Bapa mengasihi Anak karena kerelaan-Nya
Yohanes 10:17
Gembala yang Baik dan Pintu Domba
“Karena inilah, Bapa mengasihi Aku, sebab Aku memberikan nyawa-Ku supaya Aku dapat mengambilnya kembali.”Yohanes 10:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali.”Yohanes 10:17 · TB
Terjemahan Baru
“Bapa mengasihi Aku sebab Aku menyerahkan nyawa-Ku, untuk menerimanya kembali.”Yohanes 10:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Itulah sebabnya Bapa mengasihi Aku: Karena Aku sudah bersedia menyerahkan nyawa-Ku untuk menyelamatkan mereka. Tetapi setelah mati, Aku akan hidup lagi.”Yohanes 10:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Therefore doth my Father love me, because I lay down my life, that I might take it again.”Yohanes 10:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yohanes 10:17?
Yesus menjelaskan bahwa kematian dan kebangkitan-Nya adalah tindakan yang dikehendaki Bapa. Bapa mengasihi Yesus karena ketaatan-Nya untuk memberikan nyawa-Nya dan kemudian mengambilnya kembali. Ini menunjukkan bahwa kematian Yesus bukanlah kekalahan, melainkan bagian dari rencana keselamatan.
Latar belakang
Kasih Bapa dinyatakan karena kerelaan berkorban
Ini pernyataan yang mengejutkan: Bapa mengasihi Anak 'karena ini' — yaitu karena Yesus mau memberikan nyawa-Nya. Bukan berarti Bapa baru mulai mengasihi Anak setelah pengorbanan itu. Ini lebih tentang: kasih Bapa yang sudah ada dinyatakan dan dimuliakan melalui kerelaan Anak untuk berkorban.
Di mana
Yerusalem
Dekat Bait Allah, meneruskan pengajaran tentang gembala
Kapan
~29-30 M
Pelayanan Yesus di Yerusalem menuju salib
Yang berbicara
Yesus
Mengungkapkan alasan mengapa Bapa mengasihi-Nya secara khusus
Kepada
Orang Farisi dan kerumunan di Yerusalem
Pendengar yang perlu memahami hubungan unik Yesus dengan Bapa
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
διὰ τοῦτο
karena inilah · for this reason
Dia touto — menunjukkan alasan spesifik; kasih Bapa diungkapkan dalam konteks kerelaan berkorban ini
ἀγαπᾷ
mengasihi · loves
Agapaō — kasih tertinggi yang dipakai Yohanes; kasih yang memilih, berkomitmen, dan berkorban
λάβω αὐτήν
mengambilnya kembali · take it again
Labō autēn — referensi ke kebangkitan; memberikan nyawa bukan akhir tapi awal dari pengambilan kembali
Kasih agapē Bapa terungkap 'karena' (dia touto) Anak memberi nyawa untuk mengambilnya kembali (labō autēn) — salib dan kebangkitan adalah satu paket yang mengekspresikan kasih ilahi.
Tahukah kamu
Klausa 'karena ini' dalam bahasa Yunani menunjukkan alasan langsung
Frasa dia touto ('karena inilah') dalam bahasa Yunani menunjukkan kausalitas yang spesifik. Teolog berdiskusi apakah ini berarti kasih Bapa bersyarat atau hanya menekankan hubungan erat antara kasih dan pengorbanan. Konteks Yohanes mendukung yang kedua.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yohanes 10:17
Yohanes 3:35
Kasih Bapa kepada Anak adalah tema yang berulang dalam Yohanes
“Bapa mengasihi Anak dan telah menyerahkan segala sesuatu kepada-Nya.”
Filipi 2:8-9
Ketaatan dan kerelaan berkorban diikuti peninggian — pola yang sama dengan Yohanes 10:17
“...taat sampai mati... Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia...”
Ibrani 12:2
Yesus menanggung salib dengan pandangan ke depan, bukan keterpaksaan
“...yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yohanes 10:17
✕ Sering dikira
'Bapa mulai mengasihi Anak hanya setelah Dia berkorban'
✓ Yang sebenarnya
Kasih Bapa ada sebelum penciptaan (Yoh 17:24); di sini kasih itu dinyatakan melalui konteks pengorbanan, bukan dimulai olehnya
✕ Sering dikira
'Ayat ini mengajarkan bahwa kita harus berkorban agar Tuhan mengasihi kita'
✓ Yang sebenarnya
Ini khusus tentang hubungan unik Bapa-Anak; kasih Allah kepada manusia tidak perlu kita 'dapatkan' dengan pengorbanan
Renungan
Renungan Singkat Yohanes 10:17
Ketaatan Yesus mengajarkan kita bahwa melayani Tuhan mungkin melibatkan pengorbanan, tetapi di balik itu ada kebangkitan dan kemenangan. Kita dapat mempercayai rencana Tuhan bahkan saat menghadapi kesulitan.
Bapa, berikanlah aku keberanian untuk taat kepada-Mu, dan yakinkan aku bahwa Engkau selalu menyertai dan memulihkan, Amin.