Hikmat atau Cemooh, Dampaknya
Amsal 9:12
Hikmat dan Kebodohan Mengundang
“Apabila kamu bijak, kamu bijak bagi dirimu sendiri. Apabila kamu mencemooh, kamu sendiri akan menanggungnya.”Amsal 9:12 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Jikalau engkau bijak, kebijakanmu itu bagimu sendiri, jikalau engkau mencemooh, engkau sendirilah orang yang akan menanggungnya. Amsal 9.13–10.2 30”Amsal 9:12 · TB
Terjemahan Baru
“Apabila hikmat kaumiliki, engkau sendiri yang beruntung. Tetapi jika hikmat kautolak, engkau sendiri pula yang dirugikan.”Amsal 9:12 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Bila engkau bijaksana, engkau sendiri yang akan menikmati hasilnya. Bila engkau suka menghina, engkau sendiri yang akan menanggung akibatnya.””Amsal 9:12 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“If thou be wise, thou shalt be wise for thyself: but if thou scornest, thou alone shalt bear it.”Amsal 9:12 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Amsal 9:12?
Ayat ini menekankan tanggung jawab pribadi. Jika kamu bijak, kamu sendiri yang menuai manfaatnya; jika kamu mencemooh, kamu sendiri yang menanggung akibatnya. Tidak ada orang lain yang bisa menggantikanmu dalam hal ini.
Latar belakang
Bertanggung Jawab atas Diri Sendiri
Salomo menegaskan bahwa konsekuensi menjadi bijak atau pencemooh ditanggung sendiri oleh masing-masing orang. Hikmat tidak otomatis menguntungkan orang lain, dan cemoohan tidak merugikan orang lain selain dirinya sendiri. Setiap orang menuai hasilnya sendiri.
Di mana
Yerusalem, Israel
Istana kerajaan · siang hari
Kapan
~950 SM
Zaman Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel yang terkenal bijaksana, ~950 SM
Kepada
Pembaca Muda
Orang yang masih belajar jalan hidup
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָכַמְתָּ
chakamta · bijak
Kamu menjadi bijak, memiliki hikmat
לְךָ
lecha · dirimu sendiri
Bagimu sendiri, untuk keuntunganmu sendiri
תִשָּׂא
tissa · menanggungnya
Mengangkat, memikul, menanggung akibat
Kata untuk 'menanggung' juga berarti 'mengangkat' atau 'memikul'. Menjadi pencemooh berarti memikul beban konsekuensinya sendiri, sementara hikmat memberi keuntungan yang melekat pada diri orang itu.
Tahukah kamu
Bukan kata-kata mutiara belaka
Amsal sering kali menggunakan gaya paralelisme untuk menekankan kebenaran. Ayat ini tidak mengajarkan bahwa kita acuh tak acuh terhadap orang lain, melainkan bahwa setiap orang bertanggung jawab secara moral.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 9:12
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Amsal 9:12
✕ Sering dikira
Mengira bahwa menjadi bijak hanya baik untuk diri sendiri, jadi tidak perlu berbagi atau memengaruhi orang lain.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini menekankan tanggung jawab pribadi, tetapi bukan berarti kita tidak peduli pada orang lain; konteks sebelumnya justru mengajarkan cara memperlakukan orang.
✕ Sering dikira
Menganggap bahwa pencemooh tidak akan dihakimi oleh Tuhan, hanya 'menanggungnya' di dunia ini.
✓ Yang sebenarnya
Meskipun ayat ini berbicara tentang konsekuensi di dunia ini, Alkitab mengajarkan penghakiman terakhir bagi orang fasik.
Renungan
Renungan Singkat Amsal 9:12
Jangan menyalahkan orang lain atau keadaan atas pilihan hidupmu. Sadarilah bahwa setiap keputusanmu hari ini akan berdampak pada masa depanmu. Ambillah tanggung jawab penuh dan pilihlah jalan hikmat.
Ya Tuhan, mampukan aku untuk bertanggung jawab atas hidupku dan memilih jalan-Mu setiap hari, sebab konsekuensi ada di tanganku. Amin.