Larangan Berhala di Sinai

Imamat 26:1-13

Upah bagi Orang yang Taat kepada Allah

1“Jangan membuat berhala bagi dirimu sendiri, atau mendirikan patung maupun tiang berhala di negerimu untuk disembah, sebab Akulah TUHAN, Allahmu. 2Peliharalah hari Sabat-Ku dan hormatilah tempat-Ku yang kudus. Akulah TUHAN. 3Jika kamu berjalan menurut semua peraturan dan perintah-Ku, serta melakukannya, 4Aku akan menurunkan hujan bagimu pada waktunya. Tanah itu akan menghasilkan panen dan pohon-pohon di ladang akan memberi buahnya. 5Pengirikanmu akan tetap ada sampai waktu panen buah anggur. Dan, panen buah anggurmu akan tetap ada sampai musim menanam. Kamu akan makan sampai kenyang dan akan tinggal di negerimu dengan aman. 6Aku akan memberikan damai sejahtera kepada negerimu sehingga kamu dapat berbaring tanpa ada yang membuatmu takut. Aku akan menjauhkan binatang liar yang berbahaya dari negerimu. Tidak akan ada pedang yang melintasi negerimu. 7Kamu akan mengejar musuh-musuhmu dan mengalahkan mereka dengan pedangmu. 8Lima orang darimu akan mengejar seratus orang, dan seratus orang darimu akan mengejar 10 ribu orang. Kamu akan mengalahkan musuh-musuhmu dengan pedangmu. 9Aku akan berpaling kepadamu dan membuatmu berbuah dan bertambah banyak. Aku akan meneguhkan perjanjian-Ku dengan kamu. 10Kamu akan makan dari hasil panenmu yang dahulu. Kamu akan mengeluarkan panen lama supaya ada tempat untuk panen baru. 11Aku juga akan mendirikan tempat kediaman-Ku di tengah-tengahmu, dan Aku tidak akan menolak kamu. 12Aku akan berjalan bersamamu dan menjadi Allahmu. Kamu akan menjadi umat-Ku. 13Akulah TUHAN, Allahmu, yang telah membawamu keluar dari negeri Mesir, supaya kamu tidak menjadi hamba mereka. Aku telah mematahkan batang kuk yang kamu pikul dan membuatmu berjalan dengan tegak.

Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya

Latar belakang

Perintah Pertama untuk Kesetiaan

Tuhan memberikan instruksi tentang penyembahan yang benar, menegaskan larangan membuat berhala atau tiang sembahan. Ini menegaskan posisi-Nya sebagai satu-satunya Allah yang patut disembah.

Di mana

Gunung Sinai

Di kaki gunung, saat perkemahan Israel

Kapan

~1445 SM

Perjanjian Lama: Keluaran dari Mesir

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Perjanjian Sinai
Masuk ke Kanaan
Kamu di sini
T

Yang berbicara

Tuhan

Allah Israel, yang berfirman kepada Musa

M

Kepada

Musa

Pemimpin Israel, perantara perjanjian

Arti tiap ayat

Penjelasan Imamat 26:1-13 Ayat per Ayat

Imamat 26:1

Ayat ini menegaskan larangan membuat berhala atau patung untuk disembah. Ini adalah perintah dasar dari hubungan perjanjian antara Allah dan umat-Nya, menekankan bahwa Allah saja yang berhak disembah dan tidak boleh…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Imamat 26:2

Ayat ini memerintahkan pemeliharaan hari Sabat dan penghormatan terhadap tempat kudus Allah. Ini adalah tanda ketaatan dan pengakuan bahwa Allah adalah otoritas tertinggi dalam hidup umat-Nya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Imamat 26:3

Ayat ini mengajarkan bahwa berkat Allah bergantung pada ketaatan terhadap perintah-perintah-Nya. Berjalan dalam ketetapan Tuhan berarti hidup sesuai dengan kehendak-Nya, dan itu membawa konsekuensi berkat.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Imamat 26:4

Ayat ini menunjukkan bahwa ketaatan kepada Allah membawa berkat material, seperti hujan yang tepat waktu dan panen yang melimpah. Ini adalah gambaran konkret dari pemeliharaan Allah bagi umat-Nya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Imamat 26:5

Ayat ini menggambarkan kelimpahan dan keamanan sebagai hasil ketaatan. Panen yang cukup sampai musim berikutnya dan hidup aman di negeri adalah simbol damai sejahtera yang Allah berikan.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Imamat 26:6

Ayat ini menjanjikan damai sejahtera yang sempurna dari Allah: tidak ada rasa takut, binatang buas, atau perang. Ini menunjukkan bahwa Allah adalah sumber keamanan dan perlindungan sejati bagi umat-Nya.

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Imamat 26:7

Ayat ini adalah bagian dari janji berkat Allah bagi umat Israel jika mereka taat. Allah berjanji bahwa mereka akan mengalahkan musuh-musuh mereka, menggambarkan kemenangan yang luar biasa: lima orang bisa mengejar…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Imamat 26:8

Ayat ini melanjutkan janji kemenangan yang mustahil secara manusiawi: lima orang dapat mengejar seratus, dan seratus dapat mengejar sepuluh ribu. Ini menekankan bahwa angka tidak menjadi pembatas bagi Allah. Kekuatan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Imamat 26:9

Ini adalah janji berkat: Allah akan berpaling kepada umat-Nya, memberkati mereka dengan kesuburan dan pertumbuhan, serta meneguhkan perjanjian-Nya. 'Berbuah dan bertambah banyak' merujuk pada keturunan yang banyak dan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Imamat 26:10

Ayat ini menggambarkan kelimpahan hasil panen yang begitu besar sehingga panen lama masih tersisa ketika panen baru tiba. Ini adalah simbol berkat yang berlimpah dan kehidupan yang berkecukupan. Allah berjanji untuk…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Imamat 26:11

Allah berjanji untuk menempatkan tempat kediaman-Nya di tengah-tengah umat-Nya dan tidak akan menolak mereka. Ini menandakan kehadiran Allah yang tinggal di antara umat-Nya, memberikan hubungan yang intim dan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Imamat 26:12

Ayat ini adalah inti dari hubungan perjanjian: Allah akan berjalan di tengah umat-Nya, menjadi Allah mereka, dan mereka menjadi umat-Nya. Ini menunjukkan hubungan timbal balik yang erat, di mana Allah hadir dan umat…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Imamat 26:13

Ayat ini mengingatkan bangsa Israel bahwa Tuhanlah yang membebaskan mereka dari perbudakan Mesir. Membebaskan dari kuk dan membuat mereka berjalan tegak melambangkan kebebasan dan status baru sebagai umat pilihan. Ini…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Imamat 26 selengkapnya