Malaikat mengundang Yohanes melihat visi
Wahyu 17:1-18
Perempuan di Atas Binatang
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Undangan untuk menyaksikan penghakiman
Seorang malaikat mendekat kepada Yohanes, yang telah menjadi saksi dari semua bencana yang terjadi. Malaikat mengajaknya untuk melihat sesuatu yang baru: hukuman khusus untuk 'pelacur besar' yang duduk di atas banyak air. Ini adalah transisi dari berbagai bencana menjelang akhir dunia ke penglihatan tentang kekuatan korupsi utama yang mengendalikan dunia.
Di mana
Surga (visi spiritual)
Yohanes menerima pengajaran dari malaikat tentang masa depan
Kapan
~95 M
Akhir zaman, penglihatan tentang penghakiman terakhir
Yang berbicara
Malaikat ketujuh pemegang cawan
Pembawa pesan ilahi tentang penghakiman terakhir
Kepada
Yohanes
Rasul penerima visi Apokalipsis di Patmos
Arti tiap ayat
Penjelasan Wahyu 17:1-18 Ayat per Ayat
Wahyu 17:1
Ayat ini memperkenalkan 'pelacur besar' yang duduk di atas banyak air. Dalam bahasa simbolik Wahyu, ini menggambarkan kuasa duniawi yang korup dan menyesatkan. Malaikat menunjukkan hukuman yang akan menimpanya,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 17:2
Pelacur besar ini digambarkan membuat raja-raja dunia berzina secara rohani, yaitu menyembah berhala dan kekuasaan, dan membuat penduduk bumi mabuk oleh 'anggur perzinaannya'—yang melambangkan ajaran palsu dan gaya…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 17:3
Yohanes dibawa dalam Roh ke padang belantara dan melihat seorang perempuan duduk di atas binatang merah yang penuh hujat, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh. Ini melambangkan persatuan antara kekuatan politik…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 17:4
Perempuan itu memakai pakaian mewah—ungu, merah, emas, permata, mutiara—dan memegang cawan emas penuh kekejian. Ini menggambarkan kemunafikan: penampilan luar yang indah dan kaya, tetapi bagian dalamnya penuh dosa dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 17:5
Di dahi perempuan itu tertulis nama rahasia: 'BABEL YANG BESAR, IBU PARA PELACUR DAN SEGALA KEKEJIAN DI BUMI.' Babel melambangkan kota yang memberontak terhadap Allah—sistem dunia yang menjadi sumber segala penyembahan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 17:6
Yohanes melihat perempuan itu mabuk oleh darah orang-orang kudus dan saksi-saksi Yesus, yang menunjukkan bahwa sistem ini bertanggung jawab atas penganiayaan dan kematian umat percaya. Ini mengingatkan bahwa konflik…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 17:7
Malaikat menanggapi kekagetan Yohanes dengan menawarkan untuk menjelaskan misteri perempuan dan binatang yang ditungganginya. Ini menunjukkan bahwa Allah ingin umat-Nya mengerti, bukan bingung, tentang kuasa jahat di…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 17:8
Binatang itu melambangkan kekuatan jahat yang pernah ada, hilang, dan akan muncul lagi. Ini menunjukkan bahwa kejahatan bisa bangkit kembali, tetapi pada akhirnya menuju kebinasaan. Mereka yang tidak setia akan heran,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 17:9
Ayat ini membutuhkan hikmat. Tujuh kepala adalah tujuh gunung tempat perempuan itu duduk, yang juga melambangkan tujuh raja. Ini menunjukkan bahwa kuasa-kuasa duniawi yang tampak kuat berada di bawah kendali Allah dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 17:10
Tujuh raja melambangkan rangkaian penguasa, lima sudah jatuh, satu masih ada, satu lagi akan datang sebentar. Ini menunjukkan bahwa sejarah dipenuhi rezim-rezim yang silih berganti, tetapi semuanya ada dalam kendali…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 17:11
Binatang itu disebut raja kedelapan tetapi termasuk dalam tujuh raja, dan menuju kebinasaan. Ini menunjukkan bahwa kejahatan bisa berulang dalam bentuk baru, tetapi akhirnya pasti hancur, bukan kemenangan.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 17:12
Sepuluh tanduk adalah sepuluh raja yang menerima kuasa untuk sementara bersama binatang. Ini menunjukkan bahwa kekuatan-kekuatan dunia yang bersatu melawan Allah hanya memiliki otoritas terbatas dan sementara.
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 17:13
Kesepuluh tanduk melambangkan sepuluh penguasa yang sepakat untuk memberikan kekuatan mereka kepada binatang itu, yang merupakan simbol kekuatan politik yang menentang Allah. Mereka bersatu dalam tujuan yang sama,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 17:14
Ayat ini berbicara tentang peperangan rohani terakhir antara kekuatan jahat yang dipimpin oleh binatang dan Anak Domba (Yesus). Anak Domba akan menang karena Dia adalah Tuhan dan Raja di atas semuanya. Mereka yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 17:15
Malaikat menjelaskan bahwa 'banyak air' yang diduduki pelacur itu melambangkan banyak orang, bangsa, dan bahasa di seluruh dunia. Artinya, pengaruh Babel (lambang sistem dunia yang melawan Allah) meluas dan kuat di…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 17:16
Ayat ini menunjukkan bahwa kekuatan politik duniawi yang tadinya mendukung Babel akan berbalik dan menghancurkannya. Kesepuluh tanduk dan binatang itu akan membenci pelacur itu, membuatnya menderita, mengambil semua…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 17:17
Ayat ini menunjukkan bahwa Allah berdaulat atas semua rencana manusia. Meskipun raja-raja jahat bersatu untuk memberikan kekuasaan kepada binatang, hal itu terjadi karena Allah mengizinkannya untuk menggenapi…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Wahyu 17:18
Malaikat menegaskan bahwa perempuan itu adalah 'kota besar' yang memerintah atas raja-raja dunia, yaitu Babel. Ini melambangkan sistem dunia yang melawan Allah, yang berpusat pada kekuasaan politik dan ekonomi yang…
Arti lengkap, studi kata & renungan →