Merpati di celah batu
Kidung Agung 2:14
Panggilan Mesra
PerikopDi Pintu Pengantin Perempuan · Kidung Agung 2:8-17 →“Oh merpatiku, di celah-celah bukit batu, di persembunyian di tempat-tempat yang curam, biarkan aku memandang penampilanmu, biarkan aku mendengar suaramu. Sebab, suaramu itu merdu, dan penampilanmu itu elok!”Kidung Agung 2:14 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Merpatiku di celah-celah batu, di persembunyian lereng-lereng gunung, perlihatkanlah wajahmu, perdengarkanlah suaramu! Sebab merdu suaramu dan elok wajahmu!"”Kidung Agung 2:14 · TB
Terjemahan Baru
“O merpatiku di celah-celah batu, di persembunyian lereng-lereng yang terjal, biarlah aku melihat wajahmu, dan mendengar suaramu, sebab wajahmu elok, suaramu merdu.”Kidung Agung 2:14 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“O my dove, that art in the clefts of the rock, in the secret places of the stairs, let me see thy countenance, let me hear thy voice; for sweet is thy voice, and thy countenance is comely.”Kidung Agung 2:14 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Kidung Agung 2:14?
Panggilan sayang kepada sang kekasih, yang digambarkan sebagai merpati di celah batu, untuk keluar dari persembunyian dan memperlihatkan diri. Ini menekankan kerinduan akan keintiman dan keindahan suara serta penampilan sang kekasih. Allah juga merindukan kita untuk keluar dari ketakutan dan bersekutu dengan-Nya.
Latar belakang
Bibir yang tak terjangkau
Sang kekasih mengibar-ibar kekasihnya seperti merpati yang bersembunyi di celah batu. Dia ingin melihat wajahnya dan mendengar suaranya, tetapi perempuan itu masih malu-malu atau terhalang secara fisik.
Di mana
Dekat tembok atau bukit batu
Di luar ruangan, lereng bukit
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Si laki-laki (kekasih)
Gembala muda, rindu, penuh kekaguman
Kepada
Si perempuan (kekasihnya)
Gadis Sulam, pemalu, cantik
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
יוֹנָה
yonah · merpatiku
Burung yang lembut dan setia, julukan sayang
חָגְוֵי
chagvei · celah-celah
Lubang atau retakan batu karang, tempat persembunyian
קוֹל
qol · suaramu
Suara atau bunyi, identitas dan ekspresi seseorang
Merpati yang bersembunyi di tempat tersembunyi melambangkan seseorang yang berharga namun sulit didekati; suaranya merdu, menunjukkan keintiman yang didambakan.
Tahukah kamu
Merpati di tebing
Dalam dunia Alkitab, merpati sering tinggal di celah-celah tebing yang curam; metafora ini menggambarkan seseorang yang sulit dijangkau, indah, dan lembut.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Kidung Agung 2:14
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Kidung Agung 2:14
✕ Sering dikira
Ini berarti perempuan harus selalu menuruti pria yang memanggilnya.
✓ Yang sebenarnya
Ini bahasa cinta yang saling merindukan; sang pria menghargai kecantikan dan suaranya, bukan memerintah.
✕ Sering dikira
Celah batu adalah tempat literal dalam istana.
✓ Yang sebenarnya
Itu kiasan untuk keterasingan atau kesulitan untuk bertemu, bukan lokasi geografis pasti.
Renungan
Renungan Singkat Kidung Agung 2:14
Apakah kita sedang bersembunyi seperti merpati yang takut? Tuhan memanggil kita untuk datang dekat, menunjukkan diri kita apa adanya, dan berbicara dengan jujur kepada-Nya. Dia menikmati suara doa dan keberadaan kita, meskipun kita merasa tidak layak.
Bapa, tariklah aku keluar dari persembunyian dan dekatkanlah aku pada-Mu, agar aku dapat bersekutu dengan-Mu dalam keintiman, Amin.