Malaikat mengundang Yohanes melihat visi
Wahyu 17:1
Visi Perempuan di Atas Binatang
“Kemudian, satu dari tujuh malaikat yang memegang tujuh cawan itu mendekat dan berbicara kepadaku, katanya, “Kemarilah, aku akan menunjukkan kepadamu hukuman untuk pelacur besar itu, yang duduk di atas banyak air,”Wahyu 17:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku: "Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya.”Wahyu 17:1 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah itu salah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang tujuh wadah itu datang kepada saya dan berkata, "Mari, aku akan menunjukkan kepadamu bagaimana pelacur yang besar itu akan dihukum, yaitu kota besar itu yang dibangun di dekat sungai-sungai.”Wahyu 17:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kemudian salah satu dari tujuh malaikat yang memegang ketujuh mangkuk tadi datang dan berkata kepada saya, “Datanglah kemari. Saya akan menunjukkan kepadamu hukuman yang akan dijatuhkan kepada pelacur terkenal itu, yaitu dia yang duduk di tempat yang banyak sungai mengalir.”Wahyu 17:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And there came one of the seven angels which had the seven vials, and talked with me, saying unto me, Come hither; I will shew unto thee the judgment of the great whore that sitteth upon many waters:”Wahyu 17:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Wahyu 17:1?
Ayat ini memperkenalkan 'pelacur besar' yang duduk di atas banyak air. Dalam bahasa simbolik Wahyu, ini menggambarkan kuasa duniawi yang korup dan menyesatkan. Malaikat menunjukkan hukuman yang akan menimpanya, menegaskan bahwa Allah akan menghakimi kejahatan dan ketidakadilan yang dilakukan oleh kekuatan-kekuatan dunia.
Latar belakang
Undangan untuk menyaksikan penghakiman
Seorang malaikat mendekat kepada Yohanes, yang telah menjadi saksi dari semua bencana yang terjadi. Malaikat mengajaknya untuk melihat sesuatu yang baru: hukuman khusus untuk 'pelacur besar' yang duduk di atas banyak air. Ini adalah transisi dari berbagai bencana menjelang akhir dunia ke penglihatan tentang kekuatan korupsi utama yang mengendalikan dunia.
Di mana
Surga (visi spiritual)
Yohanes menerima pengajaran dari malaikat tentang masa depan
Kapan
~95 M
Akhir zaman, penglihatan tentang penghakiman terakhir
Yang berbicara
Malaikat ketujuh pemegang cawan
Pembawa pesan ilahi tentang penghakiman terakhir
Kepada
Yohanes
Rasul penerima visi Apokalipsis di Patmos
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
πόρνη (pornē)
pelacur · prostitute
Simbol dari sistem yang berkhianat pada Tuhan dan menjual imannya untuk kekuatan dan harta
ὕδατα πολλά (hydáta pollá)
banyak air · many waters
Dalam bahasa nubuat, air melambangkan bangsa-bangsa dan rakyat-rakyat yang beragam
δεῦρο (deûro)
kemarilah · come
Undangan langsung untuk menjadi bagian dari pengungkapan ilahi, kata yang intim dan personal
Ketiga kata ini menggambarkan sistem korup yang global dalam jangkauannya tetapi dialamatkan secara personal kepada Yohanes sebagai panggilan untuk memahami rencana Tuhan.
Tahukah kamu
Frasa 'kemarilah' menunjukkan kedekatan dan keintiman
Malaikat tidak memerintah Yohanes dari jauh, tetapi mendekat dan memanggilnya secara personal. Ini menunjukkan bahwa pengungkapan ilahi bukan hanya tentang menakut-nakuti tetapi tentang mengajar dan membimbing mereka yang Tuhan kasihi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Wahyu 17:1
Yesaya 1:21
Penggunaan metafora 'pelacur' untuk kota yang telah meninggalkan kesetiaan kepada Tuhan
“Kota yang setia itu telah menjadi pelacur! Dahulu penuh kebenaran, kini penuh pembunuhan.”
Yeremia 51:7
Babel sebagai pusat yang memabukkan bangsa-bangsa dengan minumannya
“Babel adalah piala emas di tangan Tuhan, yang memabukkan semua bangsa.”
Wahyu 1:1
Konteks bahwa semua penglihatan dalam Wahyu adalah pengungkapan dari Yesus Kristus
“Penyataan Yesus Kristus yang diberikan Allah untuk ditunjukkan kepada hamba-hamba-Nya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Wahyu 17:1
✕ Sering dikira
Pelacur mengacu pada seorang wanita sungguhan yang bersalah secara moral
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah simbol nubuat untuk sistem atau kekuatan duniawi yang menolak Tuhan dan mengejar kekuasaan
✕ Sering dikira
Banyak air adalah deskripsi geografis dari kota yang terletak di tepi laut
✓ Yang sebenarnya
Air melambangkan bangsa-bangsa dan rakyat yang dipengaruhi oleh sistem ini
Renungan
Renungan Singkat Wahyu 17:1
Kita hidup di dunia yang sering memuja kekuasaan dan kesuksesan dengan cara yang tidak sehat. Ayat ini mengingatkan kita untuk tidak terpesona oleh kemewahan atau kekuatan yang tampak, tetapi tetap setia pada kebenaran Allah. Evaluasilah apa yang Anda kagumi dan kejar—apakah itu membawa Anda lebih dekat pada Tuhan atau menjauhkan Anda dari Dia?
Tuhan, bukalah mataku untuk mengenali pengaruh dunia yang menyesatkan, dan berikan aku kebijaksanaan untuk tetap setia pada kebenaran-Mu, Amin.