Tangisan yang tidak dijawab

Ulangan 1:45

Musa mengingat kegagalan Israel di Kadesh

PerikopIsrael Tidak Diizinkan Memasuki Kanaan · Ulangan 1:34-46 →
“Kemudian, kamu kembali dan menangis di hadapan TUHAN, tetapi TUHAN tidak mau mendengarkanmu.”

Ulangan 1:45 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Ulangan 1:45?

Setelah dikalahkan, orang Israel menangis di hadapan Tuhan, tetapi Tuhan tidak mendengarkan mereka. Ini bukan karena Tuhan tidak mau mengampuni, tetapi karena mereka menangis karena penyesalan atas akibat dosa, bukan karena pertobatan sejati. Mereka tetap tidak mau taat sepenuhnya.

Latar belakang

Ratapan yang tidak didengar TUHAN

Setelah dikalahkan, Israel kembali ke Kadesh dan menangis di hadapan TUHAN, tetapi TUHAN tidak mendengarkan mereka. Penyesalan mereka tidak mengubah keputusan-Nya; mereka harus menanggung akibat pemberontakan.

Di mana

Kadesh-Barnea

Di perkemahan setelah kekalahan, di perbatasan Kanaan

Kapan

~1406 SM

Setelah kekalahan oleh Amori

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kalah di Seir dan Horma
Tinggal lama di Kadesh
Kamu di sini
M

Yang berbicara

Musa

Pemimpin Israel, pembawa hukum Taurat, ~120 tahun

U

Kepada

Umat Israel

Generasi kedua yang akan masuk Kanaan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

שׁוּב

shuv · kembali

berbalik, kembali ke tempat semula

בָּכָה

bakah · menangis

menangis dengan suara atau air mata

שָׁמַע

shama · mendengarkan

mendengar dengan perhatian dan respons

Kata 'shuv' (kembali) dan 'shama' (mendengarkan) menunjukkan bahwa kembali secara fisik tidak sama dengan berbalik kepada TUHAN. TUHAN tidak mendengar karena hati mereka tidak sungguh-sungguh bertobat.

Tahukah kamu

Tangisan yang sia-sia

Dalam bahasa Ibrani, kata 'menangis' (bakah) sering dipakai untuk ratapan yang terjadi di tempat pemujaan, tetapi di sini tangisan itu terjadi karena kegagalan, bukan pertobatan yang tulus.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Ulangan 1:45

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Ulangan 1:45

✕  Sering dikira

TUHAN tidak mendengar karena Israel menangis di tempat yang salah.

✓  Yang sebenarnya

Masalahnya bukan tempat, tetapi ketulusan hati; tangisan mereka lahir dari kekalahan, bukan dari pertobatan sejati.

✕  Sering dikira

Setelah menangis, TUHAN mengampuni dan mengizinkan mereka masuk Kanaan.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini jelas: TUHAN tidak mendengarkan, dan hukuman tetap berlaku; mereka tidak boleh masuk negeri itu.

Renungan

Renungan Singkat Ulangan 1:45

Tangisan yang lahir dari penyesalan karena ketakutan tidak sama dengan pertobatan yang mengubah hati. Mari periksa diri: apakah kita menyesal karena dosa atau hanya karena konsekuensinya?

Tuhan, ubah hati kami untuk sungguh-sungguh bertobat dan berbalik kepada-Mu, bukan hanya menyesali akibat dosa kami, Amin.