda Ibrani, menafsirkan mimpi mereka dengan tepat. Ini menunjukkan bahwa Allah memberikan hikmat kepada Yusuf untuk menolong orang lain walaupun ia sendiri dalam kesulitan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:13

Kepala juru minuman mengakui bahwa Yusuf menafsirkan mimpinya dengan tepat: ia sendiri dipulihkan ke jabatannya, sementara kepala juru roti dihukum gantung. Ini menunjukkan bahwa perkataan Yusuf benar dan menjadi dasar…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:14

Firaun memanggil Yusuf, dan Yusuf segera dibawa keluar dari penjara. Dia bercukur dan berganti pakaian untuk menghadap raja. Ini menunjukkan bahwa Tuhan membuka jalan bagi Yusuf untuk berdiri di hadapan penguasa Mesir.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:15

Firaun menjelaskan bahwa ia bermimpi dan tidak ada yang bisa menafsirkannya, tetapi ia mendengar bahwa Yusuf memiliki kemampuan untuk menafsirkan mimpi. Firaun berharap Yusuf dapat membantunya memahami mimpinya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:16

Yusuf menjawab bahwa bukan dirinya yang mampu menafsirkan mimpi, melainkan Allah yang akan memberikan jawaban untuk mendamaikan hati Firaun. Yusuf memuliakan Allah di hadapan raja.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:17

Firaun mulai menceritakan mimpinya kepada Yusuf: ia berdiri di tepi sungai Nil dan melihat tujuh sapi gemuk keluar dari sungai. Ini adalah awal dari mimpi yang akan dijelaskan Yusuf sebagai tujuh tahun kelimpahan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:18

Firaun melanjutkan mimpi: tujuh sapi lain yang kurus dan buruk muncul dari sungai dan berdiri di samping sapi-sapi gemuk itu. Ini melambangkan tujuh tahun kelaparan yang akan datang setelah masa kelimpahan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:19

Dalam mimpi Firaun, tujuh sapi kurus yang muncul setelah tujuh sapi gemuk melambangkan tujuh tahun kelaparan yang akan terjadi setelah tujuh tahun kelimpahan. Sapi-sapi kurus ini sangat buruk, menunjukkan betapa…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:20

Dalam mimpi itu, sapi-sapi kurus memakan sapi-sapi gemuk, tetapi tetap terlihat kurus. Ini menunjukkan bahwa masa kelaparan akan sangat parah, bahkan melenyapkan semua kelimpahan sebelumnya tanpa meninggalkan bekas.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:21

Sapi-sapi kurus yang memakan sapi gemuk tidak menunjukkan perubahan, tetap kurus dan buruk. Ini menekankan bahwa kelaparan yang akan datang begitu hebat sehingga semua kelimpahan sebelumnya tidak cukup untuk…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:22

Dalam mimpi kedua, Firaun melihat tujuh bulir gandum yang bernas dan baik muncul dari satu tangkai. Ini melambangkan tujuh tahun kelimpahan yang akan datang, mirip dengan sapi gemuk dalam mimpi pertama.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:23

Tujuh bulir gandum kurus dan rusak karena angin timur muncul setelah tujuh bulir yang baik. Ini melambangkan tujuh tahun kelaparan yang akan menyusul masa kelimpahan, merusak apa yang telah dinikmati.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:24

Bulir gandum kurus menelan bulir gandum baik, dan para ahli tidak dapat menjelaskan mimpi itu. Ini menunjukkan bahwa hanya Allah yang dapat memberikan penafsiran, dan manusia tidak mampu memahami tanpa wahyu dari-Nya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:25

Yusuf menjelaskan bahwa mimpi Firaun adalah satu pesan dari Allah: Allah telah menunjukkan apa yang akan Dia lakukan. Ini menegaskan bahwa mimpi itu bukan sekadar bunga tidur, melainkan wahyu ilahi tentang rencana…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:26

Tujuh sapi gemuk dan tujuh bulir gandum baik melambangkan tujuh tahun kelimpahan yang akan datang. Keduanya memiliki arti yang sama, menegaskan bahwa mimpi itu satu pesan yang pasti akan terjadi.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:27

Tujuh sapi kurus dan bulir gandum kering melambangkan tujuh tahun kelaparan yang akan menyusul. Ini adalah peringatan bahwa setelah kelimpahan akan ada kekurangan, dan itu akan sangat berat.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:28

Yusuf mengulangi bahwa apa yang akan Allah lakukan telah dinyatakan kepada Firaun. Ini menegaskan bahwa mimpi itu adalah kepastian ilahi, bukan sekadar ramalan. Allah mengendalikan masa depan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:29

Yusuf menubuatkan tujuh tahun kelimpahan besar di seluruh Mesir. Ini adalah kabar baik, tetapi juga merupakan persiapan untuk masa sulit yang akan datang.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:30

Setelah kelimpahan, akan datang tujuh tahun kelaparan yang sangat hebat hingga melupakan kelimpahan sebelumnya. Kelaparan ini akan menghabiskan tanah Mesir, menunjukkan betapa dahsyatnya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:31

Yusuf menjelaskan bahwa kelimpahan yang terjadi sebelumnya akan dilupakan karena kelaparan yang sangat parah. Ini mengajarkan bahwa masa sulit bisa membuat kita melupakan berkat-berkat sebelumnya, tetapi Allah tetap…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:32

Mimpi Firaun yang diulang dua kali menunjukkan bahwa Allah telah menetapkan rencana-Nya dan akan segera melaksanakannya. Yusuf menegaskan bahwa tidak ada yang bisa menghalangi kehendak Allah.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:33

Yusuf menyarankan Firaun untuk mencari orang yang pandai dan bijaksana untuk memimpin Mesir. Ini menunjukkan pentingnya memiliki pemimpin yang cakap dan kemampuan untuk mengenali orang yang tepat.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:34

Yusuf mengusulkan agar Firaun menunjuk pengawas dan mengambil seperlima dari hasil tanah selama tujuh tahun kelimpahan sebagai persediaan. Ini menunjukkan pentingnya perencanaan dan pengelolaan sumber daya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:35

Yusuf menginstruksikan untuk mengumpulkan makanan selama tahun baik dan menyimpannya di kota-kota, di bawah kekuasaan Firaun. Ini adalah contoh manajemen krisis yang efektif dan ketaatan pada rencana.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:36

Persediaan yang dikumpulkan akan menjadi cadangan selama tujuh tahun kelaparan, sehingga Mesir tidak binasa. Ini menunjukkan bahwa perencanaan yang baik dapat menyelamatkan banyak orang.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Kejadian 41:37

Usul Yusuf untuk menyimpan gandum selama tujuh tahun kelimpahan diterima dengan baik oleh Firaun dan para pegawainya. Ini menunjukkan bahwa kebijaksanaan yang diberikan Allah kepada Yusuf diakui dan dihargai oleh…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Kejadian 41 selengkapnya