Hikmat membangun rumah dan tiang
Amsal 9:1-12
Undangan Hikmat dan Undangan Kebodohan
Alkitab Yang Terbuka (AYT) · ketuk nomor ayat untuk arti & konteksnya
Latar belakang
Hikmat sebagai tuan rumah yang agung
Ayat ini membuka perumpamaan tentang Hikmat yang dipersonifikasikan sebagai perempuan yang telah membangun rumahnya sendiri, lengkap dengan tujuh tiang. Ini menggambarkan hikmat sebagai sesuatu yang kokoh, terencana, dan layak dihuni.
Di mana
Yerusalem
Konteks sastra, bukan peristiwa harfiah
Kapan
~950 SM
Zaman Salomo
Yang berbicara
Penulis Amsal
Rabi bijak, ~950 SM
Kepada
Pembaca muda
Mereka yang mencari hikmat
Arti tiap ayat
Penjelasan Amsal 9:1-12 Ayat per Ayat
Amsal 9:1
Ayat ini menggambarkan hikmat sebagai seorang wanita yang membangun rumah dengan tujuh tiang. Ini melambangkan bahwa hikmat itu kokoh, terstruktur, dan lengkap. Tujuh sering melambangkan kesempurnaan, menunjukkan bahwa…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 9:2
Hikmat digambarkan menyiapkan perjamuan besar: menyembelih ternak, mencampur anggur, dan menata meja. Ini menunjukkan bahwa hikmat itu murah hati dan siap memberi makanan rohani. Ini mengundang semua orang untuk…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 9:3
Hikmat mengutus pelayan-pelayannya untuk memanggil orang dari tempat-tempat tinggi di kota, yaitu tempat yang ramai dan terlihat banyak orang. Ini menunjukkan bahwa hikmat itu proaktif dan ingin menjangkau semua orang,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 9:4
Hikmat memanggil orang yang naif, yaitu mereka yang mudah tertipu dan kurang pengalaman, untuk datang. Ini menunjukkan bahwa hikmat tersedia bagi semua orang, terutama yang menyadari kekurangannya. Tidak ada syarat…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 9:5
Hikmat mengundang orang untuk makan roti dan minum anggur yang telah disiapkan. Ini adalah metafora untuk menerima ajaran dan berkat yang memberi hidup. Ini menekankan bahwa hikmat bukan hanya sekadar pengetahuan,…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 9:6
Ayat ini menasihati untuk meninggalkan kenaifan agar hidup, dan berjalan di jalan pengertian. Kenaifan membuat seseorang rentan terhadap kesalahan, sedangkan pengertian membawa kehidupan yang benar. Ini adalah…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 9:7
Ayat ini mengajarkan bahwa menegur orang yang suka mencemooh hanya akan mendatangkan malu dan cela bagi kita. Orang pencemooh tidak mau menerima teguran, sehingga usaha kita sia-sia dan bahkan bisa berbalik menyakiti…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 9:8
Ayat ini kontras antara pencemooh dan orang bijak. Jangan menegur pencemooh karena ia akan membencimu, tetapi tegurlah orang bijak dan ia akan mengasihimu. Orang bijak menerima teguran sebagai bentuk kasih dan…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 9:9
Ayat ini mendorong kita untuk terus memberi didikan kepada orang bijak dan benar, karena mereka akan bertambah bijak dan semakin dalam pengajarannya. Tidak ada batas untuk pertumbuhan dalam hikmat; orang yang rendah…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 9:10
Ayat ini adalah inti dari hikmat: takut akan TUHAN adalah permulaan hikmat, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian. Artinya, hikmat sejati dimulai dari sikap hormat dan kagum kepada Allah, bukan sekadar…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 9:11
Ayat ini mengaitkan hikmat dengan umur panjang. Hikmat yang berasal dari Tuhan membawa berkat, termasuk memperpanjang hari-hari hidup kita. Ini menunjukkan bahwa hidup yang selaras dengan kebenaran Tuhan akan berdampak…
Arti lengkap, studi kata & renungan →
Amsal 9:12
Ayat ini menekankan tanggung jawab pribadi. Jika kamu bijak, kamu sendiri yang menuai manfaatnya; jika kamu mencemooh, kamu sendiri yang menanggung akibatnya. Tidak ada orang lain yang bisa menggantikanmu dalam hal ini.
Arti lengkap, studi kata & renungan →