Kedatangan Sang Kekasih
Kidung Agung 2:8-17
Di Pintu Pengantin Perempuan
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Sang Kekasih Muncul dari Kejauhan
Sang kekasih mendengar suara kekasihnya. Ia melihat dia melompat-lompat di atas gunung, seperti kijang yang lincah, mendekat dengan penuh semangat dan gembira.
Di mana
Pegunungan sekitar Yerusalem
Di bukit-bukit, dekat rumah sang kekasih
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Sang Kekasih (Perempuan)
Wanita muda, ~20 tahun, melihat kekasihnya datang
Kepada
Putri-putri Yerusalem
Para gadis istana, teman/iringan sang kekasih
Arti tiap ayat
Penjelasan Kidung Agung 2:8-17 Ayat per Ayat
Kidung Agung 2:8
Ayat ini menggambarkan kegembiraan sang perempuan saat mendengar suara kekasihnya yang datang. Ia membayangkan kekasihnya melompat-lompat di atas gunung dan bukit, menunjukkan semangat dan kerinduan yang besar untuk…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 2:9
Kekasih digambarkan seperti kijang atau anak rusa yang lincah, berdiri di balik tembok dan mengintip melalui jendela. Ini menunjukkan bahwa kekasih itu dekat, namun belum sepenuhnya masuk; ada rasa rindu dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 2:10
Kekasih memanggil sang perempuan dengan panggilan sayang, 'Bangunlah, sayangku, cantikku. Marilah!' Ini adalah undangan untuk tidak tinggal diam, tetapi bangkit dan datang. Kata-kata ini penuh kasih dan dorongan untuk…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 2:11
Ayat ini menjelaskan alasan undangan tersebut: musim dingin sudah lewat, hujan sudah berhenti. Ini adalah gambaran perubahan musim, dari yang suram dan dingin menjadi hangat dan penuh harapan. Secara rohani, ini…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 2:12
Ayat ini melanjutkan gambaran musim semi: bunga-bunga bermekaran, waktu bernyanyi tiba, dan suara tekukur terdengar. Ini melambangkan sukacita, kehidupan, dan kesempatan baru. Alam semesta dipenuhi dengan nyanyian dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 2:13
Musim dingin yang keras sudah berakhir, dan alam semarak dengan bunga, nyanyian burung, dan buah ara yang matang. Ini adalah metafora bahwa masa penantian dan kesulitan telah berlalu; saatnya untuk merespons panggilan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 2:14
Panggilan sayang kepada sang kekasih, yang digambarkan sebagai merpati di celah batu, untuk keluar dari persembunyian dan memperlihatkan diri. Ini menekankan kerinduan akan keintiman dan keindahan suara serta…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 2:15
Rubah-rubah kecil diumpamakan sebagai gangguan-gangguan yang merusak kebun anggur yang sedang berbunga, yaitu hubungan kasih. Ini adalah peringatan untuk menangkal hal-hal kecil yang dapat merusak keintiman—baik berupa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 2:16
Perasaan saling memiliki yang mendalam: 'Kekasihku adalah milikku, dan aku miliknya.' Ini bukan tentang kepemilikan yang egois, melainkan komitmen timbal balik dalam kasih. Menggambarkan kesatuan yang erat dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Kidung Agung 2:17
Kekasih meminta sang pria untuk kembali seperti kijang di bukit-bukit terjal, sampai fajar menyingsing dan bayang-bayang lenyap. Ini ungkapan kerinduan yang membara dan keinginan untuk terus bersama. Menunjukkan bahwa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →