Daud menyetujui tantangan

1 Samuel 18:26

Cinta dan Kecemburuan di Istana Saul

Ketika para pegawainya menyampaikan perkataan itu kepada Daud, hal itu menyenangkan hati Daud untuk menjadi menantu raja. Sebelum genap waktunya,

1 Samuel 18:26 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 18:26?

Daud menerima tantangan Saul dengan senang hati karena ingin menjadi menantu raja, meskipun tahu risikonya. Ini menunjukkan keberanian dan kepercayaannya pada Tuhan.

Latar belakang

Daud menerima tantangan

Ketika pegawai Saul menyampaikan syarat itu, Daud justru senang karena bisa menjadi menantu raja. Dia segera bersiap memenuhi permintaan itu sebelum waktu yang ditentukan.

Di mana

Gibea

Di perkemahan atau tempat tinggal Daud

Kapan

~1010 SM

Masa kerajaan bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Saul menetapkan syarat
Daud membunuh 200 Filistin
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Narator

Penulis kitab Samuel, mungkin seorang nabi

P

Kepada

Pembaca

Orang Israel yang mendengar kisah ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָשַׁר

yashar · menyenangkan

lurus, benar, atau menyenangkan

עַיִן

ayin · hati

mata atau pandangan

חָתָן

chatan · menantu

menantu laki-laki, pengantin pria

Kata 'yashar' menunjukkan bahwa Daud melihat tawaran itu sebagai hal yang benar dan baik, bukan sebagai jebakan maut, menunjukkan kepercayaannya pada Tuhan.

Tahukah kamu

Menantu raja adalah posisi bergengsi

Menjadi menantu raja memberikan status dan keamanan politik yang besar, sehingga Daud melihatnya sebagai kesempatan emas.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 18:26

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 18:26

✕  Sering dikira

Daud sombong menerima tantangan itu

✓  Yang sebenarnya

Daud mungkin melihatnya sebagai peluang yang diberikan Tuhan

✕  Sering dikira

Daud tidak menyadari bahayanya

✓  Yang sebenarnya

Daud menyadari risikonya, tetapi percaya Tuhan akan menyertainya

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 18:26

Ketika menghadapi tantangan yang sulit, ingatlah bahwa Tuhan menyertai kita ketika kita melangkah dalam iman. Jangan mundur karena takut, tetapi percayalah bahwa Tuhan akan memberi kekuatan.

Tuhan, tumbuhkan keberanian dalam diriku untuk menghadapi tantangan hidup dengan iman, percaya bahwa Engkau selalu menyertaiku. Amin.