Menegur Pencemooh

Amsal 9:7

Dua Undangan: Hikmat dan Kebodohan

Siapa mendidik seorang pencemooh mendapatkan malu bagi dirinya sendiri; siapa menegur orang fasik mendapatkan cela.

Amsal 9:7 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 9:7?

Ayat ini mengajarkan bahwa menegur orang yang suka mencemooh hanya akan mendatangkan malu dan cela bagi kita. Orang pencemooh tidak mau menerima teguran, sehingga usaha kita sia-sia dan bahkan bisa berbalik menyakiti kita.

Latar belakang

Amaran kepada Para Penasihat

Penulis sedang memberikan nasihat praktis tentang bagaimana menghadapi orang-orang yang sulit. Ia memperingatkan bahwa menegur pencemooh hanya akan mendatangkan malu dan cela, bukan perubahan.

Di mana

Yerusalem

Ruang belajar atau pasar, suasana santai

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud menjadi raja
Bait Allah dibangun
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Amsal

Orang bijak Israel, mungkin Salomo, ~950 SM

P

Kepada

Pembaca Muda

Orang yang mencari hikmat dan takut akan TUHAN

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָסַר

yasar · mendidik

memperbaiki atau mengajar dengan disiplin

לֵץ

lets · pencemooh

orang yang suka mengejek dan meremehkan

קָלוֹן

qalon · malu

kehinaan atau aib di mata orang lain

Menegur pencemooh sering menghasilkan rasa malu bagi penegur karena pencemooh tidak mau menerima teguran; mereka malah membalas dengan ejekan atau penghinaan.

Tahukah kamu

Pencemooh dalam Alkitab

Kata 'pencemooh' (לֵץ, lets) dalam Amsal selalu digambarkan sebagai orang yang sombong dan suka mengejek, dan mereka sering kali tidak mau mendengar nasihat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 9:7

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 9:7

✕  Sering dikira

Ayat ini berarti kita tidak boleh menegur siapa pun yang tidak mau mendengar.

✓  Yang sebenarnya

Ini bukan larangan total untuk menegur, melainkan nasihat agar bijaksana: lebih baik menegur orang yang menerima teguran daripada membuang waktu dengan pencemooh.

✕  Sering dikira

Mendidik orang fasik selalu berakhir dengan cela, jadi jangan pernah mencoba.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini berbicara tentang hasil yang umum, bukan jaminan mutlak; kadang orang fasik bisa berubah, tetapi Amsal menekankan realitas praktis.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 9:7

Sebelum menegur seseorang, perhatikan dulu hatinya. Apakah dia terbuka untuk dikoreksi? Jika tidak, mungkin lebih bijak untuk mendoakannya daripada memaksakan teguran yang bisa membuat kita frustrasi dan hubungan rusak.

Tuhan, berikanlah aku hikmat untuk mengetahui kapan harus menegur dan kapan harus diam, serta menjaga hatiku dari kepahitan. Amin.