Gerbang kandang domba di malam hari
Yohanes 10:1-21
Yesus Gembala yang Baik
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Perumpamaan kandang domba
Setelah orang Farisi mengusir orang yang disembuhkan-Nya, Yesus langsung memakai gambaran yang mereka pahami: kandang domba. Di desa-desa Palestina abad pertama, kandang domba adalah bangunan sederhana dengan satu pintu yang dijaga. Siapa yang tidak masuk lewat pintu, jelas punya niat jahat. Yesus sedang menyindir para pemimpin yang mengklaim memimpin Israel tapi justru menyakiti kawanan.
Di mana
Yerusalem
Kemungkinan di sekitar Bait Allah atau jalan dekatnya, musim gugur ~29 M
Kapan
~29-30 M
Pelayanan Yesus di Yerusalem — konflik dengan pemimpin agama memuncak
Yang berbicara
Yesus
Mengajar orang Farisi setelah menyembuhkan orang buta
Kepada
Orang Farisi dan kerumunan di Yerusalem
Mereka baru saja mengusir orang buta yang disembuhkan
Arti tiap ayat
Penjelasan Yohanes 10:1-21 Ayat per Ayat
Yohanes 10:1
Yesus memulai perumpamaan tentang gembala dan domba dengan mengingatkan bahwa mereka yang masuk ke kandang domba tanpa melalui pintu adalah pencuri dan perampok. Ini menunjukkan bahwa ada cara yang benar dan cara yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 10:2
Yesus menjelaskan bahwa orang yang masuk melalui pintu itulah gembala yang sah. Ini membedakan gembala sejati dari pencuri. Gembala sejati memiliki akses yang sah dan diakui oleh domba-domba; ia masuk dengan cara yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 10:3
Gembala sejati masuk melalui pintu dan penjaga pintu membukakan baginya. Ia memanggil domba-domba dengan nama mereka, menunjukkan hubungan yang intim dan personal. Domba-domba mengenal suaranya dan respons mereka…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 10:4
Setelah mengeluarkan domba-dombanya, gembala berjalan di depan dan domba-domba mengikuti karena mereka mengenal suaranya. Ini menunjukkan kepemimpinan yang memberikan teladan, bukan memerintah dari belakang.…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 10:5
Domba tidak akan mengikuti orang asing; mereka lari karena tidak mengenal suaranya. Ini mengajarkan pentingnya membedakan suara yang kita dengar. Domba yang sehat mengenal gembalanya dan dengan cepat menolak suara yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 10:6
Ayat ini mencatat bahwa para pendengar tidak memahami perumpamaan itu. Ini menunjukkan bahwa kebenaran rohani terkadang sulit dipahami tanpa penjelasan lebih lanjut. Yesus akan segera menjelaskan maknanya, tetapi…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 10:7
Yesus menyatakan diri-Nya sebagai pintu masuk ke dalam kandang domba, yaitu akses menuju keselamatan dan kehidupan bersama Allah. Ini menegaskan bahwa hanya melalui Yesus seseorang dapat masuk ke dalam hubungan yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 10:8
Yesus menyebut semua yang datang sebelum-Nya sebagai pencuri dan perampok, merujuk pada para pemimpin palsu dan pengajar sesat yang tidak membawa domba kepada Allah. Domba-domba Allah tidak mendengar mereka karena…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 10:9
Yesus menegaskan diri-Nya sebagai pintu; siapa pun yang masuk melalui-Nya akan diselamatkan, mendapatkan kebebasan ('keluar masuk') dan pemeliharaan ('padang rumput'). Ini menggambarkan kehidupan yang berkelimpahan dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 10:10
Yesus membandingkan motif pencuri yang menghancurkan dengan tujuan-Nya sendiri, yaitu memberi hidup berkelimpahan. Hidup berkelimpahan bukan sekadar materi, tetapi kehidupan yang utuh, bermakna, dan dipenuhi kehadiran…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 10:11
Yesus menyebut diri-Nya 'gembala yang baik' yang rela memberikan nyawa-Nya bagi domba-domba, berbeda dengan upahan yang lari saat bahaya. Ini menunjuk pada pengorbanan Yesus di kayu salib sebagai bukti kasih-Nya yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 10:12
Yesus membandingkan gembala baik dengan upahan yang tidak memiliki domba sejati, sehingga lari saat serigala datang. Upahan hanya mementingkan diri sendiri dan tidak peduli pada keselamatan domba, yang menggambarkan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 10:13
Yesus membedakan gembala yang baik dari upahan. Upahan tidak memiliki domba dan tidak peduli, sehingga melarikan diri saat bahaya. Ini menunjukkan bahwa melayani karena uang atau kepentingan pribadi berbeda dengan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 10:14
Yesus menyebut diri-Nya gembala yang baik dan memiliki hubungan yang intim dengan domba-domba-Nya. Dia mengenal setiap domba secara pribadi dan domba-domba itu mengenal suara-Nya. Ini menggambarkan hubungan yang dekat…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 10:15
Hubungan Yesus dengan domba-domba-Nya serupa dengan hubungan-Nya dengan Bapa. Ini menunjukkan keintiman yang sempurna dan saling mengenal. Dan Yesus rela memberikan nyawa-Nya bagi domba-domba-Nya sebagai bukti kasih…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 10:16
Yesus memiliki domba-domba lain, yaitu orang-orang non-Yahudi yang akan percaya kepada-Nya. Mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala. Ini menegaskan bahwa keselamatan tidak terbatas pada satu kelompok…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 10:17
Yesus menjelaskan bahwa kematian dan kebangkitan-Nya adalah tindakan yang dikehendaki Bapa. Bapa mengasihi Yesus karena ketaatan-Nya untuk memberikan nyawa-Nya dan kemudian mengambilnya kembali. Ini menunjukkan bahwa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 10:18
Yesus memiliki otoritas penuh atas hidup-Nya. Tidak ada yang dapat mengambil nyawa-Nya, melainkan Dia memberikannya dengan sukarela. Ini menunjukkan kedaulatan dan kuasa Yesus, dan bahwa kematian-Nya adalah…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 10:19
Ayat ini menunjukkan bahwa perkataan Yesus menyebabkan perpecahan di antara orang-orang Yahudi. Mereka terbagi dalam pendapat tentang siapa Yesus, apakah Dia gila atau benar-benar Mesias.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 10:20
Ayat ini menggambarkan reaksi orang-orang yang menolak Yesus. Mereka menuduh-Nya kerasukan roh jahat dan gila, sebagai cara untuk mengabaikan ajaran-Nya.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Yohanes 10:21
Ayat ini menunjukkan bahwa sebagian orang mempertahankan Yesus dengan logika: orang yang kerasukan tidak dapat menyembuhkan mata orang buta. Ini mengakui pekerjaan-Nya yang mustahil, sebagai bukti kuasa ilahi.
Arti lengkap, studi kata & renungan →