Wanita bodoh di pintu rumah

Amsal 9:13-18

Jalan Kebodohan

Latar belakang

Panggilan kedua dari kebodohan

Setelah hikmat mengundang orang naif ke rumahnya, kini kebodohan digambarkan sebagai perempuan cerewet yang juga mengundang orang. Ia duduk di pintu rumahnya di tempat tinggi, meniru panggilan hikmat, tetapi dengan tawaran yang menyesatkan.

Di mana

Yerusalem

Konteks sastra, biasanya dibacakan di rumah

Kapan

~970 SM

Zaman Raja Salomo

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kemakmuran Israel
Pembagian kerajaan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Amsal

Orang bijak yang mengajar

P

Kepada

Pembaca

Pencari hikmat

Arti tiap ayat

Penjelasan Amsal 9:13-18 Ayat per Ayat

Amsal 9:13

Amsal 9:13 menggambarkan kebodohan sebagai seorang perempuan yang cerewet, naif, dan tidak tahu apa-apa. Ini kontras dengan hikmat yang digambarkan sebelumnya sebagai perempuan yang bijaksana dan membangun rumahnya.…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 9:14

Amsal 9:14 menggambarkan perempuan bodoh yang duduk di pintu rumahnya, di tempat-tempat tinggi di kota. Ini menunjukkan bahwa kebodohan sering kali tampak mencolok dan menarik perhatian, seperti halnya hikmat yang…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 9:15

Amsal 9:15 melanjutkan gambaran perempuan bodoh yang berseru kepada orang-orang yang lewat di jalan yang berjalan lurus. Ini menunjukkan bahwa kebodohan mencoba menarik perhatian orang-orang yang sedang dalam…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 9:16

Amsal 9:16 menunjukkan bahwa kebodohan mengundang orang yang naif dan kekurangan akal budi, sama seperti hikmat. Ini adalah parodi dari undangan hikmat. Kebodohan meniru hikmat, tetapi isi undangannya berbeda. Mereka…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 9:17

Amsal 9:17 menampilkan bujukan kebodohan: "Air curian itu manis, dan roti yang dimakan dengan sembunyi-sembunyi itu nikmat." Ini menggambarkan daya tarik dosa yang bersifat rahasia dan terlarang. Dosa sering kali…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Amsal 9:18

Amsal 9:18 mengungkapkan bahwa orang yang naif tidak menyadari bahwa di balik undangan kebodohan terdapat arwah-arwah dan dunia orang mati. Ini adalah peringatan keras bahwa dosa membawa kepada kematian dan kebinasaan…

Arti lengkap, studi kata & renungan →

Baca Amsal 9 selengkapnya