Murka TUHAN atas Israel

Ulangan 1:34-46

Israel Tidak Diizinkan Memasuki Kanaan

34“TUHAN mendengar perkataanmu, dan Dia sangat marah. Dia bersumpah, kata-Nya, 35‘Tidak seorang pun dari generasi yang jahat ini akan melihat tanah yang baik yang sudah Kujanjikan kepada nenek moyangmu. 36Hanyalah Kaleb anak Yefune yang akan melihat negeri itu. Aku akan memberikan kepada Kaleb dan keturunannya, negeri yang dia injak karena dia melakukan segala sesuatu yang TUHAN perintahkan.’ 37TUHAN juga marah kepadaku karena kamu. Kata-Nya, ‘Kamu juga tidak akan memasuki negeri itu. 38Namun, abdimu, Yosua anak Nun, akan memasuki negeri itu. Kuatkanlah hatinya karena dia yang akan memimpin Israel mengambil negeri itu menjadi milik mereka. 39Kamu menganggap bahwa anak-anakmu yang kecil akan dirampas oleh musuhmu. Anak-anak itu, yang belum mengerti tentang yang baik dan buruk, merekalah yang akan memasuki negeri itu. Aku akan memberikan negeri itu kepada mereka dan mereka yang akan memilikinya. 40Namun, kamu semua harus kembali ke padang belantara menuju ke Laut Teberau.’ 41Kemudian, kamu berkata, ‘Musa, kami telah berdosa kepada TUHAN. Kami akan pergi dan berperang sesuai dengan yang TUHAN perintahkan kepada kami.’ Dan, setiap orang darimu menyandang senjata perangnya masing-masing, sebab kamu berpikir naik ke daerah pegunungan akan mudah. 42Namun, TUHAN berfirman kepadaku, “Katakan kepada mereka, ‘Jangan pergi dan jangan berperang, karena Aku tidak hadir di antara kamu. Kamu akan dikalahkan oleh musuh-musuhmu.’” 43Aku berbicara kepadamu, tetapi kamu tidak mau mendengar. Kamu memberontak melawan perintah TUHAN, dan dengan sombong naik ke daerah pegunungan. 44Orang Amori yang tinggal di daerah pegunungan itu keluar menghadapi kamu. Mereka mengejarmu seperti kawanan lebah, dan mengalahkanmu di Seir sampai ke Horma. 45Kemudian, kamu kembali dan menangis di hadapan TUHAN, tetapi TUHAN tidak mau mendengarkanmu. 46Sesudah itu, kamu tinggal di Kadesh cukup lama.”

Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya

Latar belakang

TUHAN mendengar dan marah

Musa mengingatkan bagaimana TUHAN mendengar keluhan dan ketidakpercayaan Israel di Kadesh-Barnea. TUHAN merespons dengan murka karena mereka menolak memasuki negeri yang dijanjikan, dan Dia bersumpah bahwa generasi yang tidak percaya itu tidak akan melihat negeri itu.

Di mana

Dataran Moab

Di seberang Sungai Yordan, perkemahan terakhir sebelum masuk Kanaan

Kapan

sekitar 1406 SM

Akhir pengembaraan di padang gurun

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pengintai mengintai Kanaan
Pemberontakan ke Kadesh
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, berusia sekitar 120 tahun, sedang menyampaikan khotbah perpisahan.

U

Kepada

Umat Israel

Generasi baru yang lahir di padang gurun, bersiap memasuki Tanah Perjanjian.

Arti tiap ayat

Penjelasan Ulangan 1:34-46 Ayat per Ayat

Ulangan 1:34

Tuhan mendengar keluhan dan ketidakpercayaan umat Israel, lalu menjadi marah. Ayat ini mengingatkan bahwa Tuhan menanggapi sikap hati manusia, dan ketidakpercayaan dapat mendatangkan konsekuensi.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Ulangan 1:35

Akibat ketidakpercayaan, generasi Israel yang keluar dari Mesir tidak akan melihat tanah perjanjian. Ini adalah teguran keras bahwa ketidakpercayaan menghalangi penggenapan janji Tuhan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Ulangan 1:36

Kaleb adalah pengecualian karena ia setia mengikuti Tuhan sepenuhnya. Ayat ini menunjukkan bahwa kesetiaan di tengah kesulitan dihargai oleh Tuhan, dan keturunannya pun diberkati.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Ulangan 1:37

Musa menjelaskan bahwa Tuhan marah kepadanya karena dosa umat Israel, dan sebagai akibatnya, Musa juga tidak diizinkan masuk ke tanah yang dijanjikan. Ini menunjukkan konsekuensi dari kepemimpinan yang bertanggung…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Ulangan 1:38

Tuhan menunjuk Yosua sebagai pengganti Musa untuk memimpin Israel masuk ke tanah perjanjian. Musa diperintahkan untuk menguatkan Yosua, menunjukkan bahwa suksesi kepemimpinan adalah bagian dari rencana Tuhan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Ulangan 1:39

Tuhan berjanji bahwa anak-anak yang dianggap akan menjadi mangsa musuh justru akan memasuki tanah perjanjian. Mereka yang belum mengerti baik-buruk akan menerima warisan, menunjukkan kasih dan rencana Tuhan bagi…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Ulangan 1:40

Setelah hukuman dijatuhkan, Tuhan memerintahkan Israel untuk berbalik dan pergi ke padang belantara menuju Laut Teberau. Ini menandakan awal dari pengembaraan panjang mereka sebagai akibat dari ketidakpercayaan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Ulangan 1:41

Setelah mendengar hukuman, Israel menyadari dosa mereka dan berniat pergi berperang, tetapi mereka bertindak berdasarkan penyesalan tanpa pertobatan yang benar, mengandalkan kekuatan sendiri.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Ulangan 1:42

Tuhan melarang Israel untuk berperang karena Dia tidak akan menyertai mereka. Tanpa kehadiran Tuhan, usaha mereka akan sia-sia dan mereka akan dikalahkan musuh.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Ulangan 1:43

Musa mengingatkan bahwa meskipun Tuhan telah memperingatkan mereka untuk tidak maju berperang, orang Israel tetap memberontak dan pergi dengan sombong. Akibatnya, mereka dikalahkan oleh orang Amori. Ayat ini…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Ulangan 1:44

Ketika orang Israel dengan keras kepala menyerang, orang Amori keluar dan mengalahkan mereka, bahkan mengejar seperti lebah. Ini menunjukkan bahwa perjuangan tanpa Tuhan pasti gagal. Kekalahan di Seir sampai Horma…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Ulangan 1:45

Setelah dikalahkan, orang Israel menangis di hadapan Tuhan, tetapi Tuhan tidak mendengarkan mereka. Ini bukan karena Tuhan tidak mau mengampuni, tetapi karena mereka menangis karena penyesalan atas akibat dosa, bukan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Ulangan 1:46

Karena ketidaktaatan mereka, orang Israel harus tinggal lama di Kadesh. Ini adalah gambaran bahwa dosa dan pemberontakan membawa konsekuensi yang menunda berkat dan tujuan Tuhan. Mereka harus menunggu sampai generasi…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Ulangan 1 selengkapnya