Saul menjebak Daud dengan Merab
1 Samuel 18:17-30
Saul Menginginkan Putrinya Kawin dengan Daud
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Tawaran yang menjebak
Saul menawarkan putrinya, Merab, kepada Daud sebagai istri, tetapi dengan syarat Daud berperang melawan Filistin. Saul berharap Daud mati di medan perang.
Di mana
Gibea (istana Saul)
Di istana, setelah Daud pulang dari medan perang
Kapan
~1010 SM
Zaman Saul dan Daud muda
Yang berbicara
Saul
Raja Israel pertama, ~50 tahun
Kepada
Daud
Pahlawan muda, ~20 tahun
Arti tiap ayat
Penjelasan 1 Samuel 18:17-30 Ayat per Ayat
1 Samuel 18:17
Saul menjanjikan anaknya, Merab, untuk menjadi istri Daud, tetapi dengan maksud tersembunyi agar Daud berperang melawan orang Filistin dan mati. Ini menunjukkan tipu muslihat Saul yang jahat, karena dia tidak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 18:18
Daud merendahkan diri dan merasa tidak layak menjadi menantu raja, karena dia berasal dari keluarga yang sederhana dan miskin. Ini menunjukkan kerendahan hati Daud, meskipun dia sudah menjadi pahlawan perang.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 18:19
Janji Saul untuk memberikan putrinya, Merab, kepada Daud tidak ditepati. Merab malah diberikan kepada Adriel dari Mehola. Ini menunjukkan bahwa Saul tidak dapat dipercaya dan memiliki niat buruk terhadap Daud.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 18:20
Mikhal, putri Saul yang lain, jatuh cinta kepada Daud. Saul mengetahui hal ini dan menyetujuinya, namun dengan motif tersembunyi, yaitu untuk menjadikan Mikhal sebagai jerat bagi Daud.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 18:21
Saul berencana memberikan Mikhal kepada Daud, berharap bahwa Daud akan mati di tangan orang Filistin. Saul berkata kepada Daud, 'Pada hari ini, kamu menjadi menantuku,' tetapi sebenarnya Saul ingin mencelakakan Daud.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 18:22
Saul memerintahkan pegawainya untuk secara diam-diam membujuk Daud agar menjadi menantunya, karena Saul ingin memanfaatkan situasi untuk menjebak Daud melalui orang Filistin.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 18:23
Daud merendahkan diri, menganggap dirinya terlalu miskin dan rendah untuk menjadi menantu raja. Ini menunjukkan kerendahan hati Daud, meskipun ia telah menjadi pahlawan perang.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 18:24
Para pegawai Saul menyampaikan jawaban Daud yang rendah hati kepada Saul. Ini menunjukkan bahwa Daud tidak dengan mudah menerima tawaran menjadi menantu raja, karena ia merasa tidak layak.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 18:25
Saul meminta seratus kulit khitan orang Filistin sebagai mas kawin, berharap Daud akan tewas dalam usahanya. Ini adalah jebakan untuk membunuh Daud tanpa melanggar aturan perang.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 18:26
Daud menerima tantangan Saul dengan senang hati karena ingin menjadi menantu raja, meskipun tahu risikonya. Ini menunjukkan keberanian dan kepercayaannya pada Tuhan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 18:27
Daud berhasil mengalahkan dua ratus orang Filistin dan membawa kulit khitan mereka, dua kali lipat dari yang diminta. Dengan demikian, Saul tidak punya alasan untuk menolak memberi Mikhal kepada Daud.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 18:28
Saul semakin menyadari bahwa Tuhan menyertai Daud, dan Mikhal, putrinya, mencintai Daud. Ini membuat Saul semakin takut dan iri, karena ia tahu Daud diberkati Tuhan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 18:29
Saul menjadi semakin takut dan memusuhi Daud sepanjang hidupnya. Ketakutan dan iri hatinya berubah menjadi kebencian yang tak henti-hentinya, meskipun Daud tidak bersalah.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
1 Samuel 18:30
Setiap kali Daud pergi berperang, ia lebih berhasil daripada semua pegawai Saul, sehingga namanya sangat terkenal. Ini menunjukkan Tuhan terus menyertai dan memberkati Daud.
Arti lengkap, studi kata & renungan →