Gerbang kandang domba di malam hari
Yohanes 10:1
Gembala yang Baik dan Pintu Domba
“Yesus berkata, “Sesungguhnya, Aku mengatakan kepadamu, orang yang masuk ke kandang domba dengan tidak melalui pintu, melainkan dengan memanjat melalui jalan lain, orang itu adalah pencuri dan perampok.”Yohanes 10:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok;”Yohanes 10:1 · TB
Terjemahan Baru
“"Sungguh benar kata-Ku ini: Orang yang masuk ke dalam kandang domba lewat pagar, dan tidak melalui pintu, tetapi memanjat lewat jalan lain, orang itu pencuri dan perampok.”Yohanes 10:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu Yesus berkata kepada mereka semua yang ada di situ, “Aku menegaskan kepadamu bahwa perkataan-Ku ini benar: Setiap orang yang mau masuk ke dalam kandang domba harus melewati pintu. Kalau dia masuk dengan memanjat pagar malam hari, tentulah dia seorang perampok atau pencuri domba.”Yohanes 10:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Verily, verily, I say unto you, He that entereth not by the door into the sheepfold, but climbeth up some other way, the same is a thief and a robber.”Yohanes 10:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 10:1?
Yesus memulai perumpamaan tentang gembala dan domba dengan mengingatkan bahwa mereka yang masuk ke kandang domba tanpa melalui pintu adalah pencuri dan perampok. Ini menunjukkan bahwa ada cara yang benar dan cara yang salah untuk mendekati umat Allah, dan Yesus akan menjelaskan bahwa Dia adalah pintu yang benar itu.
Latar belakang
Perumpamaan kandang domba
Setelah orang Farisi mengusir orang yang disembuhkan-Nya, Yesus langsung memakai gambaran yang mereka pahami: kandang domba. Di desa-desa Palestina abad pertama, kandang domba adalah bangunan sederhana dengan satu pintu yang dijaga. Siapa yang tidak masuk lewat pintu, jelas punya niat jahat. Yesus sedang menyindir para pemimpin yang mengklaim memimpin Israel tapi justru menyakiti kawanan.
Di mana
Yerusalem
Kemungkinan di sekitar Bait Allah atau jalan dekatnya, musim gugur ~29 M
Kapan
~29-30 M
Pelayanan Yesus di Yerusalem — konflik dengan pemimpin agama memuncak
Yang berbicara
Yesus
Mengajar orang Farisi setelah menyembuhkan orang buta
Kepada
Orang Farisi dan kerumunan di Yerusalem
Mereka baru saja mengusir orang buta yang disembuhkan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
αὐλήν
kandang domba · sheepfold
Aulē — halaman tertutup, bisa juga berarti istana; di sini kandang komunal yang ditutup tembok batu
κλέπτης
pencuri · thief
Kleptēs — pencuri yang bekerja diam-diam, berbeda dari lēstēs (perampok kasar) yang disebut berikutnya
λῃστής
perampok · robber
Lēstēs — perampok dengan kekerasan; kata yang sama dipakai untuk Barabas (Yoh 18:40)
Yesus memakai dua kata berbeda: pencuri (kleptēs) yang licik dan perampok (lēstēs) yang brutal — bersama-sama menggambarkan berbagai cara pemimpin palsu mengeksploitasi kawanan.
Tahukah kamu
Gembala Timur Tengah tidur di mulut kandang
Gembala Palestina kuno sering secara harfiah berbaring di pintu kandang di malam hari — tubuhnya sendiri menjadi 'pintu'. Gambaran ini bukan sekadar metafor indah, tapi mencerminkan praktik nyata yang dikenal pendengarnya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 10:1
Yehezkiel 34:2
Tuhan sudah menegur gembala palsu jauh sebelum ini
“Celakalah gembala-gembala Israel yang menggembalakan diri sendiri!”
Mazmur 23:1
Gambaran Allah sebagai gembala yang melindungi kawanan
“TUHAN adalah Gembalaku, aku tidak akan kekurangan.”
Zakharia 11:17
Nubuat tentang gembala yang tidak bertanggung jawab
“Celakalah gembalaku yang lalai, yang meninggalkan kawanan!”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 10:1
✕ Sering dikira
'Ini soal pengamanan fisik kandang domba biasa'
✓ Yang sebenarnya
Yesus pakai kandang domba sebagai gambaran — yang dimaksud adalah kepemimpinan atas umat Allah, bukan tips ternak
✕ Sering dikira
'Pencuri dan perampok di sini adalah orang Romawi'
✓ Yang sebenarnya
Konteksnya jelas menunjuk ke pemimpin agama Yahudi yang baru saja mengusir orang yang disembuhkan Yesus
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 10:1
Hati-hatilah dengan siapa kita mengizinkan memimpin kita secara rohani. Pemimpin sejati datang melalui cara yang sah, yaitu dengan otoritas dari Allah, bukan dengan motif tersembunyi. Mari kita uji setiap ajaran dan guru dengan kebenaran Firman Tuhan.
Tuhan, berikan kami hikmat untuk mengenali pemimpin-pemimpin sejati dan menjauhi mereka yang datang dengan maksud jahat, agar kami tidak disesatkan. Amin.