Yusuf orang Ibrani menafsirkan mimpi
Kejadian 41:12
Mimpi Firaun dan Naiknya Yusuf
“Di sana, ada seorang pemuda, orang Ibrani, hamba dari kepala para pengawal. Kemudian, kami menceritakannya kepadanya dan dia menafsirkan bagi kami mimpi kami itu.”Kejadian 41:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bersama-sama dengan kami ada di sana seorang muda Ibrani, hamba kepala pengawal istana itu; kami menceritakan mimpi kami kepadanya, lalu diartikannya kepada kami mimpi kami masing-masing.”Kejadian 41:12 · TB
Terjemahan Baru
“Seorang pemuda Ibrani ada di sana dengan kami. Dia pelayan kepala pengawal istana itu. Kami menceritakan mimpi kami kepadanya, lalu diterangkannya arti mimpi itu.”Kejadian 41:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Di sana ada seorang pemuda Ibrani yang menjadi budak komandan pengawal raja. Kami menceritakan mimpi-mimpi itu kepadanya, dan dia menjelaskan artinya kepada kami.”Kejadian 41:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And there was there with us a young man, an Hebrew, servant to the captain of the guard; and we told him, and he interpreted to us our dreams; to each man according to his dream he did interpret.”Kejadian 41:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kejadian 41:12?
Di penjara, Yusuf, seorang pemuda Ibrani, menafsirkan mimpi mereka dengan tepat. Ini menunjukkan bahwa Allah memberikan hikmat kepada Yusuf untuk menolong orang lain walaupun ia sendiri dalam kesulitan.
Latar belakang
Memperkenalkan Yusuf kepada Firaun
Juru minuman mendeskripsikan Yusuf sebagai 'pemuda orang Ibrani, hamba kepala pengawal'. Tiga identitas yang merendahkan: muda, orang asing, dan budak. Tapi justru dialah yang berhasil menafsirkan apa yang gagal dilakukan semua ahli Mesir.
Di mana
Mesir (istana Firaun)
Ruang sidang kerajaan · memperkenalkan Yusuf
Kapan
~1886 SM
Yusuf di Mesir
Yang berbicara
Kepala juru minuman
Pejabat istana Firaun yang pernah dipenjara
Kepada
Firaun
Raja Mesir yang sedang bingung
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
נַעַר
na'ar · pemuda
Anak muda, pembantu; bisa merujuk usia muda atau status rendah sebagai pelayan.
עִבְרִי
'Ivri · Ibrani
Orang Ibrani; identitas etnis yang dalam konteks Mesir sering bermakna orang luar atau orang asing yang statusnya lebih rendah.
עֶבֶד
'eved · hamba
Budak, hamba; status sosial paling bawah — tapi justru orang dengan status ini yang diberi hikmat Allah.
Tiga kata merendahkan — pemuda, Ibrani, hamba — menjadi ironi besar: orang yang paling tidak diperhitungkan justru yang paling berhikmat. Allah sering memilih yang dipandang lemah untuk memalukan yang kuat.
Tahukah kamu
Orang Ibrani dipandang rendah di Mesir
Kata 'Ibrani' (Ivri) dalam konteks Mesir sering dipakai secara merendahkan — merujuk pada orang dari luar, gelandangan, atau budak. Di Kejadian 43:32, disebutkan orang Mesir tidak mau makan semeja dengan orang Ibrani.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kejadian 41:12
1 Korintus 1:27
Allah pilih yang dianggap lemah
“Tetapi Allah memilih hal-hal yang bodoh di dunia untuk mempermalukan yang bijaksana, dan Allah memilih hal-hal yang lemah di dunia untuk mempermalukan yang kuat.”
1 Samuel 16:7
Allah tidak menilai dari penampilan
“Manusia melihat apa yang di depan matanya, tetapi TUHAN melihat hati.”
Mazmur 113:7-8
Allah angkat yang rendah
“Dia mengangkat orang miskin dari debu dan mengangkat orang yang membutuhkan dari tumpukan abu, untuk mendudukkan mereka bersama para pangeran.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kejadian 41:12
✕ Sering dikira
"Yusuf dipuji sebagai orang hebat"
✓ Yang sebenarnya
Juru minuman justru mendeskripsikan Yusuf dengan tiga label yang merendahkan — tapi itu yang membuat kontrasnya semakin dramatis.
✕ Sering dikira
"Orang Ibrani selalu diperlakukan baik di Mesir"
✓ Yang sebenarnya
Orang Ibrani dipandang rendah di Mesir — yang membuat naiknya Yusuf ke posisi tertinggi semakin luar biasa.
Renungan
Renungan Singkat Kejadian 41:12
Kita bisa menjadi saluran berkat bagi orang lain bahkan di tengah masalah kita sendiri. Jangan menahan kebaikan karena keadaan kita sulit.
Ya Allah, pakailah aku untuk menolong orang lain, meskipun aku juga sedang berjuang. Amin.