Tegurlah Orang Bijak

Amsal 9:8

Dua Undangan: Hikmat dan Kebodohan

PerikopUndangan Hikmat dan Undangan Kebodohan · Amsal 9:1-12 →
“Jangan menegur seorang pencemooh supaya jangan sampai dia membencimu. Tegurlah orang bijak, dan dia akan mengasihimu.”

Amsal 9:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Amsal 9:8?

Ayat ini kontras antara pencemooh dan orang bijak. Jangan menegur pencemooh karena ia akan membencimu, tetapi tegurlah orang bijak dan ia akan mengasihimu. Orang bijak menerima teguran sebagai bentuk kasih dan kesempatan untuk bertumbuh.

Latar belakang

Menegur dengan Bijak

Penulis melanjutkan nasihatnya tentang teguran. Ia membandingkan reaksi pencemooh dengan reaksi orang bijak: pencemooh membenci penegur, sedangkan orang bijak justru mengasihi penegur.

Di mana

Yerusalem

Ruang belajar atau pasar, suasana santai

Kapan

~950 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud menjadi raja
Bait Allah dibangun
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Amsal

Orang bijak Israel, mungkin Salomo, ~950 SM

P

Kepada

Pembaca Muda

Orang yang mencari hikmat dan takut akan TUHAN

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

יָכַח

yakach · tegur

menegur, mengoreksi, atau memutuskan dengan adil

לֵץ

lets · pencemooh

orang yang suka mengejek dan meremehkan

חָכָם

chakam · bijak

orang yang memiliki hikmat dan pengertian

Perbedaan reaksi antara pencemooh dan orang bijak terletak pada kerendahan hati: orang bijak menerima koreksi sebagai tanda kasih, sementara pencemooh menolaknya sebagai serangan.

Tahukah kamu

Bahasa Ibrani untuk 'tegur'

Kata 'tegur' di sini (יָכַח, yakach) juga berarti 'memberi keputusan' atau 'menghakimi', menunjukkan bahwa teguran yang benar adalah tindakan yang adil dan membangun.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Amsal 9:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Amsal 9:8

✕  Sering dikira

Kita harus selalu menegur orang bijak tanpa mempertimbangkan cara atau waktu.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini menekankan bahwa orang bijak akan menerima teguran, tetapi tidak berarti kita boleh menegur dengan kasar; tetap harus dengan rendah hati dan kasih.

✕  Sering dikira

Orang bijak tidak pernah tersinggung oleh teguran.

✓  Yang sebenarnya

Orang bijak tetap bisa tersinggung, tetapi mereka lebih terbuka untuk berubah dan menganggap teguran sebagai hal yang berharga.

Renungan

Renungan Singkat Amsal 9:8

Bagaimana reaksiku saat ditegur? Apakah aku langsung defensif atau justru bersyukur? Belajarlah menjadi pribadi yang bijak: rendah hati menerima masukan, karena itu adalah jalan menuju pertumbuhan dan hubungan yang lebih baik.

Ya Tuhan, jadikanlah aku pribadi yang bijak dan rendah hati, yang menerima teguran dengan kasih dan belajar darinya. Amin.